



Indonesia kembali mengambil langkah tegas di jagat digital. Baru-baru ini, pemerintah Indonesia resmi menjadi yang pertama di dunia yang memblokir sementara Grok, chatbot kecerdasan buatan (AI) besutan Elon Musk. Keputusan ini dipicu oleh temuan penyalahgunaan teknologi tersebut yang mampu menghasilkan konten gambar asusila melalui platform X.
Langkah berani ini langsung menjadi sorotan media internasional seperti France24, CNBC International, hingga Al Jazeera. Berikut adalah poin-poin penting di balik kebijakan tersebut.
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa pemblokiran ini bukan tanpa alasan. Pemerintah menilai adanya pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan masyarakat di ruang digital.
Munculnya gambar-gambar deepfake yang tidak senonoh dianggap sebagai ancaman nyata, terutama karena teknologi ini dapat memanipulasi visual tanpa persetujuan korban.
Baca ini juga :» Ketahuan Belum Hapus Watermark AI, Neverness To Everness Dikritik Banyak Gamer
» Kok Begini??? Creator Paulius Bikin Ulang Game Pokemon pake AI
» Sempat Jadi Drama? Menkomdigi Tegaskan Rekam Tanpa Izin Langgar UU PDP dan Bisa Dipidana
» CEO Shift Up Respon Kritik Gamer Terkait Video Music Menggunakan Generatif AI
» Piala Dunia 2026 dan Revolusi AI Lenovo: Era Baru dalam Penyelenggaraan Olahraga Global
» Bikin Video Music Pake Generatif AI, Developer Stellar Blade Banyak Diprotes
» Main Black Myth Wukong Cuma Pakai Otak? Teknologi BCI Ini Buktikan Game Action Tanpa Stik Bisa Terwujud!
» ASUS Zenni Claw: AI Agent Praktis yang Mengubah Produktivitas dan Aktivitas Harian
Meski xAI (perusahaan pengembang Grok) telah mencoba membatasi fitur pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk pelanggan berbayar (premium), langkah ini justru menuai kritik pedas dari berbagai pihak:
Untuk saat ini, akses terhadap Grok di Indonesia ditangguhkan sementara. Langkah ini merupakan bentuk perlindungan preventif agar teknologi AI tidak disalahgunakan untuk menyebarkan konten misoginis atau kekerasan seksual berbasis digital.
Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.