space
REVIEW ASUS ROG STRIX G16 G614
PC
Rabu, 31 Dec 2025

Software

Untuk sistem operasinya, laptop ini sudah menggunakan Windows 11 Home jadi bisa langsung dipakai buat kerja ataupun tentunya main game. Lalu untuk mempermudah konfigurasi performa, atur RGB dan AURA Sync, ROG Strix G16 sudah dilengkapi dengan aplikasi serbaguna Armoury Crate. Kita juga bisa akses ke library game yang udah terinstall langsung dari aplikasi ini, jadi ga perlu bolak balik buka launcher satu-satu lagi. Selain itu kita juga bisa monitoring performa laptop ini saat bermain game seperti FPS, temperatur dan lainnya lewat Armory Crate.


Performa & Benchmark

Laptop yang kami review ini menggunakan AMD Ryzen™ 9 9955HX3D dengan konfigurasi 16 Core 32 thread dan boost clock hingga 5.4 GHz. Prosesor kenceng ini juga udah dilengkapi dengan teknologi 3D V-Cache. Dengan teknologi ini, ini memungkinkan prosesor buat punya memori cache secara vertikal di atas prosesor, sehingga bisa mempercepat akses ke data karena jarak yang lebih dekat.

Untuk grafis, laptop ini dilengkapi dengan NVIDIA® GeForce RTX™ 5070 Ti Laptop GPU dengan 12GB VRAM GDDR7 sehingga kualitas gaming udah ga perlu dipikirin lagi, tinggal setting rata kanan dan langsung gas main!

RAM-nya menggunakan 32GB yang dibekali dual channel berukuran 16GB yang berjenis DDR5 sehingga cocok untuk multitasking. ROG Strix G16 ini juga sudah bisa dinaikkan RAMnya sampai 64GB.

Di bagian Storage memakai SSD M.2 gen 4 dengan kapasitas 1TB yang tentunya udah lega buat menyimpan banyak game.


Benchmark Sintetis

Pertama kita benchmark test dulu kecepatan SSD-nya menggunakan CrystalDiskMark, berikut adalah hasilnya:

Hasil benchmark storage menggunakan CrystalDiskMark menunjukkan kecepatan read mencapai 7 GBps dan kecepatan write mencapai 6 GBps. Ini tentunya udah kenceng dan bisa penuhi kebutuhan sehari hari seperti mindahin file dan juga loading game yang lebih cepat.

Untuk benchmark sintetis-nya kita akan menggunakan Cinebench R23, 3DMark Time Spy, 3Dmark Fire Strike, dan juga Geekbench 6. Kita gunakan mode turbo dan terhubung dengan charger. Hasilnya bisa kamu lihat berikut ini.

Dari hasil benchmark sintetis ini bisa dilihat ya kalau laptop ini beneran punya performa yang udah oke banget. 3Dmark Time Spy bisa mendapatkan skot 16752 dan 3Dmark Fire Strike bisa mendapatkan skot hingga 39056.


Benchmark Gaming

Dari benchmark terlihat laptop ini mempunyai performa yang tinggi. Bagaimana dengan gaming? Berapa FPS yang bisa didapat jika bermain dengan laptop ROG Strix G16?

Untuk game AAA kita akan menggunakan game Monster Hunter Wilds, Black Myth: Wukong, Cyberpunk 2077, dan juga Stellar Blade di resolusi 2.5K. Dengan Ray Tracing On, ini hasilnya.

Monster hunter Wilds dengan setting Ultra, Ray Tracing High, DLSS on dan Frame Gen on bisa dapat rata-rata di 154 FPS.

Black Myth: Wukong dengan setting Cinematic, Ray Tracing On, DLSS on dan Frame Gen on mendapatkan rata-rata 168 FPS.

Cyberpunk 2077 pada setting Ray Tracing Ultra, DLSS dan Frame Gen on bisa dapet rata-rata 114 FPS.

Terakhir yaitu Stellar Blade dengan Setting Very High, DLSS dan Frame Gen on mendapatkan rata-rata di 293 FPS.

Dari keempat game AAA yang dicoba, laptop ini mampu mengangkat hingga FPS yang tinggi di settingan rata kanan. Apalagi game Stellar Blade yang bisa dapat hingga hampir 300 FPS loh!


Lalu bagaimana dengan game kompetitif seperti CS 2, dan juga Valorant?

Kita pakai CS 2, dan Valorant dengan settingan kompetitif di resolusi 2.5K, hasilnya CS2 bisa dapet maksimum hingga 675 FPS, dan Valorant 566 FPS. Semua game kompetitif mampu dibabat habis hingga diatas 240 FPS, jadi layar 240hz disini beneran bisa dipakai dengan optimal.


Benchmark Produktivitas

Sintetis skor tinggi, gaming lancar, gimana kalau untuk content creator atau produktivitas? Langsung saja kita coba render 3D di Blender di bagian CPU dan GPUnya, dan juga render video 4K berdurasi 5 menit di Adobe Premiere Pro. Ini hasilnya.

Render file Model BMW di Blender menggunakan CPU membutuhkan waktu 59 detik sedangkan menggunakan GPU cepet banget nih, cuma butuh waktu 12 detik aja. Terus untuk render video 4K berdurasi 5 menit dengan 2 metode di Adobe Premiere Pro selesai dalam waktu 1 menit 23 detik untuk mode Hardware Encoding, dan 2 menit 50 untuk mode Software Encoding.

Terbukti ya laptop ini beneran powerful gak cuma buat gaming tapi juga content creation dan productivity.



Baca ini juga :

» ASUS TUF F16 FA608
» Review ROG Zephyrus G14 GA403
» MSI RAIDER 16 MAX HX
» ASUS TUF Gaming T500
» Hands-on ROG Flow Z13-KJP
» Review Lenovo Legion Pro 7i
» Pemenang Kotakgame Awards Kategori 2025 Gaming Industry & Culture
» Hands-on Desktop ROG GM700

BACA JUGA BERITA INI
close