space
XBOX DIKABARKAN RUGI $150 DOLAR DARI TIAP UNIT XBOX X|S YANG TERJUAL
xboxone
6 jam yang lalu

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Microsoft lagi dihadapkan sama situasi yang cukup pusing terkait konsol masa depannya, Xbox Helix, terutama setelah muncul fakta bahwa perusahaan ini rugi sekitar 150 dolar AS atau setara lebih dari 2 juta rupiah buat setiap unit Xbox Series X dan Series S yang dijual. Kerugian per unit sebesar 150 dolar ini terjadi karena harga komponen memori yang melonjak drastis akibat krisis RAM yang dipicu lonjakan permintaan infrastruktur AI di seluruh dunia. Dulu, model bisnis konsol itu sederhana, jual hardware dengan harga murah bahkan kadang rugi, tapi balik modal dari penjualan game dan layanan di ekosistem tertutup. Sekarang, dengan potensi Xbox Helix yang direncanakan jadi perangkat terbuka ala PC, model bisnis ini jadi bermasalah besar.

Kalau Xbox Helix benar-benar dibuka lebar buat install Windows dan toko game pihak ketiga kayak Steam, Microsoft gak bakal bisa lagi mengandalkan subsidi dari penjualan software. Data internal Xbox bahkan menunjukkan bahwa hampir seratus persen pengguna baru Xbox Ally yang bukan pemilik konsol Xbox langsung beli game di Steam, cuma dua persen yang tetap beli di ekosistem PC Microsoft. Bayangin kalau 50 persen atau lebih pengguna Xbox Helix nanti ngelakuin hal yang sama, langsung kabur ke Steam buat beli game. Margin yang udah tipis karena rugi 150 dolar per unit bakal makin hancur, dan Xbox bisa kehilangan bisnisnya sama sekali.

Masalahnya, harga konsol sekarang udah jadi yang paling mahal dalam beberapa dekade terakhir, bahkan cenderung naik terus, bukan turun seperti biasanya. Kalau Xbox Helix dipaksa jadi perangkat terbuka, Microsoft gak punya pilihan selainnya kayak PC high-end, yang bisa tembus lebih dari 1000 dolar AS. Steam Machine dari Valve jadi contoh nyata, konsol yang terbuka tapi harganya lebih dari 1000 dolar sambil speknya lebih rendah dari PS5 atau Xbox Series X. Dengan kondisi ekonomi gamer yang makin sulit, banyak yang malah milih game gratis di Roblox atau pakai tablet lama, konsol seharga 1000 dolar jelas gak masuk akal buat pasar mainstream.

Baca ini juga :

» Petinggi XBOX Sebut Gamer Terlalu Terobsesi Ke Cerita Di Game, Kenapa Gitu?
» Jadi Lebih Enteng Microsoft Akhirnya Bersihkan Windows 11 Search dari Iklan dan Konten Promosi
» Fitur Baru Copilot Bisa Deteksi PC Lemot, Tapi Malah Makan RAM 1 GB!
» Akunnya Kena Hack Sampe Dihapus, Player XBOX Kesal Dan Tuntut Microsoft
» Xbox Uji Coba Langkah Sony Buat Beralih Dari Game Fisik Ke Digital
» BADAI BESAR XBOX Arkane Terancam Gulung Tikar, Proyek Marvels Blade Di Ujung Tanduk!
» Mau GTA VI Gratis? Gamer Ini Berhasil Kumpulin 98 Ribu Microsoft Point Buat Redeem GTA VI!
» Gak Jadi Mati, dukungan perpanjang umur windows 10 sampai 12 Oktober 2027

Di sisi lain, CEO baru Xbox, Asha Sharma, udah konfirmasi bahwa Xbox Helix tetap bakal bisa main game PC, tapi belum jelas seberapa terbuka perangkat ini nantinya. Kontrak chip hybrid AMD buat proyek ini juga udah ditandatangani, produksi udah jalan, jadi gak mungkin dibatalkan. Beberapa opsi lagi dipertimbangkan, misalnya bikin versi berbayar atau langganan khusus buat akses toko game pihak ketiga, atau kerja sama kurasi dengan beberapa platform seperti Epic Games Store dengan model bagi hasil. Opsi paling ekstrem, tetap buka penuh tapi dengan harga hardware tinggi ala PC, jelas berisiko bikin konsol ini gak laku karena mahal banget.

Fakta bahwa Xbox rugi 150 dolar per unit sekarang jadi pertimbangan utama yang bikin Microsoft mikir ulang soal visi awal Xbox Helix yang super terbuka. Kalau dibuka terlalu lebar, kerugian per unit bisa makin besar karena gak ada kompensasi dari penjualan software. Kalau ditutup rapat, konsol ini kehilangan daya tarik utamanya sebagai perangkat hybrid antara konsol dan PC. Keputusannya bakal sangat menentukan arah Xbox di generasi berikutnya, terutama di tengah tekanan ekonomi dan perubahan perilaku gamer yang makin hemat. Intinya, Xbox Helix masih akan datang, tapi bentuk akhirnya bisa jadi jauh berbeda dari visi awal yang super terbuka, semua karena realitas keras soal rugi 150 dolar per unit yang gak bisa diabaikan.

Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close