Laptop yang satu ini bisa jalanin game Black Myth: Wukong dengan settingan cinematic ray tracing on di 59 FPS, Borderlands 4 dengan settingan yang sama bisa dapet 67 FPS. Apa lagi? Monster Hunter: Wilds dengan setting mentok kanan 74 FPS. Cyberpunk 2077 dengan settingan Ray Tracing Ultra bisa dapet rata-rata 130 FPS. Kenceng banget kan?
Ini adalah laptop Lenovo Legion Pro 7i, Laptop yang ditenagai oleh NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang bikin laptop ini bisa jalanin game-game AAA tadi di settingan tinggi lancar jaya. Ga cuma itu aja, coolingnya juga optimize banget, jaga suhu laptop tetap adem. Performa yang kenceng banget tapi adem ini bikin Lenovo legion Pro 7i bisa disebut jadi laptop Game Changer.
Untuk spesifikasi lengkapnya bisa kamu lihat di tabel berikut.
| Main Spec. | Lenovo Legion Pro 7i 16IAX10H |
|---|---|
| CPU | Intel® Core™ Ultra 9 Processor 275HX |
| GPU | NVIDIA® GeForce RTX™ 5070 Ti Laptop GPU |
| Display | 16" WQXGA (2560x1600) OLED 500nits Glossy, 100% DCI-P3, 240Hz, DisplayHDR™ True Black 1000, Dolby Vision®, G-SYNC® |
| Audio | 4 stereo speakers, 2W x2 (woofers), 2W x2 (tweeters), optimized with Nahimic Audio, Smart Amplifier (AMP) |
| Webcam | 5.0MP with E-shutter |
| Memory | 32GB DDR5-6400 |
| Storage | 1TB SSD M.2 2242 PCIe® 5.0x4 NVMe® |
| Keyboard | Legion TrueStrike with per-key RGB Backlit |
| Port |
|
| Wireless Connectivity |
|
| Operating System | Windows® 11 Home |
| Battery | 80Wh with Super Rapid Charge |
| Cooling System |
Legion ColdFront Vapor Chamber + Hyper Chamber Tech. |
| Dimension & Weight | 364.38 x 275.94 x 21.9-26.65 mm /2.57 kg |
| Color | Eclipse Black |
| Warranty | 3-year Accidental Damage Protection |
[BACAJUGA]
Desain
Lenovo Legion Pro 7i punya desain yang lumayan simple tapi kesan gamingnya masih berasa. Body keseluruhan berwarna hitam tanpa ada motif apapun. Pada bagian belakang layar terdapat logo Legion yang menyala RGB dan tentunya bisa diatur. Tak hanya itu, bagian bawah laptop dan sisi belakang tempat keluar udara panas juga punya strip RGB yang ngasih kesan glow pada laptop.

Di bagian atas keyboard terdapat tombol power yang menyala sebagai indikator profil performance.

Untuk dimensinya sendiri, laptop Lenovo Legion Pro 7i mempunyai ukuran panjang 36,4 cm, lebarnya 27,5 cm, dan ketebalan berada di 26,6 mm. Untuk beratnya sendiri di 2.57 kg.

Lubang exhaust di laptop ini gede banget, jadi panas bisa keluar ke arah belakang dan tetap menjaga suhu laptop biar makin adem. Selain itu tulisan Lenovo juga menemani dan menambah estetik pada desain laptop ini.

Di Bagian bawah laptop ini terdapat 2 buah sirkulasi udara yang cukup besar. Masing-masing lubangnya berbentuk segi enam yang mengingatkan tentang sarang lebah. Selain sirkulasi udara, terdapat 2 buah speaker yang letaknya berdekatan dengan pengguna jika laptop ini digunakan.
Display
Lenovo Legion Pro 7i 16IAX10H mempunyai layar yang cukup spesial. Sudah menggunakan layar OLED yang berukuran 16 inci dengan resolusi WQXGA atau 2560x1600. Selain itu, layarnya juga sudah didukung dengan teknologi TrueBlack 1000 sehingga menjamin akurasi warna yang nyata. Yang lebih oke lagi, jangan khawatir layar kalian terkena Burn In karena layar OLED dari laptop ini sudah menghadirkan teknologi perlindungan layar Anti Burn in.

