



Bagi generasi yang tumbuh di era 80-an dan 90-an, ada satu ritual mistis yang pasti pernah Anda lakukan saat layar televisi tabung (CRT) mulai bergoyang atau kehilangan warna: menepuk atau memukul bagian atas TV. Ajaibnya, teknik "percussive maintenance" alias servis pukul ini sering kali berhasil mengembalikan gambar menjadi normal.
Kini, seorang mantan insinyur (engineer) dari Sega dan Facebook (Meta), Kouji Hasegawa (dikenal di media sosial sebagai @GOROman), berhasil membawa ritual mistis tersebut ke era modern lewat sebuah proyek perangkat lunak macOS yang sangat unik.
Di komunitas retro gaming, kita sudah sering melihat filter CRT (seperti scanlines) yang dipasang pada emulator untuk meniru tampilan layar tabung. Namun, proyek buatan GOROman yang dinamakan famicom-rf-hackrf-decoder berada di level yang sepenuhnya berbeda.
Aplikasi ini tidak memalsukan efek CRT secara visual menggunakan filter grafis biasa. Yang dilakukan GOROman adalah melakukan dekode sinyal radio analog secara real-time.
Secara teknis, ia menghubungkan konsol Famicom (NES versi Jepang) asli menggunakan pemancar radio HackRF One (sebuah perangkat Software-Defined Radio). Konsol tersebut memancarkan sinyal VHF analog mentah, yang kemudian ditangkap dan diterjemahkan oleh macOS secara real-time menjadi gambar digital di layar komputer.
Karena sinyal analog dari Famicom aslinya memang tidak stabil dan rentan terhadap gangguan frekuensi (distorsi), layar di MacBook-nya akan menampilkan gambar bergoyang, garis-garis statis, hingga warna yang pudar—persis seperti televisi rusak di masa lalu.
» SEGA Umumkan Karakter Bakunawa Killer di Virtua Fighter Crossroads, Orang Yang Dikenal Pai Chan?
» Steam Summer Sale Tiba! SEGA & ATLUS Tebar Diskon Gila-Gilaan hingga 65%
» Persona 6 Udah Bisa Di-wishlist! SEGA Beri Bocoran Remake Persona 4
» Two Point Hospital Rilis Full Health Collection & Kolaborasi Seru Two Point Museum x Dave the Diver
» Harga Persona 4 Revival Di Indonesia Jadi Harga Game Termurah Di Dunia?
» Kontroversi Penggunaan AI Di Game Crazy Taxi, Kreator Asli Sampe Klarifikasi
» Waktunya Menggila! Crazy Taxi Akhirnya Resmi Mendapat Game Baru Setelah 24 Tahun
» Update Gratis Sonic Racing: CrossWorlds, Arle Resmi Hadir!
Bagian paling menarik dari proyek ini tentu saja adalah fitur perbaikan gambar lewat ketukan fisik.
Saat gambar mulai bergoyang parah karena pergeseran frekuensi tiruan, pengguna cukup menepuk bagian atas layar laptop mereka. Seketika, visual game Super Mario Bros yang tadinya hancur akan kembali stabil dan jernih.
Bagaimana cara kerjanya? Alih-alih menggunakan sensor akselerometer atau sensor engsel layar yang rumit, GOROman memanfaatkan sesuatu yang jauh lebih sederhana namun cerdas: mikrofon internal komputer. Berdasarkan kode sumber yang ia rilis secara terbuka di GitHub di bawah lisensi MIT, program ini mendeteksi input suara ketukan keras (audio_tap) untuk resync kembali sinyal gambar yang sempat dikacaukan secara sengaja.
Meskipun proyek ini sangat memicu nostalgia, ini bukanlah emulator yang bisa diinstal oleh sembarang orang untuk bernostalgia di akhir pekan. Untuk mencobanya, Anda memerlukan konsol retro fisik, komputer Mac, serta perangkat keras HackRF One yang harganya berkisar di angka Rp 5 juta ke atas. Ini adalah sebuah mahakarya eksperimen teknis (tech demo), bukan solusi praktis untuk bermain game sehari-hari.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.