



Salah satu streamer terbesar di dunia, Kai Cenat, resmi mengumumkan keputusannya untuk rehat sementara dari dunia streaming. Keputusan ini diambil setelah ia mengaku mengalami masalah kesehatan mental dan merasa kehilangan arah di tengah padatnya aktivitas sebagai kreator konten.
Baca ini juga :» BTR dan RRQ Dikabarkan Tertarik Masuk MPL Malaysia, Siapa Menyusul?
» PMPL ID Kembali Digelar, Buka Peluang Tim Baru Tembus Liga Profesional
» Tim Dota 2 Indonesia Rekonix Lolos ke BLAST Slam VI, Siap Tantang Raksasa Dunia
» Dari Manga Dewasa ke Supercar, Kreator Doujin Ini Sukses Wujudkan Mimpi Beli Ferrari
» Faker Laporkan Pro Player LPL yang AFK di Ranked Korea
» Ancaman Baru? BoostGate Esports dan Team Zone Lolos ke Swiss Stage M7!
» Pegulat Indonesia Di-DM Langsung WWE, Benarkah Jadi Pengganti Roman Reigns?
» Boostgate Esports dan Team Zone Lolos ke Swiss Stage M7, Siap Tempur Mulai 10 Januari di Jakarta
Lewat sebuah unggahan yang dibagikan kepada penggemarnya, Kai Cenat mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk benar benar menenangkan pikiran dan kembali menemukan tujuan hidupnya. Ia menyebut bahwa tekanan sebagai figur publik, ekspektasi tinggi dari audiens, serta ritme kerja yang nyaris tanpa jeda membuat kondisinya semakin berat.
“Aku merasa lelah secara mental dan bingung dengan arah hidupku. Aku cuma ingin mengambil waktu untuk diriku sendiri,” tulis Kai dalam pesannya.
Sebagai streamer dengan jutaan pengikut di berbagai platform, Kai Cenat dikenal dengan konten hiburan yang energik dan penuh interaksi. Namun di balik itu, ia mengakui bahwa konsistensi dan tuntutan untuk terus tampil maksimal justru menjadi beban yang perlahan memengaruhi kondisi psikologisnya.
Keputusan untuk rehat ini mendapat banyak dukungan dari komunitas dan sesama kreator. Banyak yang menilai langkah Kai sebagai keputusan berani dan penting, terutama di era di mana isu kesehatan mental masih sering diabaikan dalam industri hiburan digital.
Meski belum memastikan kapan akan kembali aktif, Kai menegaskan bahwa rehat ini bukanlah tanda menyerah, melainkan usaha untuk kembali dengan kondisi yang lebih sehat, baik secara mental maupun emosional.
Langkah Kai Cenat ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik sorotan kamera dan angka penonton yang besar, para kreator juga manusia yang memiliki batas. Kesehatan mental tetap menjadi hal utama, bahkan bagi streamer sebesar Kai Cenat.