space
AMD DAN NVIDIA LANJUT KIRIM CHIP AI KE CHINA. TANDA TRUMP MENYERAH ATAU STRATEGI BARU?
PC
Rabu, 16 Jul 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Setelah sempat dibatasi oleh regulasi ekspor dari pemerintah Amerika Serikat, dua raksasa teknologi semikonduktor dunia, NVIDIA dan AMD, dipastikan akan kembali mengirimkan chip-chip kecerdasan buatan (AI) mereka ke pasar China. Langkah ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih hati-hati, menyusul kebijakan ekspor yang ketat dari Washington terkait potensi penyalahgunaan teknologi canggih untuk kepentingan militer oleh negara-negara tertentu, termasuk China.

NVIDIA akan kembali mendistribusikan chip Hopper H20, yang sebelumnya menjadi sorotan karena masuk dalam daftar pembatasan ekspor AS. Sementara itu, AMD pun tidak ketinggalan. Perusahaan ini akan melanjutkan pengiriman chip Instinct MI308, produk unggulan mereka di bidang AI, yang juga sempat dibatasi akses pasarnya. Kedua chip ini sejatinya dikembangkan sebagai solusi alternatif yang masih mampu memberikan performa tinggi, namun tidak melewati ambang batas teknis yang ditetapkan oleh otoritas Amerika.

Keputusan kedua perusahaan ini tentu menjadi angin segar bagi pasar teknologi China, yang selama beberapa waktu terakhir mulai merasakan dampak dari pembatasan akses terhadap perangkat keras AI kelas atas. Dalam praktiknya, baik NVIDIA maupun AMD merancang varian khusus dari chip mereka agar tetap bisa dijual ke China namun tidak melanggar ketentuan ekspor yang berlaku.

Langkah ini memperlihatkan betapa pentingnya pasar China bagi kedua perusahaan. NVIDIA selama ini meraih sebagian besar pendapatannya dari penjualan GPU dan akselerator AI ke pusat data dan perusahaan teknologi besar di Asia, termasuk Tiongkok. AMD pun memiliki posisi yang tidak kalah strategis dalam sektor AI dan HPC (High Performance Computing), dan tidak ingin tertinggal dalam memperebutkan pangsa pasar yang besar ini.

Namun di balik kembalinya pengiriman ini, terdapat sejumlah tantangan yang tetap membayangi. Pemerintah AS masih mengawasi ketat lalu lintas ekspor teknologi tinggi ke China, dan setiap pelanggaran bisa berakibat sanksi berat. Oleh karena itu, baik NVIDIA maupun AMD menerapkan kontrol teknis yang sangat spesifik. Mulai dari pengurangan performa komputasi hingga batasan dalam bandwidth memori atau memastikan bahwa chip yang dijual tidak bisa digunakan dalam aplikasi militer sensitif.

Baca ini juga :

» Bocor atau Sengaja Di Bocorkan? Menurut Roadmap, AMD dan Intel Bakal Adu Mekanik di Tahun 2027
» Rakit PC Sat-Set kemasan Sachet! Review MSI MPG Mini PC
» AMD Dan IBM Kerja Sama Untuk Buat Super Komputer! Gabungan Antara Komputer Quantum dan Performance
» Pengumuman Terbesar NVIDIA di Gamescom 2025: DLSS 4 dan RTX Remaster
» Intel Sekarat! Pemerintah AS Bantu Beli Saham 10% Senilai 162 Triliun Rupiah
» Berbagai Peningkatan Nvidia Sebelum Hadir Dalam Acara Gamescom 2025!
» Bikin Chip Semikonduktor Di Amerika, Atau Kena Tarif 100%! Nvidia, Intel, AMD Akan Naik Harga
» Trump AI Event, Acara Yang Menjadi Pengakuan Trump Untuk Mendominasi AI Dengan Cara ‘AI Action Plan’

Situasi ini mencerminkan kompleksitas geopolitik di balik kompetisi teknologi global. Di satu sisi, perusahaan-perusahaan AS harus tetap mematuhi kebijakan negaranya, namun di sisi lain, mereka juga memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan kelangsungan bisnisnya di pasar global yang besar seperti China.

Kembalinya pengiriman chip H20 dan MI308 juga menunjukkan bahwa masih ada ruang negosiasi dan adaptasi di tengah ketegangan geopolitik. Jika strategi ini berhasil, bukan tidak mungkin perusahaan teknologi lainnya akan mengikuti langkah serupa untuk mengembangkan produk khusus agar tetap bisa hadir di pasar yang dibatasi, tanpa harus melanggar regulasi yang berlaku.

Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close