space
TAZZ PAMER MEDALI IESF LAMA, TUAI SOROTAN DI TENGAH GAGALNYA TIMNAS INDONESIA
OL
Rabu, 10 Dec 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Unggahan terbaru dari Tazz mendadak menjadi perbincangan hangat di komunitas esports Indonesia. Bukan karena prestasi baru, melainkan karena ia memamerkan medali IESF World Championship yang baru diunggah ke media sosial setelah bertahun tahun berlalu.

Baca ini juga :
» BTR dan RRQ Dikabarkan Tertarik Masuk MPL Malaysia, Siapa Menyusul?
» TODAK Resmi Rebranding Jadi Brand Esports Lifestyle Global, Kini Jadi Partner MPL Indonesia
» MPL Malaysia Season 17 Resmi Franchise, RRQ dan Bigetron Siap Ramaikan Persaingan
» Standar Baru Esports 2026: ASUS ROG Resmi Jadi Mitra Perangkat Utama PGL Season 2026
» Brigida Menolak Beras? Lebih Pilih Balas Chat Pak AP Ketimbang Ko Delwyn?
» ByteDance Dalam Pembicaraan Untuk Jual Moonton Ke Perusahaan Arab, Strategi Exit Dari Gaming?
» Skandal AoV SEA Games 2025: Screen Sharing Berujung Penangkapan dan Ban Seumur Hidup
» Alter Ego Ares Umumkan Roster PMPL ID Spring 2026, Zuxxy Resmi Kembali!

Yang membuat unggahan ini menuai reaksi beragam adalah konteks waktunya. Postingan tersebut muncul di tengah kegagalan Timnas Indonesia meraih hasil maksimal di ajang IESF terbaru. Alhasil, unggahan itu dianggap sebagian warganet sebagai bentuk sindiran atau sarkas terhadap kondisi tim nasional saat ini.

Dalam unggahan tersebut, Tazz memperlihatkan medali IESF miliknya, disertai caption bernada santai dan bercanda. Ia bahkan menuliskan bahwa unggahan tersebut baru diposting setelah bertahun tahun tertunda. Namun, respons dari komunitas justru berkembang ke arah yang lebih sensitif.

Beberapa figur publik dan pelaku esports turut meramaikan kolom komentar. Darrel Jovan menanggapi dengan nada bercanda, sementara Branz memberikan pujian singkat. Di sisi lain, komentar bernada sindiran dan kritik juga bermunculan, termasuk dari warganet yang menilai unggahan tersebut tidak pada tempatnya.

Sebagian netizen menilai momen pamer medali lama ini terasa kontras, mengingat perjuangan Timnas Indonesia di IESF tahun ini justru berakhir tanpa hasil membanggakan. Tak sedikit pula yang menganggap unggahan tersebut sebagai bentuk flexing yang tidak sensitif terhadap kondisi tim nasional saat ini.

Meski begitu, ada juga yang membela Tazz dengan alasan bahwa setiap atlet berhak membagikan pencapaiannya, terlepas dari situasi terkini. Mereka menilai unggahan tersebut murni nostalgia dan tidak perlu ditarik ke arah konflik atau sindiran berlebihan.

Hingga kini, Tazz belum memberikan klarifikasi lanjutan terkait maksud di balik unggahan tersebut. Namun satu hal yang jelas, satu postingan lama yang diangkat kembali berhasil memantik diskusi besar soal timing, empati, dan cara komunitas esports memaknai prestasi di tengah kegagalan kolektif.

Apakah ini sekadar nostalgia, atau sindiran halus yang disengaja, publik esports Indonesia tampaknya masih terbelah dalam menafsirkan maksud di balik unggahan tersebut.




TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close