Selain itu semua, refresh rate-nya juga sudah mencapai 240Hz dan waktu respon hanya 1ms aja.
Refresh rate yang tinggi, warna yang presisi, dan hasil dari tampilan layar OLED, kurang apa lagi? Ini udah lebih dari cukup banget buat kebutuhan main game.
Webcam

Untuk webcamnya ini beneran jernih banget. Webcam pada laptop ini menggunakan 5.0MP with E-shutter. Sebuah kamera yang oke banget untuk kegiatan video call atau atau streaming.
Hasil jepretannya bisa kamu lihat berikut ini.

Keyboard & Touchpad

Keyboard juga ga tanggung-tanggung nih di laptop ini. RGB Backlit udah per-key, dipadu dengan teknologi Lenovo TrueStrike yang dapat memberikan pengalaman mengetik dan bermain game yang presisi, responsif, dan pastinya nyaman saat digunakan. Disini juga udah ada tombol Copilot yang memudahkan buat akses ke AI Personal Assistant, tinggal pencet satu tombol dan layarnya akan langsung muncul. Dengan travel key 1,6mm dan tata letak yang ergonomis, TrueStrike memastikan setiap ketukan terasa konsisten dan akurat, bahkan saat digunakan dalam sesi gaming intens.

Untuk Touchpadnya menggunakan Buttonless Mylar® surface yang berukuran 75 x 120 mm. Sudah sangat cukup untuk penggunaan sehari-hari.
Audio
Untuk urusan suara, laptop ini menggunakan 4 speaker stereo dengan konfigurasi 2x woofer 2W dan 2 Tweeters 2W yang tentunya dioptimasi dengan teknologi Nahimic. Suara yang dihasilin beneran jernih banget, bassnya juga nendang. Saat dipakai main game atau nonton film jadi lebih inersif.
[BACAJUGA]
Port
Untuk port-nya laptop ini lengkap dan sudah sangat menunjang kebutuhan sehari-hari kalian semua.

Di bagian kanan:
- Headphone / microphone combo jack (3.5mm)
- 2x USB Type A
- RJ45
- E-shutter webcam

Di bagian kiri:
- Port Charger
- HDMI®
- USB Type C
- USB Type C Thunderbolt™ 4
- USB Type A
Konektivitas Wireless

Untuk urusan konektivitas wireless, laptop ini sudah menggunakan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 yang akan menemani kebutuhan konektivitas kalian. Kemampuan Wi-Fi yang stabil dan Bluetooth yang kekinian, udah ga pasti kasih koneksi yang cepet dan stabil.
Baterai dan Charger

Baterai laptop ini punya kemampuan 80Whr dan juga sudah berteknologi Super Rapid Charge. Super Rapid Charge berfungsi untuk bermain atau bekerja lebih lama tanpa khawatir kehabisan daya, serta pengisian cepat saat dibutuhkan.
Untuk Chargernya sendiri punya daya yang besar nih, yaitu 400w Slim Tip yang juga untuk mendukung teknologi Super Rapid Charge dalam laptop ini sehingga tahan dalam penggunaan jangka panjang dan tidak mengganggu aktivitas gaming kalian semua.
Sistem Pendingin

Di bagian pendinginnya ada teknologi juga nih dari Lenovo yang bikin Legion Pro 7i ini adem banget, yaitu Legion ColdFront Hyper. Teknologi ini merupakan kombinasi antara Vapor Chamber dan juga hyper Chamber sehingga sirkulasi udara semakin lebih baik lagi.
Teknologi ini juga memungkinkan para user bisa mendapatkan hasil dari performa yang tinggi tanpa harus merasakan overheating. Dengan bantuan teknologi ColdFront Hyper ini juga membuat suhu laptop tetap terjaga meski dalam keadaan gaming yang berat. Suhu adem. Gaming pun lancar jaya.
Software

Untuk sistem operasinya, laptop ini sudah menggunakan Windows 11 Home single language. Selain itu, laptop ini juga dibekali dengan software Legion Space. Legion Space adalah software untuk mengatur overclocking secara kustom dan coaching berbasis AI sehingga dapat membantu performa lewat mode silent, performance, atau turbo.

