space
STUDI TERBARU UNGKAP KONTEN DI INSTAGRAM DAN TIKTOK BENERAN BIKIN "BRAINROT"
Pop
Jumat, 21 Nov 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Video pendek telah mengubah cara kita mengonsumsi konten digital secara drastis. Namun, di balik popularitas yang melesat, sebuah laporan baru dari American Psychological Association (APA) kini mengaitkan format konten ini dengan penurunan signifikan dalam kesehatan mental penggunanya.

Laporan ini bukan sekadar asumsi, melainkan studi komprehensif yang mengumpulkan data dari 98.299 partisipan melalui 71 penelitian terpisah. Tujuannya adalah untuk menguji bagaimana platform-platform populer seperti TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, dan lainnya memengaruhi pemirsa dari berbagai kelompok usia.

Penelitian sebelumnya cenderung berfokus hampir seluruhnya pada TikTok. Namun, karena video pendek kini tertanam di hampir setiap platform besar, para peneliti memperluas cakupan studi untuk mengukur efek yang melampaui aplikasi tunggal mana pun.

Studi ini menganalisis pola keterlibatan pengguna dan menilai berbagai indikator kognitif dan kesehatan mental. Perbandingan juga dilakukan antara kelompok usia muda dan dewasa untuk memahami respons berbeda terhadap feed video berkecepatan tinggi ini.

Menurut laporan yang mengejutkan ini, konsumsi video pendek yang berlebihan secara langsung terkait dengan menurunnya fungsi kognitif, khususnya dalam hal kontrol atensi (perhatian) dan kontrol penghambatan (kemampuan menahan impuls). Partisipan, baik yang muda maupun yang lebih tua, yang mengonsumsi video pendek dalam volume tinggi menunjukkan rentang perhatian yang secara keseluruhan lebih buruk.

Para peneliti menjelaskan pola ini dengan mengacu pada teori ganda habituasi dan sensitisasi dari karya Groves dan Thompson (1970). Paparan konstan terhadap klip yang cepat dan sangat merangsang (highly stimulating) dapat mendesensitisasi otak terhadap tugas-tugas yang lebih lambat, seperti membaca buku atau memecahkan masalah kompleks.

Pada saat yang sama, hadiah yang diberikan secara algoritmik (sensasi kepuasan instan saat menonton klip berikutnya) memperkuat keterlibatan yang impulsif dan gratifikasi instan. Hal ini secara efektif merangsang sistem penghargaan otak dan mendorong penggunaan yang bersifat kebiasaan (habitual).

Baca ini juga :
» YouTube Shorts Kini Bisa Dibatasi! Inovasi Baru untuk Kendali Orang Tua
» Akun TikTok Gustian Rekt Kena Banned Permanen, Terpaksa Bikin Akun Baru
» Ternyata, AI Juga Bisa Kena Brainrot!
» Tung Tung Tung Sahur Dihapus dari Steal A Brainrot, Kok Bisa?
» TikTok Live Resmi Aktif Lagi di Indonesia, Tapi dengan Aturan Baru Dengan Pengawasan Secara Real-Time
» Fitur Live Tiktok Dihentikan Karena Kerusuhan Di Indonesia. Kapan Fitur Tersebut Akan Kembali?
» Tim Moderator Konten di Jerman Telah Digantikan Oleh AI! Konten Tiktok Bisa Dibanned Secara Sembarangan?
» Biaya Baru Untuk Penjual! Tambahan Rp 1.250 per Pesanan Mulai 11 Agustus Kepada Para Penjual

Dampak negatif video pendek tidak berhenti pada fungsi kognitif saja. Laporan tersebut juga mencatat bahwa penayangan video pendek yang berlebihan berhubungan erat dengan:

  • Isolasi sosial
  • Kepuasan hidup yang lebih rendah
  • Kualitas tidur yang buruk
  • Peningkatan kecemasan
  • Rasa kesepian

Para penulis menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara mendalam bagaimana konten ini memengaruhi harga diri dan citra tubuh pengguna.

Sebagai langkah maju, para peneliti juga telah mengembangkan skala penilaian untuk kecanduan video pendek. Alat ini dirancang untuk membantu studi di masa depan mengukur tingkat ketergantungan pada platform ini dengan lebih akurat.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close