Salah satu developer game balap populer, Codemasters merupakan otak dibalik terciptanya game-game semacam DiRT, Grid dan Project Cars, serta mereka juga lah yang menangani game balapan simulasi Formula 1 selama bertahun-tahun. Seri-seri game balap dibawah naungan Codemasters terkenal akan grafis yang memanjakan mata walau gameplay nya hanya sekedar “biasa” saja.
Februari lalu, Codemasters resmi diakuisisi oleh perusahaan game besar Electronic Arts (EA) dan ini menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk mengembangkan studio mereka menjadi lebih besar, dan memulai projek game yang lebih berkualitas lagi. Melalui beberapa situs lowongan kerja khusus Developer game, Codemasters sedang mencari karyawan baru untuk 2 posisi,, yaitu “Development Manager” untuk bagian tim Non-Creative, dan “Senior Manager – Engineering” untuk bagian tim Creative.

Baca ini juga :
» Electrtonic Arts Resmi Diakuisisi Oleh Saudi Arabia Lewat Rp.998 Triliun!
» Pre-Order Dibuka, Harga EA Sports FC27 Di PS5 Lebih Mahal Dari GTA VI?!
» EA Dikabarkan Akan Tambah Iklan Ke Dalam Game. Waduh, Gimana Tuh?
» Setelah Diskon Di Epic Games, EA Sports FC 26 Juga Diskon Di Steam
» EA Terlihat Persiapkan Mode Open World Untuk FC27
» Game Shooter dari EA, Anthem Resmi Tutup Permanen Servernya Mulai 12 Januari 2026
» EA Umumkan Akan Tutup The Sims Mobile pada Januari 2026
» Profil Steam Diduga Pangeran Saudi Viral Usai Bercanda “I Bought EA” Setelah Akuisisi Rp 850 Triliun
Tujuan dari pencarian karyawan baru ini adalah untuk mengerjakan projek game AAA terbaru, dan kemungkinan game tersebut merupakan seri atau IP baru yang tidak menyangkut game-game buatan Codemasters sebelumnya. Game AAA berarti ini merupakan projek ambisius, walaupun ada beberapa fans yang berasumsi jika EA akan menyerahkan game balap mereka seperti Burnout ke Codemasters, karena melihat rekam jejak sebelumnya dimana EA memberikan seri Need for Speed ke Developer Ghost Games, dan seri Battlefield diberikan ke Criterion Games.
Kejelasan dari info ini masih samar-samar, karena EA sendiri pernah berkata bahwa mereka ingin membiarkan Codemasters tetap independent walau telah diakuisiskan, namun alangkah baiknya kita menunggu kabar lebih lanjut oleh kedua studio ini di waktu mendatang.
Sumber: Gamerant