Tapi bagi kalian yang ingin berpindah mode tanpa harus membuka software ini karena lagi asik gaming, tenang aja, Lenovo sudah memberikan shortcut key untuk kalian semua. Tinggal pencet Fn dan Q kalian udah langsung berpindah mode. Perpindahan ini ditandai dari berubahnya warna pada lampu Legion yang berada tepat di bawah layar menjadi biru, putih, dan merah. Perpindahan mode turbo hanya akan aktif jika laptop sedang di charge.
Sekarang kita bakal bahas aplikasi NVIDIA App. Disini kita bisa akses ke semua library game yang udah terinstall di laptop dan juga bisa langsung atur settingan game agar lebih optimal dengan spesifikasi laptopnya. Selain itu disini kita juga bisa update driver NVIDIA dengan mudah. Nanti akan muncul notifikasi kalau ada update terbaru. Kita juga bisa tampilin overlay di dalam game buat nampilin monitoring performa latpop, filter game dan juga NVIDIA ShadowPlay buar rekam gameplay.

Selain itu ada aplikasi Nvidia Broadcast, sebuah aplikasi berbasis AI yang berfungsi buat meningkatkan kualitas audio dan video secara realtime saat live streaming ataupun video call. Disini kita bisa hilangin noise saat lagi di tempat yang berisik dan lawan bicara kita bakal terdengar lebih jernih.
Kita juga bisa pakai virtual background seperti blur ataupun ganti jadi background sesuai yang kamu mau. Ga cuma itu aja, disini juga ada fitur auto frame yang bikin video kita bakal ngikutin ke bagian wajah kita secara otomatis jadi ga perlu takut kalau posisi kita ga ditengah. Masih banyak lagi fitur-fitur menarik lainnya yang bisa kamu cobain langsung di aplikasi Nvidia Broadcast.
Selain itu bagi para gamer yang hobi recording atau live streaming, fitur AV1 wajib banget kamu lirik. Sebagai codec video terbaru, AV1 mampu menghasilkan gambar yang jauh lebih tajam dibanding H.264 meski menggunakan bitrate yang sama. Kerennya lagi, ukuran filenya justru lebih kecil, jadi memori penyimpanan nggak cepat penuh. Streaming pun jadi lebih lancar dan jernih tanpa perlu koneksi internet yang super kencang.
[BACAJUGA]
Performa & Benchmark
Laptop yang kami review ini menggunakan Intel® Core™ Ultra 9 Processor 275HX dengan 24 Core 24 thread dan kecepatan maksimal hingga 5.4 GHz. Prosesor ini juga dilengkapi dengan kekuatan Intel® AI Boost NPU sampai 13 TOPS untuk dapat mendukung kegiatan AI kalian.

Untuk grafis, laptop ini dilengkapi dengan NVIDIA® GeForce RTX™ 5090 Ti dengan VRAM 24GB GDDR7 VRAM jadi buat main game ataupun pakai software AI udah pasti lega banget. Boost Clock GPU ini bisa hingga 2160 MHz.
RAM-nya menggunakan 32GB yang dibekali dual channel 16GB yang berjenis DDR5 sehingga cocok untuk multitasking.
Di bagian Storage memakai 1 slot NVMe M.2 SSD by PCIe 1TB dan juga tersedia 1 slot tambahan.
Benchmark Sintetis
Untuk benchmark sintetis-nya kita akan menggunakan CrystalDiskMark, Cinebench R24, 3DMark Time Spy, 3Dmark Fire Strike, dan juga PCmark 10. Kita gunakan mode performance dan terhubung dengan charger. Hasilnya bisa kamu lihat berikut ini.

Hasil benchmark storage menggunakan CrystalDiskMark menunjukkan kecepatan read-nya 12GBps, Sedangkan untuk kecepatan write mencapai 13GBps. Ini beneran kenceng banget, buat mindahin data atau loading game ini udah sat-set banget.
Untuk hasil lengkap benchmark sintetis bisa kamu lihat di chart dibawah ini.

Dari hasil benchmark sintetis ini bisa dilihat ya kalau laptop ini beneran punya performa yang udah oke banget.
Benchmark Gaming
Untuk game AAA kita akan menggunakan game Black Myth: Wukong, Borderlands 4, Monster Hunter Wilds, dan Cyberpunk 2077 di resolusi 2.5K, ini hasilnya.

Untuk game Black Myth: Wukong dengan settingan cinematic, DLSS dan Ray Tracing off mampu mendapatkan rata-rata 54 FPS, sedangkan dengan DLSS dan Ray Tracing on bisa dapat di 277 FPS.
Borderlands 4 dengan settingan Very High, DLSS dan Ray Tracing off mampu mendapatkan rata-rata 56 FPS, sedangkan dengan DLSS on dan Ray Tracing on bisa dapat di 235 FPS.
Monster Hunter Wilds setting ultra, DLSS & ray tracing off mendapatkan rata-rata 71 FPS. sedangkan dengan DLSS dan Ray tracing on dapat di 241 FPS.
Lalu bagaimana dengan game kompetitif seperti CS 2, dan juga Valorant?

