



Kebutuhan akan internet cepat dan terjangkau telah menjadi fondasi penting bagi kemajuan pendidikan, pekerjaan, dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Sayangnya, pemerataan akses internet yang stabil masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel konvensional.
Menjawab tantangan ini, lahirlah Internet Rakyat (IRA), sebuah inisiatif revolusioner yang menawarkan akses broadband 5G dengan harga yang jauh lebih kompetitif. IRA tidak hanya berfokus pada tarif yang ekonomis, tetapi juga membawa inovasi teknologi jaringan mutakhir ke garis depan.
Berbeda dengan penyedia layanan internet tradisional yang bergantung pada instalasi kabel optik yang memakan waktu dan biaya, Internet Rakyat memanfaatkan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) berbasis Open Radio Access Network (Open RAN). Jaringan ini beroperasi pada frekuensi 1.4 GHz.
Keunggulan utama teknologi ini adalah:
Presiden Direktur Surge, Yune Marketatmo, menegaskan bahwa layanan ini bertujuan untuk memperluas pemerataan akses digital secara nasional dengan memberikan internet cepat yang harganya dapat dijangkau semua kalangan.
Inovasi Internet Rakyat ini digagas oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan teknologi terkemuka dari Jepang, OREX SAI.
Baca ini juga :» Harga Game Asal Indonesia Ini Rp10 juta di Steam? Kok Bisa Harga Setinggi Itu?
» Waspada! BNPT Ungkap Ratusan Anak Terpapar Radikalisme Lewat Roblox Selama 2025
» Internet Rakyat (IRA): Solusi Internet 5G Murah Tanpa Kabel, Kecepatan Tembus 66 Mbps!
» Dominasi Predator Gaming Indonesia: Dorong Talenta Lokal ke Panggung Esports Dunia 2025
» M7 World Championship Resmi Perkenalkan Opening Ceremony Perdana, Drawing Turnamen, dan M7 Pass
» Upaya Perlindungan Digital: Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Remaja Usia 13-16 Tahun
» Indonesia Juara IESF MLBB Wanita, Buktikan Dominasi di Panggung Esports Dunia
» Lebih dari 70% Situs Judi Online Ternyata 'Bersembunyi' di Balik Cloudflare?
Kemitraan ini diperkuat oleh anak perusahaan PT OREX SAI Indonesia, yang berperan krusial dalam pengembangan Radio Unit (RU) yang spesifik untuk frekuensi 1.4 GHz dan memimpin operasional di lapangan. Bahkan, OREX SAI menghadirkan sistem Open RAN FWA pertama di dunia, termasuk teknologi 5G Core dari NEC Corporation, memperkuat posisi IRA sebagai pelopor teknologi.
Layanan Internet Rakyat didistribusikan oleh anak perusahaan Surge, PT Telemedia Komunikasi Pratama, bersama 26 distributor lokal. Fase awal ini memprioritaskan Regional I, meliputi Jawa, Maluku, dan Papua—area yang memiliki tantangan instalasi kabel yang beragam.
Telemedia menawarkan paket layanan yang sangat menggiurkan:
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.