



Kabar membanggakan datang dari skena Dota 2 Tanah Air. Tim asal Indonesia, Rekonix, resmi mengamankan satu tiket menuju BLAST Slam VI, turnamen Dota 2 bertaraf internasional yang mempertemukan tim tim terbaik dunia.
Baca ini juga :» BTR dan RRQ Dikabarkan Tertarik Masuk MPL Malaysia, Siapa Menyusul?
» Dominasi Tim Indonesia di APAC Predator League 2026: BOOM Esports & REKONIX Sabet Gelar Runner-Up!
» Resmi, M8 World Championship Digelar di Turki, Jadi M Series Pertama di Eropa
» Punya Masalah Mental dan Hilang Arah, Kai Cenat Pilih Rehat dari Dunia Streaming
» Izin Serius, NAVI Bawa Ynot dari Filipina untuk Perkuat Roster MLBB
» PMPL ID Kembali Digelar, Buka Peluang Tim Baru Tembus Liga Profesional
» Monitor Idaman Pro Player! ASUS ROG Resmi Rilis Strix XG27AQNGV di Januari 2026
» ONIC Hampir Kepleset, Boostgate Bikin Swiss Stage M7 Panas Sejak Hari Pertama
Kepastian tersebut didapat setelah Rekonix tampil solid di babak kualifikasi regional Asia Tenggara. Mereka berhasil menyingkirkan Team Nemesis dengan skor meyakinkan 2 0, sekaligus memastikan diri sebagai salah satu wakil SEA di ajang prestisius ini.
Langkah Rekonix menuju panggung dunia tidak datang secara instan. Sepanjang kualifikasi SEA Closed Qualifier, mereka menunjukkan permainan disiplin dengan eksekusi strategi yang matang. Draft yang konsisten serta koordinasi tim yang rapi menjadi kunci utama kemenangan mereka di laga penentuan.
Kemenangan atas Team Nemesis menjadi momen krusial yang menandai kembalinya tim Indonesia ke turnamen Dota 2 tier satu, sesuatu yang sudah cukup lama dinantikan oleh komunitas.
Dalam kualifikasi tersebut, Rekonix diperkuat oleh:
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda ini dinilai mampu bersaing, meski tantangan di BLAST Slam VI dipastikan jauh lebih berat.
BLAST Slam VI sendiri akan digelar pada 3 hingga 15 Februari 2026 di Malta, dengan total prize pool mencapai 1 juta dolar AS. Rekonix akan menghadapi deretan tim papan atas dunia seperti Tundra Esports, Team Falcons, Team Liquid, Team Spirit, NAVI, hingga HEROIC.
Keikutsertaan Rekonix bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa tim Indonesia masih memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi skena Dota 2 global.
Lolosnya Rekonix ke BLAST Slam VI menjadi angin segar bagi ekosistem Dota 2 Indonesia. Prestasi ini diharapkan bisa memicu regenerasi pemain, meningkatkan kepercayaan organisasi, serta membuka jalan bagi lebih banyak tim lokal untuk tampil di panggung internasional.
Kini, mata komunitas tertuju pada Rekonix. Mampukah mereka memberi kejutan di tengah kerasnya persaingan dunia.