Notice: Undefined variable: key in /var/www/m/detailreview.php on line 53 Review: Review Pragmata | KotakGame
space
REVIEW PRAGMATA
PS5
Senin, 13 Apr 2026

Progression, Variasi Senjata, Dan Bagaimana Pragmata Buat Kalian Betah


Pragmata terasa dari sisi progression dan variasi senjata terbilang cukup menarik karena disini tidak mengikuti misalnya sistem Resident Evil yang punya invetori khusus untuk menyimpan banyak senjata kalian, Pragmata memiliki weapon wheel dimana senjata permanen kalian hanyalah main weapon saja. Sisa senjata lainnya tidak bisa reload dan jika habis akan terbuang begitu saja—kecuali kalian mendapatkan senjata serupa atau senjata lain dari loot.

Di Pragmata ada empat tipe senjata yang mengisi inventory kalian; senjata utama, senjata damage, senjata untuk CC, dan senjata untuk support. Awalnya memang kalian hanya bisa membawa empat jenis senjata saja, tetapi dengan upgrade nanti slotnya akan terbuka dimana misalnya kalian bisa membawa dua jenis senjata damage dan dua jenis senjata CC.

Di masing-masing kategori juga cukup beragam dan mungkin kalian yang main game shooters lainnya akan cukup familiar dengan jenis-jenis senjata yang hadir. Awalnya kalian akan menggunakan pistol saja yang cukup menarik. Sebagai info tambahan senjata utama kalian memang punya ‘unlimited ammo’ tapi pelurunya harus regen terlebih dahulu, semacam cooldown. Jadi untuk pistol misalnya, satu magz akan berisikan 7 peluru, tetapi ketika ditembakkan, cooldown akan berjalan dimana dalam beberapa detik akan terisi satu-persatu peluru yang perlu diisi.

Untuk senjata utama ada pistol dan senjata lain yang bisa kalian dapatkan di midgame. Tipe senjata di main weapon ini juga menarik karena misalnya untuk pistol akan kuat dari sisi damage/shot semenjata senjata lain mungkin punya damage/second lebih tinggi. Selain itu Pistol pertama kuat dari sisi critical sementara senjata lain kuat dari sisi overheat—sistem stamina bar musuh dimana ketika overheat akan terkena stun.

Lalu ada juga dari sisi senjata damage dimana kalian bisa menggunakan shotgun, charge sniper, beam laser, dan senjata lainnya. Sama halnya dengan senjata CC dimana fokus terhadap stun, lock, dan damage juga. Untuk senjata support ada beberapa yang unik misalnya senjata untuk decoy/taunt, drone, dan barrier.

Baca ini juga :
» Review Onimusha: Way of the Sword
» Review Devil May Cry 5: Devil Hunter Editon
» Review Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflectio
» Review Resident Evil Requiem
» Review Kunitsu-Gami: Path of the Goddess
» ACTION RPG Open World Terbaru Capcom, Bisa Panjat Monster, AI Canggih, dan Dunianya Luas!
» Apollo Justice: Ace Attorney Trilogy Review
» Street Fighter 6

Intinya variasi senjata yang hadir dapat membuat perjalanan kalian di Bulan kali ini sebagai Hugh bersama Diana tidak akan mudah bosan. Terlebih adanya fitur upgrade yang hadir untuk kalian manfaatkan. Mirip dengan Resident Evil 4, kalian bisa membayar mata uang untuk upgrade stat senjata kalian. Bedanya jika di Resident Evil 4 kalian upgrade untuk stat tertentu, di Pragmata lebih ke level senjata kalian yang mempengaruhi beberapa stat.

Tapi tidak senjata saja yang bisa kalian upgrade, kalian bisa upgrade suit kalian, booster, stamina, hacking module, dan lainnya. Secara garis besar, sistem upgrade Pragmata merupakan salah satu sistem upgrade karakter yang paling asik. Terasa sistem ini seperti gabungan antara Resident Evil 4, Dead Space, dan Devil May Cry yang melahirkan sistem yang unik!

Hugh dan Diana, Duo Yang Mencuri Hati


Awalnya saya mengira Hugh dan Diana akan menjadi duo yang agak sedikit dipaksakan, tetapi saya senang saya salah. Hugh hadir sebagai sosok ‘ayah’ bagi Diana dan Diana juga jadi sosok yang harus Hugh selalu lindungi. Keduanya sangat cocok dan terasa memiliki hubungan yang berjalan dengan natural. Walau memang awal-awal game terasa seperti terasa terburu-buru, tapi hubungan mereka semakin kuat tiap jam berjalan.

Hubungan keduanya juga semakin tergali dari sisi collectibles yang bisa kalian dapatkan. Mulai dari Diana yang tertarik dengan kota besar, pantai, lalu seringkali mengajak Hugh bermain bersama, hal ini sangat menghangatkan hati. Selain itu semakin kalian mengumpulkan collectibles, Diana bisa memberikan karya seni hasil gambar miliknya kepada Hugh, mempererat hubungan keduanya.

BACA JUGA BERITA INI
close