space
MINECRAFT TEGASKAN BAHWA MEREKA TIDAK AKAN JADI FREE-TO-PLAY
xboxone
Rabu, 26 Mar 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Jika membicarakan game-game modern, kita punya beberapa jenis monetisasi yang biasanya muncul. Tapi sebagian besar ya antara pay-to-play dimana kalian beli game sekali dan bisa menikmati semua konten yang ada atau free-to-play dimana untuk memainkan game sebenarnya gratis, tapi banyak konten yang dikunci dan harus kalian keluarkan uang untuk menikmati konten tersebut.

Baca ini juga :

» Minecraft Live 2025: Shaders Resmi di Vanilla dan Ghast Baru yang Ramah
» Pencipta Game Populer Minecraft "Notch" Umumkan Game Minecraft 2!
» Microsoft Integrasikan Copilot AI ke Game! Jadi Bisa Nanya Tips Game dan Langsung Dijawab Sama AI!
» Youtuber Bernama Karl Buat Colloseum dengan 1 Juta Blok di Minecraft!
» Minecraft Hadirkan Layanan Subscription Marketplace Pass, Punya 150 Lebih Konten Baru Tiap Bulan!
» Kunjungi Server Minecraft yang Ia Buat di 2024, Windah Basudara Takjub Akan Perubahan Server Tersebut!
» Terniat! Youtuber Sekaligus Fans GTA Bikin Ulang Trailer GTA VI Pakai Game Minecraft!
» Buat Replika Candi Borobudur di Minecraft, Youtuber ini Dapatkan Gratis Masuk ke Candi Borobudur Seumur Hidup

Minecraft yang menggunakan metode pay-to-play tapi agak berbeda dan menarik. Dibandingkan dengan game lain yang dimana kalian beli dan mainkan, jarang sekali ada support atau dukungan konten yang cukup panjang. Minecraft adalah game yang sangat murah, baik Bedrock maupun Java dan bahkan bisa lebih murah lagi jika menghitung Game Pass. Tapi dengan harga yang murah ini, dukungan konten Minecraft sudah lebih dari 10 tahun yang mana sangat mengagumkan.



Dari interview bersama IGN, Ingela Garneij selaku Excutive Producer dari Minecraft Vanilla mengatakan jika free-to-play tidak cocok dengan sistem yang digunakan Minecraft.

"Ya, ini tidak sesuai bagaimana kami membangun Minecraft."

"Maksud saya, kami membuat game ini untuk tujuan yang berbeda. Jadi monetisasi tidak bekerja dengan cara seperti itu bagi kami. Ini adalah game sekali beli dan hanya itu saja. Bagi kami, penting agar game kami tersedia untuk sebanyak mungkin orang. Jadi saya pikir itu adalah nilai yang sangat penting, yaitu bahwa game ini harus dapat diakses oleh semua orang. Ini (Minecraft) adalah pembelian terbaik di dunia," tutup Ingela.

Dengan industri game yang terus berkembang dan berjalan, banyak game yang sudah jatuh bangun terutama di game free-to-play. Minecraft dengan monetisasi sekali beli mereka dan sampai sekarang masih ada banyak dukungan dan konten memang jadi hal yang tepat bagi Mojang.

Selain itu juga memang sangat jarang game yang sekali bayar tapi ada dukungan konten sampai puluhan tahun lebih. Ditambah di Minecraft sendiri tidak ada IAP yang bisa dibilang wajib dibeli atau mengunci konten dibaliknya. Minecraft perlu diakui, adalah game yang paling "sehat" saat ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close