LEBIH REALISTIS, LEBIH IMERSIF, TAPI APAKAH LEBIH BAIK? - COUNTER-STRIKE 2 REVIEW
PC
Kamis, 12 Oct 2023
Ridwan Ura
prev
1 dari 3
next
Gamer FPS lintas generasi pasti sudah khatam dengan Counter Strike, salah satu game legendaris yang sekaligus jadi pelopor genre Multiplayer Shooter yang banyak digandrungi saat ini. Game terbaru mereka kini telah tersedia di PC via Steam, Counter Strike 2 dirilis untuk menggantikan pendahulunya yaitu Counter Strike: Global Offensive. Tentu banyak perubahan yang sangat mencolok dari game sebelumnya, namun apakah game terbarunya ini bisa melanjutkan kesuksesan sang pendahulunya? Yuk simak review kami!
[BACAJUGA]
Grafis Realistis yang Memanjakan Mata
Satu hal yang paling mencolok dari CS2 adalah perubahan dari segi grafis yang terlihat jauh lebih realistis dibanding pendahulunya, yakni CS:GO. Efek visual seperti asap, ledakan, percikan darah, dan efek api dalam CS2 diperlihatkan begitu kompleks dengan efek dinamis saat pemain mencoba melakukan interaksi menggunakan beragam tindakan atau tembakan.
Pada dasarnya memang CS2 ini hanya meningkatkan beberapa model dan tekstur dari game pendahulunya saja. Namun tak hanya itu, terdapat banyak sekali perubahan yang pemain dapat rasakan saat pertama kali memainkan game ini. Seperti halnya environment dari map yang begitu indah, dan efek pencahayaan yang tak kalah saing dengan beragam judul Multiplayer Shooter AAA lainnya, serta perubahan UI yang terkenal lebih modern dan minimalis. Sehingga CS2 berhasil menyegarkan franchise Counter Strike dengan gaya yang lebih modern.
Perombakan dengan Engine Baru
CS2 menjadi debut perdana bagi Counter Strike untuk menggunakan Game Engine terbaru dari Valve, yakni Source 2. Selain peningkatan pesat dari segi grafis, penggunaan engine terbarukan ini tentunya berdampak juga pada aspek pergerakan karakter, efek tembakan, feedback dan respon saat melakukan aksi tertentu, serta perubahan dan perombakan dalam aspek map.
Selain mempertahankan beragam map lama dengan peningkatan di beberapa aspek grafis dan pencahayaannya, CS2 juga menghadirkan map baru yang dibuat menggunakan enginge terbaru mereka. Kategori map dalam game ini terbagi atas 3, yaitu Touchstone, Upgrade dan Overhaul.
Dimana Touchstone berarti map yang tidak banyak berubah dan ikonik dari CS, lalu Upgrade untuk beberapa map yang mendapatkan peningkatan dalam segi desain dan penempatan objek, dan terakhir adalah Overhaul yaitu map yang dibuat ulang secara total menggunakan engine baru.
[BACAJUGA]
Kualitas Server yang Mulus
Selain perubahan dalam segi grafis, Valve juga menyatakan bahwa CS2 ini akan menggunakan arsitektur server baru yang diberi nama Sub-Tick. Valve juga menambahkan bahwa server baru ini akan lebih responsif dalam menerima input dari pemain, sehingga tembakan dan pergerakan akan lebih presisi.
Namun kami tidak dapat merasakan perbedaan yang begitu signifikan dari pergantian server sesuai klaim Valve ini. CS:GO dan CS2 masih memiliki kesan yang sangat mirip dalam urusan gameplay dan microstrategy-nya. Yang perlu digaris bawahi adalah, mungkin bagi para veteran dan pemain profesional perubahan ini akan sangat berdampak pada pola dan kecepatan bermain mereka.
Beragam Fitur Baru Menantimu
Transisi dari CS:GO menuju CS2 tentu membawa banyak fitur baru ke dalam game tembak-tembakkan ikonik ini. Salah satu yang mencolok mungkin terdapat pada sistem Ranking yang dirombak, namun tetap mempertahankan konsep mode Competitive dan Premier.
Selain itu juga durasi Match berubah menjadi lebih pendek, dari total 30 (15-15) ronde sekarang berkurang menjadi 24 (12-12) dalam satu match.
Di luar aspek permainan, CS2 juga menghadirkan peningkatan dalam menu dan fitur loadout yang sekarang terasa lebih rapi dan modern. Terdapat mode latihan yang lebih beragam juga tak lupa juga fitur koleksi yang hadir dengan beragam kustomisasi baru, lalu terdapat hadiah mingguan untuk mendapatkan Skin Case yang memungkinkan pemain mendapatkan skin senjata, spray atau yang lainnya secara acak.
[BACAJUGA]
Kesimpulan
Nama Counter Strike sudah tak asing di kalangan gamer, salah satu titel yang mampu bertahan lebih dari 2 dekade. Counter Strike 2 juga membuktikan bahwa game ini masih tetap dikembangkan dari masa ke masa, namun dalam pengembangan tentu terdapat perubahan yang tak terelakan. Beberapa fans mengeluhkan beberapa fitur yang hilang dari CS:GO, hal ini pun kami rasakan terutama dalam pertempuran ketika dalam match. Kami beberapa kali menemukan FPS drop serta stutter, dan perubahan engine sungguh terasa mempengaruhi performa kami saat melawan musuh.
Jika melihat dari para pendahulunya, Counter Strike memang akan terus membaik seiring update yang berlangsung. Kami berharap bahwa beberapa keluhan ini dapat terselesaikan dalam segera sehingga para pemain dapat kembali menikmati CS:GO dengan format baru serta segala fitur yang disediakan oleh Counter Strike 2.