Performance & Benchmark
Laptop yang kami review ini menggunakan AMD Ryzen™ 7 260 dengan 8 Core dan 16 thread dan kecepatan maksimal hingga 5.1 GHz. Prosesor ini juga dilengkapi dengan kekuatan AMD XDNA™ yang memiliki NPU sampai 16 TOPS untuk dapat mendukung kegiatan AI kalian.

Kemampuan dari AMD Ryzen™ 200 series membuat performa terbaik untuk multitasking berbagai aktivitas. Baik untuk gaming dan rendering bisa dijalankan secara bersamaan. CPU ini juga sudah terintegrasi dengan AI sehingga dapat memberikan pengalaman terbaik untuk para gamer dari aspek grafis. Dan yang lebih penting, CPU ini juga mampu mengoptimalkan daya yang digunakan oleh baterai, sehingga dapat bertahan hingga 8 jam.
Untuk grafis, laptop ini dilengkapi dengan NVIDIA® GeForce RTX™ 5050 8GB GDDR7 sehingga kualitas gaming pasti aman dan tentram. Percaya deh, dengan kemampuan grafis seperti ini dan dibantu dengan Discrete GPU MUX Switch dengan tambahan NVIDIA® Advanced Optimus, semuanya akan aman.
RAM-nya menggunakan 32GB yang dibekali dual channel berukuran 16GB yang berjenis LPDDR5X sehingga cocok untuk multitasking. Untuk jenis RAM-nya sendiri telah terpasang pada bagian motherboard, atau on-board sehingga sudah tak bisa di up.
Di bagian Storage memakai NVMe M.2 SSD by PCIe yang totalnya berjumlah 512Gb sehingga bisa menjamin kecepatan transfer data yang sangat cepat dan kapasitas yang cukup besar.
Benchmark Sintetis
Untuk benchmark sintetis-nya kita akan menggunakan CrystalDiskMark, Cinebench R23, Cinebench R24, dan juga geekbench di bagian single core dan juga multi core. Kita gunakan mode turbo dan terhubung dengan charger. Hasilnya bisa kamu lihat berikut ini.

Hasil benchmark storage menggunakan CrystalDiskMark menunjukkan kecepatan baca untuk SSD NVMe PCIe Gen 4 mencapai 6,3GBps dan kecepatan tulisnya hampir menyentuh 4GBps, performa yang nunjukin kalau SSD pada laptop ini memang bisa lari kenceng. Dengan kecepatannya ini sudah sangat mumpuni untuk semua kebutuhan yang diperlukan dari laptop ini.
Untuk hasil lengkap benchmark sintetis bisa kamu lihat di chart dibawah ini.

Dari hasil benchmark sintetis ini bisa dilihat ya kalau laptop ini beneran punya performa yang cukup oke.
Benchmark gaming
Dari benchmark terlihat laptop ini mempunyai performa yang tinggi. Bagaimana dengan gaming? Berapa FPS yang bisa didapat jika bermain dengan laptop TUF Gaming A14?
Untuk game AAA kita akan menggunakan game Monster Hunter Wilds, Cyberpunk 2077 dan juga Blackmyth Wukong dengan settingan high di resolusi 2.5K. Dan inilah hasil yang kita dapatkan.

Untuk game BlackMyth Wukong dengan settingan high, laptop ini mampu mendapatkan rata-rata 66,8 FPS.
Game Monster Hunter Wilds setting high dan ray tracing medium mendapatkan rata-rata 93.2 FPS.
Sedangkan Game Cyberpunk dengan setting high dan ray tracing low, rata-rata FPS yang didapatkan adalah 59.8 FPS

Dari ketiga game AAA yang dicoba, laptop ini mampu mengangkat hingga FPS yang cukup nih.
Benchmark Produktivitas
Sintetis skor tinggi, gaming lancar, gimana kalau untuk content creator atau produktivitas? Langsung saja kita coba render 3D di Blender di bagian CPU dan GPUnya, dan juga render video 4K berdurasi 5 menit di Adobe Premiere Pro melalui software dan juga hardware encoding. Dan inilah hasil yang kita dapatkan.

Render file Model BMW di Blender menggunakan GPU cuma butuh waktu 25 detik saja. Lalu untuk bagian CPUnya, membutuhkan waktu 2 menit 40 detik. Terus untuk render video 4K berdurasi 5 menit dengan 2 metode di Adobe Premiere Pro selesai dalam waktu 2 menit 1 detik untuk mode Hardware Encoding, dan 3 menit 43 untuk mode Software Encoding.

Terbukti ya kalau si kecil satu ini beneran powerful! Gak cuma buat gaming tapi mendukung juga untuk kegiatan content creation dan productivity.
Baca ini juga :
» Review Lenovo Legion Pro 7i
» Pemenang Kotakgame Awards Kategori 2025 Gaming Industry & Culture
» Hands-on Desktop ROG GM700
» Review ASUS ROG Strix G16 G614
» Tahun Baru Saatnya Rakit PC Baru! Review MSI GeFor
» Review PC ROG X Hatsune Miku
» Review Acer Nitro Lite 16
» Review ROG Xbox Ally



