space
INDONESIA JADI NEGARA PERTAMA DI DUNIA YANG BLOKIR GROK AI: MELAWAN KONTEN ASUSILA DIGITAL
Pop
Senin, 12 Jan 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Indonesia kembali mengambil langkah tegas di jagat digital. Baru-baru ini, pemerintah Indonesia resmi menjadi yang pertama di dunia yang memblokir sementara Grok, chatbot kecerdasan buatan (AI) besutan Elon Musk. Keputusan ini dipicu oleh temuan penyalahgunaan teknologi tersebut yang mampu menghasilkan konten gambar asusila melalui platform X.

Langkah berani ini langsung menjadi sorotan media internasional seperti France24, CNBC International, hingga Al Jazeera. Berikut adalah poin-poin penting di balik kebijakan tersebut.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa pemblokiran ini bukan tanpa alasan. Pemerintah menilai adanya pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan masyarakat di ruang digital.

Munculnya gambar-gambar deepfake yang tidak senonoh dianggap sebagai ancaman nyata, terutama karena teknologi ini dapat memanipulasi visual tanpa persetujuan korban.

Baca ini juga :
» Komdigi Akan Batasi Akses Sosmed Anak Berusia Di Bawah Usia 16 Tahun
» IGRS Akhirnya Resmi Terintegrasi Dalam Steam
» Permintaan CPU AMD Meledak Berkat 'Agentic AI', Lisa Su Beri Peringatan Stok Mulai Menipis
» AMD Gebrak Pasar PC AI: Luncurkan Lini Ryzen™ AI 400 Series untuk Desktop dan Workstation
» AMD & Nutanix Jalin Kemitraan Strategis: Masa Depan Infrastruktur "Agentic AI" yang Terbuka
» HP Resmi Satukan OMEN dan HyperX: Standar Baru Ekosistem Gaming di Indonesia
» Komdigi Selidiki Dugaan Kebocoran Data Pelamar Kerja, SOP Penggunaan Google Drive Jadi Sorotan
» ASUS APAC Partner Summit 2026: Strategi "EVOLVE" Menuju Dominasi Pasar Laptop AI

Meski xAI (perusahaan pengembang Grok) telah mencoba membatasi fitur pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk pelanggan berbayar (premium), langkah ini justru menuai kritik pedas dari berbagai pihak:

  • Inggris: Kantor Perdana Menteri Keir Starmer menyebut kebijakan "hanya untuk pelanggan berbayar" bukanlah solusi, melainkan penghinaan terhadap korban kekerasan seksual. Mereka menilai hal ini seolah-olah melegalkan pembuatan gambar ilegal asal pengguna membayar.
  • Uni Eropa: Pejabat dan aktivis teknologi di Eropa turut menyuarakan kekhawatiran serupa mengenai kegagalan Grok dalam menyaring konten berbahaya.
  • Malaysia: Mengikuti jejak Indonesia, Malaysia melalui Komisi Komunikasi dan Multimedia juga membatasi akses Grok karena alasan penyalahgunaan konten eksplitit dan manipulatif.

Untuk saat ini, akses terhadap Grok di Indonesia ditangguhkan sementara. Langkah ini merupakan bentuk perlindungan preventif agar teknologi AI tidak disalahgunakan untuk menyebarkan konten misoginis atau kekerasan seksual berbasis digital.



Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close