



Kabar baik datang dari kubu Rockstar Games menjelang peluncuran Grand Theft Auto 6. Rob Nelson, co-studio head Rockstar North, secara resmi mengonfirmasi bahwa mode single-player GTA 6 tidak akan memiliki microtransaction dan sama sekali tidak menggunakan generative AI dalam proses pengembangannya. Pernyataan ini disampaikan langsung kepada tim Kinda Funny Games yang berkesempatan melakukan preview di kantor pusat Rockstar North di Edinburgh, Skotlandia.
Dalam sesi wawancara di Kinda Funny Gamescast, host Andy Cortez menanyakan langsung apakah pemain nantinya bisa membelanjakan uang sungguhan di dalam game. Jawaban yang ia dapatkan sederhana namun tegas, yaitu tidak ada monetisasi semacam itu di GTA 6. Artinya, seluruh konten dalam mode cerita akan bisa dinikmati penuh tanpa perlu mengeluarkan uang tambahan setelah membeli game. Ini menjadi pernyataan yang cukup signifikan mengingat waralaba GTA selama ini identik dengan Shark Cards di GTA Online, yang selama bertahun-tahun menjadi mesin pendapatan utama Rockstar. Namun perlu dicatat, konfirmasi ini hanya berlaku untuk mode single-player. Untuk versi GTA Online yang baru, Rockstar sampai saat ini masih enggan memberikan komentar apa pun, sehingga besar kemungkinan skema monetisasinya akan berbeda dari game utamanya.
Selain soal microtransaction, isu lain yang juga banyak dipertanyakan publik adalah penggunaan generative AI dalam pengembangan game. Host Greg Miller mengaku bertanya secara blak-blakan soal ini, dan jawaban yang diterimanya adalah tidak ada AI yang digunakan. Rob Nelson menegaskan bahwa seluruh dunia GTA 6 dibangun secara manual oleh tim developer, jalan demi jalan, bukan hasil dari proses generatif otomatis. Pernyataan ini sejalan dengan apa yang sebelumnya disampaikan Strauss Zelnick, CEO Take-Two Interactive, kepada GamesIndustry.biz pada bulan Februari lalu. Saat itu Zelnick menyebut generative AI tidak memiliki peran sama sekali dalam pengembangan GTA 6, karena menurutnya teknologi tersebut cenderung hanya mereproduksi ide-ide yang sudah ada, sementara Rockstar ingin menciptakan sesuatu yang benar-benar baru dalam dunia game. Penting untuk dipahami, penegasan "tanpa AI" di sini merujuk pada generative AI, bukan sistem AI tradisional yang selama ini memang sudah lama digunakan dalam seri GTA untuk mengatur perilaku lalu lintas, pejalan kaki, hingga polisi di dalam game.
Komitmen Rockstar untuk mengerjakan segala sesuatunya secara manual ini sejalan dengan laporan The New York Times yang dipublikasikan sekitar minggu yang sama dengan sesi preview tersebut. Menurut laporan itu, GTA 6 memiliki lebih dari 600.000 animasi, jauh melampaui GTA V yang hanya memiliki sekitar 55.000 animasi dan Red Dead Redemption 2 yang memiliki sekitar 300.000 animasi. Rockstar juga dilaporkan menerjunkan tim riset langsung ke Miami, Florida, untuk memberikan konteks dunia nyata bagi para developer dalam membangun jaringan NPC yang masif, termasuk merekrut stylist asal Miami untuk mendandani karakter-karakter NPC tersebut.
Baca ini juga :
» Dorong Industri 4.0, Lenovo Operasionalkan Solusi Smart Manufacturing Berbasis AI Indonesia
» ANANTA Resmi Tanpa Gacha: Ini Alasan di Balik Keputusan Berani NetEase
» GTA 6 Cuma Berjalan 30 FPS di Konsol Saat Rilis? Ini Penjelasan Rockstar
» Trailer Gameplay GTA VI Bikin Fans Makin Menggila! Banyak Detail Dispill, Termasuk Durasi Cerita?
» Penantian 13 Tahun Selesai? Rockstar Akhirnya Rilis Trailer Gameplay GTA VI!
» Detail Baru GTA VI Terungkap, Lebih Reaktif dari Sebelumnya
» Rockstar Akhirnya Buka Suara soal Leak GTA 6, Akui Kebocoran Ini “Menyakitkan”
» Take Two Interactive Bikin Subpoeana Demi Hunting Leaker GTA VI
Meski kabar ini disambut positif oleh banyak gamer, sejumlah pihak juga mengingatkan bahwa istilah "tanpa microtransaction" perlu dipahami secara hati-hati. Pasalnya, sejumlah konten dalam game sudah lebih dulu dikunci di balik edisi deluxe seharga tambahan sekitar 20 dolar AS, di luar harga standar GTA 6 yang dibanderol sekitar 80 dolar AS. Dengan kata lain, meski tidak ada toko dalam game untuk belanja uang asli setelah pembelian, konten bonus pre-order dan edisi khusus tetap menjadi bagian dari strategi penjualan Rockstar.
Grand Theft Auto 6 dijadwalkan meluncur pada 19 November untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S, baik dalam format fisik, digital, maupun unduhan langsung. Dengan konfirmasi tanpa microtransaction dan tanpa generative AI ini, GTA 6 semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu game paling dinanti dalam sejarah industri video game, sekaligus menjadi sorotan di tengah perdebatan publik soal etika monetisasi dan penggunaan AI dalam pengembangan game modern.