Dibutuhkan Adaptasi, Tidak Hanya Sekali Taruh dan Lupakan

Nah ini juga jadi faktor yang dirasa membuat Two Point Museum fun, yakni diperlukannya adaptasi ketika membangun museum. Tidak hanya sekedar ya membuat museum lalu tinggalkan karena kalian dijamin akan melakukan perombakan.
Hal ini karena semakin besar museum kalian akan terasa bahwa nantinya tidak akan ada space yang cukup untuk menampung banyak exhibition atau routing yang maksimal. Hal ini yang membuat kalian harus putar otak untuk memaksimalkan pengunjung, pendapatan, dan buzz yang bisa kalian capai.
Baca ini juga :
» Exclusive Preview Stranger Than Heaven
» Review WUCHANG: Fallen Feathers
» Interview Toru Ohara dan Takaharu Terada, Producer dan Director SHINOBI: Art of Vengeance
» Jadi Makin Seram! Cara Rahasia Mengurus Supernatural Museum di Two Point Museum
» Interview Seiji Aoki, Legacy VIRTUA FIGHTER Project Producer - VF Akan Totalitas!
» Review - Enotria: The Last Song
» Review - Warhammer 40,000: Space Marine 2
» Review - Astro Bot
Mulai dari pemendekan rute agar tidak adanya bottleneck, menaruh exhibition atau relic yang langka melalui lorong sehingga sulit dicuri, bahkan jika kalian ingin bisa saja membangun museum layaknya puzzle sehingga pengunjung terasa ramai disana. Museum kalian adalah taman bermain kalian disini.
Kesimpulan
Two Point Museum merupakan game business management yang cukup luas demografis-nya karena cocok untuk pemain kasual maupun hardcore. Punya mekanik yang mudah dipahami tapi cukup dalam, bagaimana cara Two Point Museum mengajarkan para pemainnya juga perlu diapresiasi sebagaimana detailnya.
Lalu juga Two Point Museum dirasa punya gameplay loop yang cukup dalam dengan beragam jenis museum yang tersedia dan expedition mereka yang luas, ditambah bagaimana strategi bisa terus berubah untuk museum kalian, Two Point Museum akan menahan waktu gaming kalian cukup lama.
Dari sisi performa juga tidak ada keluhan dan berjalan cukup lancar. Bahkan sampai late game dimana akan ada banyak sekali pengunjung dan juga pergerakan mereka yang memenuhi museum juga bukan jadi problem disini.
Tapi mungkin dengan banyaknya jenis museum dan mekanisme mereka, metode tutorial atau cara pengenalan mekanisme ini bisa diperbaiki atau diperhalus lagi. Hal ini karena saat ini Two Point Museum terasa sluggish dan slow burn di beberapa jam pertama.
Kesimpulan Review Suikoden I&II HD Remaster
Suikoden I&II HD Remaster
- (+) KELEBIHAN
- Kuat di story dan karakter seperti originalnya
- Penambahan QoL yang positif
- Dua game dalam satu paket
- (-) KEKURANGAN
- Background terasa out of place


