



Setelah berbulan-bulan menjadi bahan spekulasi, Valve akhirnya mengumumkan harga resmi dan membuka reservasi untuk Steam Machine, perangkat gaming PC mungil yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain Steam langsung di ruang keluarga.
Steam Machine kini sudah bisa dipesan melalui Steam dengan harga mulai US$1.049 untuk varian penyimpanan 512GB.
Baca ini juga :» Steam Kasih Diskon Game Kingdom Hearts, Buat Belajar dan Paham Lore
» Steam Deck Kini Bisa Streaming Game PS5 Tanpa Perlu Punya Konsol
» Promo Game PC Terbesar: Square Enix Summer Sale Resmi Hadir di Steam!
» Biar Ga Nyesel Pilih? Gamer Lihat Dulu Steam Review Sebelum Beli Gamenya
» Bikin Gamer Happy! Steam Update Kebijakan Steam Gift Jadi Lebih Mudah!
» Steam Machine Pelanggan Ini Hilang Saat Pengiriman, Valve Langsung Ganti!
» Gamer Di Reddit Bagikan Inovasi Cartridge Game Steam, Alternatif Kaset Fisik Di Masa Depan?
» Scammer Bikin Malware Game Di Steam, Diciduk Oleh FBI!
Varian dasar Steam Machine dibanderol seharga US$1.049 dan hanya mencakup unit perangkat tanpa Steam Controller.
Bagi yang ingin langsung mendapatkan kontroler terbaru Valve, tersedia paket bundling seharga US$1.128. Dengan paket ini, Steam Controller hanya dihitung sekitar US$79, lebih murah dibanding harga jual terpisahnya yang mencapai US$99.
Steam Machine is here, and you can sign up now:
— Valve (@valvesoftware) June 22, 2026
Steam Machine 512GB
Steam Machine 2TB
Plus bundled versions with Steam Controller
Learn more and sign up here: https://t.co/n6RlOy3wHd pic.twitter.com/8W42GfYo6n
Valve juga menawarkan model dengan kapasitas penyimpanan lebih besar. Varian 2TB dijual dengan harga US$1.349, sementara paket bundling bersama Steam Controller dibanderol US$1.428.
Sebagai bonus, pembeli model 2TB akan mendapatkan dua faceplate tambahan untuk menambah opsi kustomisasi tampilan perangkat.
Harga Steam Machine langsung memicu perdebatan di kalangan gamer. Dengan banderol di atas US$1.000, perangkat ini jauh lebih mahal dibanding konsol populer seperti PlayStation 5 maupun Xbox Series X.
Namun Valve tampaknya tidak ingin Steam Machine dibandingkan sebagai konsol biasa. Perusahaan menempatkan perangkat ini sebagai sebuah gaming PC berukuran mini, bukan pesaing langsung PS5 atau Xbox.
Dalam beberapa bulan terakhir, harga komponen PC seperti RAM dan perangkat keras lainnya memang mengalami kenaikan cukup signifikan. Hal tersebut turut memengaruhi biaya produksi perangkat gaming modern.
Jika dibandingkan dengan mini gaming PC lain yang memiliki spesifikasi serupa, harga Steam Machine justru dianggap cukup kompetitif. Banyak perangkat PC berukuran kecil dengan performa setara yang dijual dengan harga lebih mahal.
Steam Machine menjadi bagian dari ekosistem baru Valve bersama Steam Controller dan berbagai layanan Steam lainnya. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain game PC yang lebih praktis tanpa perlu merakit komputer desktop tradisional.
Dengan desain ringkas dan kemampuan menjalankan ribuan game di Steam, Steam Machine diposisikan sebagai alternatif bagi gamer yang menginginkan performa PC namun tetap nyaman digunakan di ruang keluarga seperti sebuah konsol.
Meski demikian, harga yang relatif tinggi kemungkinan akan menjadi tantangan terbesar Valve dalam menarik minat pasar yang selama ini terbiasa dengan konsol gaming yang jauh lebih terjangkau.
Kini menarik untuk melihat apakah Steam Machine mampu mengulang kesuksesan Steam Deck, atau justru akan kesulitan bersaing di tengah ketatnya pasar perangkat gaming generasi terbaru.