



Grand Final PMSL SEA Summer 2025 telah resmi berakhir pada Minggu, 22 Juni 2025. Di balik ketatnya persaingan antara 16 tim terbaik Asia Tenggara, performa tim-tim Indonesia kembali menunjukkan bahwa Negeri Garuda masih layak diperhitungkan sebagai raja regional PUBG Mobile.
Baca ini juga :» BTR dan RRQ Dikabarkan Tertarik Masuk MPL Malaysia, Siapa Menyusul?
» MPL Malaysia Season 17 Resmi Franchise, RRQ dan Bigetron Siap Ramaikan Persaingan
» Standar Baru Esports 2026: ASUS ROG Resmi Jadi Mitra Perangkat Utama PGL Season 2026
» Brigida Menolak Beras? Lebih Pilih Balas Chat Pak AP Ketimbang Ko Delwyn?
» Skandal AoV SEA Games 2025: Screen Sharing Berujung Penangkapan dan Ban Seumur Hidup
» Alter Ego Ares Umumkan Roster PMPL ID Spring 2026, Zuxxy Resmi Kembali!
» Isyarat Skin FMVP? Postingan Aurora Gaming MLBB Bikin Fans Curiga Franco Jadi Pilihan Light
» Resmi, Pelaku Ringing di PMNC ID Spring Kena Diskualifikasi dan Sanksi 3 Tahun
Meskipun belum berhasil merebut gelar juara, Alter Ego Ares sukses menembus posisi tiga besar, menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Top 3. Dan di balik pencapaian tersebut, satu nama bersinar paling terang. Ryan “Rosemary” Rolos.
Penampilan AE Rosemary di Grand Final tidak hanya impresif, tapi juga membungkam semua keraguan yang sempat mengiringi langkahnya. Dianggap menurun dan kerap jadi bahan kritik netizen, Rosemary memilih jalan terbaik untuk menjawabnya: berbicara lewat performa di medan perang.
Selama tiga hari penuh, ia tak henti-hentinya menjadi tulang punggung tim. Bersama Moanaaa, ALVA, dan Krypton, Rosemary konsisten mencetak damage besar dan eliminasi penting yang menjaga Alter Ego Ares tetap berada di jalur perebutan puncak klasemen.
Tak ayal, kontribusinya tersebut membuatnya pantas menyandang gelar paling prestisius individu di turnamen ini. Finals MVP PMSL SEA Summer 2025.
Performa ciamik Rosemary bukan sekadar kebetulan. Grafik statistiknya menampilkan konsistensi tinggi, mulai dari serangan jarak jauh, positioning, hingga keputusan krusial di saat genting. Bukan hanya seorang fragger, Rosemary tampil sebagai pemimpin lapangan yang menyatukan tim dalam tekanan.
Sebagai pengakuan atas kontribusinya, Rosemary menerima penghargaan MVP Grand Final, lengkap dengan hadiah uang tunai US$1.000. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh PR Manager dari TECNO, Bapak Antoni Roderick, sebagai bentuk apresiasi atas aksi luar biasanya di PMSL SEA Summer 2025.