



Jakarta resmi membuka M7 World Championship lewat Opening Ceremony yang digelar di Batavia PIK pada 9 Januari 2026. Mengusung tema Rise As One, acara ini menjadi penanda dimulainya turnamen dunia Mobile Legends Bang Bang sekaligus memperlihatkan bagaimana Indonesia memposisikan diri sebagai pusat esports global.
Baca ini juga :» ONIC Hampir Kepleset, Boostgate Bikin Swiss Stage M7 Panas Sejak Hari Pertama
» Boostgate Esports dan Team Zone Lolos ke Swiss Stage M7, Siap Tempur Mulai 10 Januari di Jakarta
» Jelang M7, MLBB Ajak Pemain Indonesia Ikut Pesta Cuan
» Pemenang Kotakgame Awards Kategori 2025 Mobile & Esports
» ONIC Esports Juara Turnamen Internasional Games of the Future 2025
» Dominasi Predator Gaming Indonesia: Dorong Talenta Lokal ke Panggung Esports Dunia 2025
» Nenek Berusia 92 Tahun Juarai Turnamen Tekken 8: Bukti Esport Milik Semua Usia!
» M7 World Championship Resmi Perkenalkan Opening Ceremony Perdana, Drawing Turnamen, dan M7 Pass
Opening Ceremony M7 tidak hanya berfungsi sebagai seremoni pembuka, tetapi juga sebagai panggung untuk menampilkan identitas Indonesia ke audiens internasional. Perpaduan budaya lokal, teknologi panggung modern, dan elemen kompetitif esports dikemas dalam satu produksi berskala besar.
Perpaduan Budaya dan Esports dalam Satu Produksi
Puluhan penari dengan busana tradisional dari berbagai daerah tampil dalam satu rangkaian koreografi. Mulai dari Gandrung Jawa Timur, Legong Bali, Dayak Kalimantan, Papua, hingga Betawi, semuanya disatukan dalam konsep visual yang modern.
Elemen mitologi Indonesia turut dihadirkan, seperti Kadita, Reog, Leak, dan Hudog. Kehadiran unsur budaya ini memperkuat narasi bahwa Mobile Legends Bang Bang tidak hanya berkembang sebagai game kompetitif, tetapi juga tumbuh bersama identitas lokal di negara tuan rumah.
Salah satu sorotan utama datang dari kehadiran Gatotkaca, hero MLBB yang terinspirasi dari tokoh pewayangan Indonesia. Karakter ini menjadi simbol penghubung antara budaya tradisional dan dunia esports modern.
Parade Tim dan Simbol Kompetisi Global
Momen Voices of M7: Rise As One menjadi titik transisi dari pertunjukan budaya menuju inti kompetisi. Enam belas tim yang lolos ke Main Stage memasuki arena dengan membawa bendera masing masing, diiringi paduan suara dan tata cahaya berskala besar.
Segmen ini menegaskan posisi M7 sebagai panggung tertinggi MLBB Esports saat ini, sekaligus menandai dimulainya perjalanan setiap tim menuju gelar juara dunia.
Trofi M7 dan Representasi Indonesia
Trofi M7 kemudian dibawa ke atas panggung oleh para juara MLBB asal Indonesia, yaitu Luminaire, Wannn, dan Vivian. Kehadiran mereka menjadi pengingat kontribusi Indonesia dalam sejarah kompetitif MLBB, dari era awal hingga level global saat ini.
Momen tersebut diperkuat dengan penampilan Igede “Igedz Executioner” Dharma Susila dalam kostum bertema Gatotkaca, menutup rangkaian Opening Ceremony dengan simbol kekuatan dan identitas nasional.
Awal Perjalanan Panjang M7
Opening Ceremony ini menjadi pembuka dari rangkaian panjang M7 World Championship yang akan berlangsung hingga 25 Januari 2026. Selain pertandingan, M7 juga diramaikan oleh berbagai aktivasi seperti M7 Carnival, mural tematik di sejumlah titik kota, serta event komunitas yang melibatkan pemain dan penggemar.
Bagi Indonesia, Opening Ceremony M7 bukan sekadar seremoni pembuka turnamen. Acara ini menjadi pernyataan bahwa Jakarta dan Indonesia memiliki kapasitas, ekosistem, serta audiens untuk berdiri sejajar dengan pusat esports dunia lainnya..