



Kabar membanggakan datang dari skena Dota 2 Tanah Air. Tim asal Indonesia, Rekonix, resmi mengamankan satu tiket menuju BLAST Slam VI, turnamen Dota 2 bertaraf internasional yang mempertemukan tim tim terbaik dunia.
Baca ini juga :» Topson Balik ke Pro Scene Dota 2! Gak Mau Akhiri Karir di Posisi Ke-12
» Ryza Masuk Evos! Baru Week 2 Bursa Transfer Udah Panas Aja
» Bikin Pangling! Ini Penampilan Terbaru GabeN di Opening TI 2026
» Issue Konflik Timur Tengah! ENC Resmi Ditunda Sampai Tahun 2027
» Nggak Ada Tim Full Indo Lagi? Rekonix Memutuskan untuk Disband
» Timnas MLBB Women Amankan Slot ke Global Esports Games 2026 di Los Angeles!
» Playoff The International 2026 Resmi Dimulai, Delapan Tim Berebut Gelar Juara
» LGD Tailung Terkena Ban Dari TI dan PGL Karena Kasus 322, Digantikan Topson Sementara
Kepastian tersebut didapat setelah Rekonix tampil solid di babak kualifikasi regional Asia Tenggara. Mereka berhasil menyingkirkan Team Nemesis dengan skor meyakinkan 2 0, sekaligus memastikan diri sebagai salah satu wakil SEA di ajang prestisius ini.
Langkah Rekonix menuju panggung dunia tidak datang secara instan. Sepanjang kualifikasi SEA Closed Qualifier, mereka menunjukkan permainan disiplin dengan eksekusi strategi yang matang. Draft yang konsisten serta koordinasi tim yang rapi menjadi kunci utama kemenangan mereka di laga penentuan.
Kemenangan atas Team Nemesis menjadi momen krusial yang menandai kembalinya tim Indonesia ke turnamen Dota 2 tier satu, sesuatu yang sudah cukup lama dinantikan oleh komunitas.
Dalam kualifikasi tersebut, Rekonix diperkuat oleh:
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda ini dinilai mampu bersaing, meski tantangan di BLAST Slam VI dipastikan jauh lebih berat.
BLAST Slam VI sendiri akan digelar pada 3 hingga 15 Februari 2026 di Malta, dengan total prize pool mencapai 1 juta dolar AS. Rekonix akan menghadapi deretan tim papan atas dunia seperti Tundra Esports, Team Falcons, Team Liquid, Team Spirit, NAVI, hingga HEROIC.
Keikutsertaan Rekonix bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa tim Indonesia masih memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi skena Dota 2 global.
Lolosnya Rekonix ke BLAST Slam VI menjadi angin segar bagi ekosistem Dota 2 Indonesia. Prestasi ini diharapkan bisa memicu regenerasi pemain, meningkatkan kepercayaan organisasi, serta membuka jalan bagi lebih banyak tim lokal untuk tampil di panggung internasional.
Kini, mata komunitas tertuju pada Rekonix. Mampukah mereka memberi kejutan di tengah kerasnya persaingan dunia.