space
REVIEW - GOD OF WAR RAGNARöK
PS5
Rabu, 25 Sep 2024
prev
1 dari 4
next
God of War Ragnarök sebenarnya bukanlah game baru. Rilis pada tahun 2022 oleh Santa Monica Studio, game ini sudah meluncur lebih awal di PlayStation. Tapi kali ini kita bisa memainkan salah satu franchise PlayStation yang sudah veteran di PC.

Untuk spek PC yang digunakan, relatif tinggi untuk memainkan game ini. Bagi kalian yang penasaran apa spek PC-nya, bisa kalian lihat dibawah.

Processor

12th Gen Intel® Core i9-12900K

Motherboard

ASUS ROG Z690-E Gaming WiFi

RAM

Corsair Dominator 2x16 32GB DDR5

GPU

ASUS TUF Gaming 3080

Storage

WD Black SN750 1TB

PSU

16GB DDR5-5200 Dual channel

CPU Cooler

512GB PCIe® 4.0 NVMe M.2 SSD

Case

MasterBox TD500 Mesh V2 Chun-Li

Keyboard

Cooler Master CK570 SF6 Chun-Li

Mouse

Cooler Master MM712 Matte White

Headset

Cooler Master CH331 Chun-Li Gaming Headset

Monitor

Cooler Master GM27-FFS 27" 165hz



Nah dengan spek PC diatas, saya memainkan God of War Ragnarök di settingan Ultra tanpa masalah dengan FPS stabil diatas 120+. Mungkin memang dari sisi performa, apresiasi untuk Santa Monica Studio yang sukses dalam optimisasi karena mulus tanpa masalah.

Tetapi muncul masalah yang cukup tidak enak, yaitu PSN. Pemaksaan login PSN untuk game PC rasanya kurang begitu baik. Jangan salah, saya juga kesal jika disuruh login Ubisoft Connet atau EA App padahal main game di Steam, jadi PSN masuk ke alasan yang sama.

[BACAJUGA] Walau terdengar sepele, sebagai konsumen memang seharusnya ini hak kita untuk tidak melakukan login menggunakan PSN, tapi nyatanya tidak begitu. Tapi, ada mod yang bisa kalian gunakan untuk bypass hal ini jika kalian tertarik.

Cukup membicarakan keluh kesah login PSN, mari kita bahas gamenya. Sebenarnya tidak ada perbedaan besar dengan perilisannya di PlayStation sebelumnya. Tapi ada fitur yang lumayan berguna di PC, yaitu Ultra-wide Support dan DLSS.

Kratos Mencari Kedamaian Jati Diri

Source: KotakGame


God of War merupakan franchise yang terkenal dengan ultra-violence mereka yang mana jadi daya tarik tersendiri. Dengan Kratos sebagai karakter utama, Dewa Perang bukanlah sebuah gelar semata karena Kratos memang hidup dan bertahan hidup dari pembantaian yang dirinya lakukan.

Tapi ada character development yang terjadi kepada dirinya. Dimulai di God of War (2018), Kratos semakin solid dan menjadi seseorang yang baru di God of War Ragnarök bersama Atreus.

[BACAJUGA] Perlu diingat bahwa ini masih franchise God of War, jadi bonding antar ayah dan anak ini akan penuh darah dan kekerasan yang mana jadi favorit banyak orang. Walau begitu, karakter Kratos yang penuh konflik internal ini akan jadi hal yang sangat penting kedepannya.

Tidak akan mudah untuk Kratos melepas semua yang telah dirinya lakukan, terutama dosa-dosanya. Tapi ini dia faktor yang membuat God of War Ragnarök jadi seru karena game ini bukan game hack-n-slash saja, naratif memiliki pengaruh besar.

Membantai Para Dewa Butuh Persiapan Dan Senjata Yang Tepat

Source: KotakGame


Bukan God of War jika game kalian tidak menyediakan beragam senjata dan variasi move mereka. Di God of War Ragnarök, akan ada banyak senjata juga shield yang bisa kalian gunakan dan variasi yang beragam ini membuat game makin seru.

Seperti biasa, ada equipment klasik kalian seperti Leviathan Axe yang akan selalu menemani. Tapi tanpa memberikan spoiler, tidak hanya itu saja karena akan kembali pedang ikonik, tombak, dan beragam shield yang bisa kalian gunakan.

