



Kabar gembira bagi para pelancong Indonesia yang berencana liburan ke Jepang: mulai 17 Agustus 2025, kamu bisa menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk melakukan pembayaran di Negeri Sakura. Hal ini tentu akan membuat transaksi saat jalan-jalan jadi jauh lebih mudah dan efisien.
Baca ini juga :» BTR dan RRQ Dikabarkan Tertarik Masuk MPL Malaysia, Siapa Menyusul?
» Skandal AoV SEA Games 2025: Screen Sharing Berujung Penangkapan dan Ban Seumur Hidup
» Alter Ego Ares Umumkan Roster PMPL ID Spring 2026, Zuxxy Resmi Kembali!
» Dream Team Mode di SFCC 2026 Bikin Pemain Bebas Bangun Tim Versinya Sendiri
» NAVI Isyaratkan Ynot Tak Datang Sendirian, Kingkong Bakal Gabung?
» Bursa Transfer MPL S17 Memanas, ONIC Rombak Pelatih hingga Twisted Minds ID Borong Pemain
» Ternyata Pak AP Jemput Pengganti Dyrenn, Ini Dia Pemain Ketiga RRQ Hoshi
» Rekap M7 World Championship 17 Januari 2026: Swiss Stage Penentuan, Lolosnya ONIC ke Knockout Stage
Bank Indonesia (BI) telah menargetkan sejumlah negara untuk perluasan layanan QRIS lintas negara, dan Jepang menjadi salah satu destinasi prioritas yang siap mengimplementasikannya tahun ini.
“Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan yang berarti, kita bisa launching penggunaan itu (QRIS di Jepang) tanggal 17 Agustus yang akan datang,” ujar Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers virtual pada Rabu (22/5).
Menurut Filianingsih, BI bersama penyedia sistem pembayaran digital di Jepang telah melakukan uji coba sejak 15 Mei 2025, dan hasilnya berjalan lancar. Dengan begitu, warga Indonesia yang berkunjung ke Jepang bisa membayar cukup dengan scan QR menggunakan aplikasi dompet digital berbasis QRIS dari Indonesia.
Jepang: Negara Modern yang Masih Mengandalkan Uang Tunai
Meski Jepang dikenal dengan teknologi canggihnya, pembayaran tunai masih menjadi kebiasaan umum, terutama di daerah pedesaan dan tempat-tempat wisata terpencil. Namun di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka, kartu kredit, debit, serta kartu IC seperti Suica dan Pasmo sudah umum digunakan di restoran, stasiun, dan toko-toko besar.
Namun, tidak semua tempat menerima pembayaran non-tunai. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu mengecek metode pembayaran yang tersedia di tempat yang akan kamu kunjungi dan tetap membawa uang tunai cadangan, terutama jika ingin menjelajahi daerah yang lebih sepi atau alami.
Langkah Strategis untuk Pariwisata dan Inklusi Keuangan
Kehadiran QRIS di Jepang menjadi langkah strategis yang tak hanya memudahkan wisatawan, tapi juga menjadi bagian dari kerja sama ekonomi dan keuangan antara Indonesia dan Jepang. Selain meningkatkan kenyamanan turis, langkah ini juga mendorong adopsi teknologi keuangan yang inklusif di tingkat global.
Jadi, kalau kamu sudah merencanakan liburan ke Jepang akhir tahun ini, tidak perlu khawatir lagi soal tukar uang atau cari ATM. Cukup pastikan aplikasi pembayaran kamu sudah mendukung QRIS, dan kamu siap jelajahi Jepang tanpa ribet!