space
KESALAHAN FATAL, SONY PERNAH MENOLAK MEMBELI CINEMATIC AVENGERS SEHARGA USD 25 JUTA
OL
Jumat, 16 Feb 2018
Kini Marvel telah menjadi raksaksa yang tak terbendung, menghancurkan semua pesaingnya yang membuat film tentang superhero, namun sebuah laporan Wall Street Journal yang baru menunjukkan bahwa Marvel 20 tahun yang lalu sangat membutuhkan uang tunai dan hampir mengorbankan kontrol hak-hak film yang sekarang menjadi tiket emas. Perusahaan itu baru saja selamat dari kebangkrutan, jadi ketika Sony mendekatinya dengan harapan bisa mengamankan hak film Spider-Man, kepala Marvel Ike Perlmutter yang telah diketahui membuat keputusan yang buruk mengajukan sesuatu yang akan menghasilkan sedikit lebih banyak uang yaitu hak atas karakter yang sekarang kita kenal sebagai Avengers Cinematic, termasuk Iron Man, Thor, dan Black Panther.

Baca ini juga :
» Ingin Perangi Pelecehan Seksual, Ini Alasan Sony Semakin Ketat Terhadap Game Dewasa di Platformnya
» Berkolaborasi dengan Marvel, Adidas Siap Rilis Sepatu Basket 'Heroes Among Us'
» Rilis Sebentar Lagi? Proses Syuting The Last of Us Part II Dipastikan Telah Rampung
» Thesa Thompson Umumkan Taika Waititi akan Kembali Tangani Thor 4
» PS5 Dirumorkan Rilis 2020, Pakai VGA AMD 24GB GDDR6 dan Dibanderol 7 Jutaan Rupiah
» Avengers Endgame Sudah Didepan Mata, Fortnite Bakal Kolaborasi Lagi dengan Marvel?
» Horizon Zero Dawn Sepertinya Akan Mendapatkan Sekuel, Diprediksi Untuk PlayStation 5
» Ghost of Tsushima Sepertinya Butuh Waktu Lebih Lama Sebelum Siap Dirilis
Hal yang lebih gilanya lagi adalah bahwa dia rupanya hanya menginginkan USD 25 juta untuk seluruh hak superheroes. Itu hanya sebagian kecil dari keuntungan yang didapat Marvel Studios dari film Iron Man, namun Sony langsung menjawab "tidak ada yang peduli dengan karakter Marvel lainnya," jadi Perlmutter setuju untuk menyerahkan Spider-Man saja seharga $ 10 juta.

Film Spider-Man Sony pertama di dunia menghasilkan banyak uang, yang kabarnya membuat Perlmutter gila dan mengganggu mantan rekan bisnisnya Avi Arad, namun Perlmutter masih tidak dapat diyakinkan untuk memberikan film percobaan yang serius sampai tahun 2005 ketika Marvel bisa mendapatkan Pinjaman besar dari Merrill Lynch untuk membentuk Marvel Studios dan membuat Iron Man. Sekarang ini, sebagian besar Marvel Studios dijalankan independent dan sisanya (yang masih dijalankan oleh Perlmutter), dan beroperasi di bawah bimbingan Kevin Feige yang diduga tampil dengan adegan Samuel L. Jackson "Avengers Initiative" scene di ending Iron Man dan bertanggung jawab atas seluruh Marvel Cinematic Universe.

Dan semua uang yang telah diperoleh MCU bisa menjadi milik Sony jika Sony memiliki pandangan jauh ke depan untuk membeli hak atas karakter tersebut dan kemudian melakukan segala hal dengan cara yang persis sama seperti yang terakhir Marvel lakukan.

(KotakGame


TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close