Kita pakai CS 2 dan Valorant dengan settingan kompetitif di resolusi 2.5K hasilnya CS2 maksimum hingga 501 FPS. Sedangkan Valorant 445 FPS. Semua game kompetitif mampu dibabat habis hingga diatas 240 FPS. Layar 240Hz dari laptop ini dapat berfungsi dengan baik dengan game-game tersebut.
Selain FPS yang tinggi banget, fitur NVIDIA Reflex juga sangat ngebantu terutama saat main game kompetitif. Fitur ini berfungsi buat mengurangi input lag saat menekan tombol keyboard atau mouse, jadi jarak antara input dan output di layar bisa lebih cepat dan bikin respon kamu di game bisa lebih real time.
Benchmark Produktivitas
Sintetis skor tinggi, gaming lancar, gimana kalau untuk content creator atau produktivitas? Langsung saja kita coba render 3D di Blender di bagian CPU dan GPUnya, dan juga render video 4K berdurasi 5 menit di Adobe Premiere Pro. Ini hasilnya.


Render file Model BMW di Blender menggunakan GPU cuma butuh waktu 10 detik saja. Lalu untuk bagian CPUnya, membutuhkan waktu 1 menit 24 detik. Terus untuk render video 4K berdurasi 5 menit dengan 2 metode di Adobe Premiere Pro selesai dalam waktu 1 menit 17 detik untuk mode Hardware Encoding, dan 2 menit 39 untuk mode Software Encoding.
Terbukti ya laptop ini beneran powerful gak cuma buat gaming tapi juga content creation dan productivity.
Benchmark AI
Sekarang kita test performa laptop ini saat menjalankan aplikasi berbasis AI. Kita bakal coba generate gambar menggunakan aplikasi ComfyUI. Berikut adalah hasilnya.

Bisa kita lihat kalau laptop ini cuma butuh waktu sekitar 8 detik doang buat generate gambar, ini udah cepet banget dan tentunya jalan di local alias gak butuh internet.
[BACAJUGA]
Kesimpulan
Laptop Lenovo Legion Pro 7i terbukti punya performa yang tinggi karena kekuatan dari prosesor Intel® Core™ Ultra 9 Processor 275HX dan GPU RTX 5090 Ti. Laptop ini mampu menjalankan game AAA di resolusi 2.5K dengan FPS yang tinggi, dan ngasih pengalaman gaming yang mulus dan imersif. Untuk game eSport, laptop ini juga udah optimal banget, memastikan frame rate yang stabil dan responsif.

Semua aspek yang dibutuhkan gamer ada pada laptop ini. Kustomisasi Overclocking melalui software Legion Space membuat laptop ini tidak hanya powerfull, namun mampu memberikan pengalaman maksimal dari laptop ini.
Layar OLED di laptop ini membuat tampilan display menjadi lebih jernih dan juga membuat betah saat gaming, aktivitas editing ataupun nonton film.
Selain itu kemampuan Lenovo Coldfront yang oke banget untuk ngebuang panas ini berfungsi banget biar badan laptop gak demam. Teknologi dual chamber dari penggabungan antara Vapor Chamber dan Hyper Chamber membuat kita ga perlu cemas sama temperatur laptop.
Dan terakhir, yang paling penting, adalah perlindungan luar biasa dari Lenovo. 3 tahun Legion Ultimate Support dan 3 tahun Accidental Damage Protection membuat hati kalian tak perlu bimbang. Apalagi, garansi ini bisa diklaim lebih dari sekali, dan pihak Lenovo yang menanggungnya 100%.
Laptop ini dijual dengan harga Rp74.499.000. Pokoknya worth-it banget untuk harga yang diberikan.
Nah itu tadi review Lenovo Legion Pro 7i dari KotakGame..
Buat kamu yang mau tonton video reviewnya bisa cek di bawah ini ya.
[BACAJUGA]
Kesimpulan Review: Lenovo Legion Pro 7i

- (+) KELEBIHAN
- Performa Ngebut
- Laptop Gak Mudah Panas
- Layar OLED
- Garansi ADP Selama 3 Tahun
- (-) HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN
- Suara Kipas Lumayan Kencang.

