



Sidang proposal tesis biasanya identik dengan jas rapi, kemeja licin, dan wajah-wajah tegang menunggu giliran dipanggil. Tapi pemandangan berbeda muncul di kampus Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, ketika seorang mahasiswa S2 muncul bukan dengan setelan formal, melainkan dengan kostum Kamen Rider Black lengkap dari kepala sampai kaki. Ya, bukan cosplay di event pop culture, tapi benar-benar di ruang sidang proposal tesis, dengan dosen penguji sudah menunggu di dalam ruangan.
View this post on Instagram
Mahasiswa itu namanya Yogi Fajar Darmawan, usia 23 tahun, asal Lampung. Ia sedang menempuh studi Magister Kajian Budaya di Sanata Dharma setelah sebelumnya lulus S1 Sastra Inggris di salah satu universitas di Bandar Lampung. Ketertarikan Yogi pada Kajian Budaya ternyata sudah muncul sejak semester 4 saat masih S1, ketika ia pertama kali bersentuhan dengan mata kuliah tersebut dan merasa topik-topiknya menarik untuk digali lebih dalam. Dari situ ia mulai kepikiran lanjut S2, dan akhirnya memilih Jogja sebagai “next stage” perjalanan akademiknya.
Sebelum resmi jadi mahasiswa S2, Yogi benar-benar mempersiapkan diri. Ia belajar lagi soal apa itu kajian budaya, apa yang dibahas, termasuk mengasah bahasa Inggris dan persiapan TOEFL supaya mantap ketika mendaftar. Usahanya berbuah hasil, ia dinyatakan lulus seleksi sekitar Mei, lalu resmi mulai kuliah di program Magister Kajian Budaya Sanata Dharma pada akhir Agustus 2025. Dari Lampung ke Jogja, dari Sastra Inggris ke Kajian Budaya, Yogi pelan-pelan memadukan minat akademis dengan hobi yang sudah lama ia tekuni: cosplay.
Baca ini juga :
» Persaingan Game Anime Makin Ketat, PlayPark Mulai Bidik Talenta di Indonesia
» Kreator Detective Conan, Gosho Aoyama Spill Storyboard Ending Seri Ini
» It’s a Wrapped! Film Elden Ring by A24 Sudah Selesai Syuting
» Aktor Spider-Man: No Way Home Mary Rivera Meninggal Dunia. Fly High, Lola
» Keajaiban Dimulai! Anime Festival Asia Rayakan Edisi ke-10 di Indonesia!
» Akhirnya Juara Dunia! Kalahin 64 Negara, Indonesia Jadi Juara Pertama Stick Nation Wood Cup 2026
» IShowSpeed Bakal Dikasih Panggung Bernyanyi Saat Penutupan FIFA World Cup 2026
» Siapa Sangka! Seorang Ibu Berhasil Menang Dan Menjuarai Turnamen Beyblade!
Puncaknya ada di momen sidang proposal tesis yang digelar Senin, 20 Juli 2026. Di hari itu, Yogi bukan cuma datang untuk mempertahankan proposal, tapi juga membawa “statement” visual yang kuat lewat kostum Ksatria Baja Hitam alias Kamen Rider Black. Kostum itu bukan sekadar gimmick; justru sangat nyambung dengan tema tesis yang ia ajukan. Judul penelitiannya adalah Menjadi Cosplayer Dalam Stigma Masyarakat: Studi Fenomenologis Para Cosplayer di Bandar Lampung. Jadi, apa yang terlihat “nyentrik” di luar, sebenarnya satu paket dengan tema akademis yang sedang ia perjuangkan.
Awalnya ide tampil cosplay di sidang bukan murni datang dari Yogi sendiri. Saat ia menyusun proposal dan membahas latar belakang penelitian dengan salah satu dosennya, ST Sunardi atau yang biasa dipanggil Pak Nardi, sang dosen justru menyambut baik ketertarikan Yogi pada dunia cosplay. Pak Nardi bahkan bilang akan lebih menarik kalau Yogi sekalian masuk kelas dengan cosplay, selama Yogi sendiri nyaman. Lampu hijau ini kemudian jadi titik awal keberaniannya untuk benar-benar membawa karakter favoritnya masuk ke ruang sidang.
Yogi tidak gegabah. Setelah dapat restu dosen, ia berdiskusi dengan teman-teman kampusnya. Ternyata teman-temannya justru memberikan dukungan penuh agar Yogi benar-benar tampil berkostum saat ujian proposal. Mereka bukan cuma mendukung secara moral, tapi juga ikut membantu Yogi memakai kostum tersebut menjelang sidang, karena tentu saja mengenakan armor Kamen Rider bukan perkara lima menit. Momen ketika ia bersiap di luar ruang sidang ini sontak menarik perhatian banyak orang di lingkungan kampus, termasuk para dosen.
Sebagai cosplayer, Yogi memang sudah akrab dengan karakter-karakter superhero Jepang. Ia tergabung dalam komunitas cosplay di Bandar Lampung dan punya beberapa kostum, salah satunya Kamen Rider Amazon Alpha yang sebenarnya sempat ingin ia pakai untuk sidang. Sayangnya, kostum miliknya berada di Lampung dan waktu pengiriman ke Jogja terlalu mepet. Daripada memaksakan diri, ia memutuskan meminjam kostum Kamen Rider Black dari komunitas, yang pada akhirnya justru jadi ikon kuat di momen sidang tersebut.
Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!