[BACAJUGA] Tidak hanya untuk Kratos saja karena NPC yang menemani Kratos nanti akan mendapatkan beragam senjata yang bisa mereka gunakan saja dan hal ini bisa membuat permainan bisa lebih berwarna.

Berbicara mengenai senjata dan shield kalian, masing-masing equipment juga memiliki move dan skill yang berbeda. Selain itu, fitur untuk imbued element juga tiap senjata berbeda dan hal ini akan berguna di tiap encounter yang berbeda.

God of War Ragnarök Adalah Film Dengan Fitur Menekan Tombol

Source: KotakGame


Jujur saja jika kalian berharap combat dari God of War Ragnarök merupakan combat terbaik, disarankan jangan terlalu berharap saja.

Hal ini karena memang dari sisi combat, mungkin agak membosankan menurut saya. Jangan harap akan ada flashy combat layaknya Devil May Cry, Bayonetta, atau Final Fantasy karena God of War Ragnarök jujur agak membosankan.

[BACAJUGA] Untuk difficulty, saya bermain yang paling sulit yaitu di God of War, tetapi rasanya bukan masalah besar. Memang ada beberapa boss fight yang membuat saya mati berkali-kali dan harus reset, tapi bukan masalah besar dalam garis besar.

Jadi ya walau memang bermain di difficulty yang sulit, masih terbilang gampang. Oleh sebab itu memang lebih cocok dikatakan sebagai God of War Ragnarök interaktif. Bukan hal buruk karena dari sisi cinematic, God of War Ragnarök ada jauh diatas untuk sisi kualitas, mereka paham betul apa yang harus dilakukan.

Kuat Dari Sisi Story, Walau Ada “Cegukan” Di Pacing

Source: KotakGame


Ya, sekali lagi memang untuk cinematic, cerita, plot, dan story, Santa Monica tidak perlu diragukan lagi. Terbukti bagaimana God of War Ragnarök mampu membuat banyak orang ketagihan main sekali duduk, yang mana sulit terjadi di game AAA. Tapi ya memang dari sisi cinematic, bukan gameplay yang “hooked” banget.

Walau begitu ada beberapa part dimana God of War Ragnarök terasa pacingnya, “cegukan”. Maksudnya adalah, beberapa part ada God of War Ragnarök seperti berantakan temponya, ketika sedang asik dan intens tiba-tiba tempo diturunkan yang mana agak mengganggu.

[BACAJUGA] Ya sebenarnya bukan perkara besar, hanya saja memang hal ini membuat pengalaman bermain agak kurang baik. Jika ada yang penasaran ini terjadi dimana tentunya tidak akan diberitahukan karena spoiler, tapi jika kalian bermain pasti akan paham.

Kesimpulan
God of War Ragnarök adalah game yang indah, terutama di PC berkat banyaknya fitur tambahan seperti Ultra-wide support dan DLSS. Ditambah, memang jika bermain di settingan ultra lebih oke lagi.

Tapi, rasanya seperti tidak ada bedanya selain itu untuk PS5 karena bermain God of War Ragnarök, wajib dengan DualSense yang memiliki fitur-fitur keren berkat haptic feedback-nya.

Tetapi overall, God of War Ragnarök adalah game yang sangat layak dicoba, cinematic papan atas yang membuat mata kalian lengket di layar monitor. Tapi masalahnya adalah game ini relatif membosankan dari sisi gameplay berkat difficulty yang relatif mudah dan kurang menantang, tapi setidaknya masih menyediakan gaming experience lebih dari sisi lainnya.

Kesimpulan Review God of War Ragnarök

God of War Ragnarök

85 KOTAKGAME RATING
  • (+) KELEBIHAN
  • Game dengan cinematic papan atas
  • Storyline yang oke banget
  • Pilihan variatif dari senjata dan strategi
  • (-) KEKURANGAN
  • Battlenya agak membosankan
  • Pacing bisa agak kurang bagus

God of War Ragnarök menawarkan pengalaman gaming yang oke
Munculnya di PC sangat membantu dengan fitur Ultra-wide dan DLSS
Dengan cerita yang sudah oke banget, bisa nagih

Sayangnya dari sisi combat dan juga pacing story agak kurang baik

prev
1 dari 4
next
BACA JUGA BERITA INI