



Sony resmi mengumumkan bahwa harga konsol PlayStation 5 (PS5) di Amerika Serikat akan mengalami kenaikan mulai Rabu (21/8). Seluruh lini PS5, baik versi standar maupun digital, mengalami kenaikan sebesar $50.
Isabelle Tomatis, Wakil Presiden Pemasaran Global Sony Interactive Entertainment (SIE), menyebutkan alasan kenaikan harga ini dipicu oleh situasi ekonomi global yang penuh tantangan.

Daftar Harga Baru PlayStation 5 di AS:
PlayStation 5 – $549,99 (sebelumnya $499,99)
PlayStation 5 Digital Edition – $499,99 (sebelumnya $449,99)
PlayStation 5 Pro – $749,99 (sebelumnya $699,99)
Sony menegaskan bahwa harga aksesori PS5 seperti DualSense controller maupun PlayStation Portal tidak akan mengalami perubahan. Selain itu, penyesuaian harga ini hanya berlaku untuk pasar Amerika Serikat, sementara wilayah lain tidak terkena dampaknya.
Baca ini juga :» PlayStation Unjuk Gigi! Konsol dan Aksesori PS5 Marvel's Wolverine Limited Edition Resmi Diumumkan
» Sony Pamer Poster Spider-Man Baru, Tobey, Andrew, dan Miles Morales Bikin Fans Heboh
» Sony Dikabarkan Bakal Tambah Lagi Iklan Ke Dalam Game PlayStation
» OTW Jompo! Penjualan PlayStation 5 Turun ke angka 36% di tahun 2026
» Ditengah Isu Akan Hilangnya Game Fisik, Xbox Justru Dirumorkan Bakal Support di Next-Gen Konsol Mereka
» Diprotes Banyak Gamer PS, Petinggi PlayStation Sebut Tetap Lanjutkan Hilangkan Game Fisik
» Viral Calling Card Fans Persona Buat CEO PlayStation, Protes Kebijakan Full Digital?
» Analis Sebut Cuma 7 Judul Game yang laku lebih dari 100 ribu kopi sepanjang 2026
Kebijakan ini datang setelah langkah serupa dilakukan oleh Microsoft yang menaikkan harga Xbox, serta Nintendo yang menyesuaikan harga konsol Switch generasi awal. Menariknya, kenaikan harga PS5 di AS ini hanya berselang beberapa bulan setelah Sony juga melakukan penyesuaian harga di berbagai wilayah lain seperti Eropa, Inggris, Australia, dan Selandia Baru.
Pada Mei lalu, Sony sempat mengumumkan bahwa mereka memiliki stok PS5 untuk tiga bulan ke depan khusus pasar AS. Langkah ini diyakini sebagai strategi menghadapi tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap produk dari Tiongkok, salah satu lokasi produksi perangkat keras PlayStation.
CEO Sony, Hiroki Totoki, sempat mempertimbangkan opsi memindahkan produksi PlayStation ke AS untuk menghindari beban tarif. Namun, CFO Lin Tao memperingatkan bahwa tarif tersebut bisa berdampak pada kerugian finansial hingga 100 miliar yen (sekitar $684 juta) di berbagai divisi Sony. Saat itu ia mengatakan, “Kami mungkin harus membebankan biaya tersebut ke harga jual.”
Tiga bulan berselang, keputusan itu akhirnya diwujudkan dengan kenaikan harga resmi untuk PS5 di Amerika Serikat.