space
HIDEKI KAMIYA BLOCK ORANG INDONESIA KARENA BERTANYA TENTANG GAME BAYONETTA
PC
Jumat, 08 May 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Pencipta Bayonetta, Hideki Kamiya, kembali jadi bahan obrolan netizen gara gara aksi blokirnya yang super tegas di media sosial X. Kali ini yang jadi sasaran adalah seorang netizen asal Indonesia yang cuma menanyakan hal yang sebenarnya cukup wajar di mata kebanyakan gamer, yaitu soal kemungkinan proyek baru untuk seri Bayonetta di masa depan. Tapi buat Kamiya, pertanyaan kayak gitu justru masuk daftar terlarang di wilayah pribadinya di medsos.

Di profilnya, Kamiya memang sudah ngasih peringatan keras bahwa dia tidak akan menjawab hal hal yang menyangkut informasi rahasia, dan siapa pun yang nekat nanya bakal langsung diblok tanpa banyak basa basi. Jadi ketika si netizen Indonesia ini dengan sopan menyapa dan bertanya soal proyek terbaru Bayonetta, sang kreator langsung mengeksekusi aturan itu begitu saja. Lewat unggahan yang beredar, terlihat bagaimana Kamiya menjelaskan bahwa ia tidak bisa menjawab apa pun mengenai informasi rahasia, lalu menegaskan kalau sesuai peringatan di postingan yang ia sematkan, siapa pun yang bertanya akan diblok. Ujungnya, akun si penanya pun langsung masuk daftar korban blokir berikutnya.

Buat yang sudah lama ngikutin kiprah Hideki Kamiya, sikap seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Ia dikenal sebagai sosok yang eksentrik, blak blakan, dan tidak ragu mengambil langkah ekstrem kalau merasa penggemar melanggar batas yang sudah ia tetapkan. Reputasinya sebagai tukang blokir massal sudah lama menempel, terutama terhadap orang orang yang menurutnya tidak mematuhi peringatannya atau berbicara dengan cara yang ia anggap tidak sopan dan membosankan. Di kalangan gamer, karakter seperti ini bikin dirinya terlihat unik sekaligus menakutkan, karena satu kalimat yang salah bisa bikin akun langsung raib dari daftar pengikutnya.

Baca ini juga :

» Hideki Kamiya Bela Nagoshi Studio dari Netizen yang Hobi Ngetawain Kegagalan
» Rumor Devil May Cry 1 Dirumorkan Mendapat Project Remake
» Director Resident Evil Requiem Sebut Leon Masih Bisa Beraksi Di Usia 70 Tahun
» Kisah Mengharukan Gamer Berusia 55 Tahun Bermain Pragmata
» Capcom Redesign Diana di Pragmata, Fans Pro-Loli Tidak Terima?
» Review Pragmata - Gabung Banyak Elemen Jadi Game Shooter Yang Unik
» Anniversary Ke-3 Resident Evil 4 Remake, Capcom Bagikan Info Merchant Rugi 3 Triliun
» Kode Rahasia DLC Dragon’s Dogma 2? Fans Curigai Petunjuk Tersembunyi dari Capcom

Hal yang bikin kasus kali ini rame adalah fakta bahwa netizen Indonesia yang diblok tersebut sebenarnya menyampaikan pertanyaan dengan nada sangat sopan. Ia menyapa pagi pagi, memuji gameplay Bayonetta yang menurutnya keren banget, lalu penasaran apakah akan ada proyek terbaru dari seri tersebut. Buat kebanyakan orang, komentar seperti itu mungkin terasa lumrah dan bahkan terdengar suportif. Namun dari sudut pandang Kamiya, itu tetap termasuk kategori pertanyaan soal informasi rahasia yang sudah jelas ia larang di profilnya. Jadi meskipun maksud si penanya positif, aturan tetap aturan, dan tombol blok tetap jalan.

Respons warganet pun beragam, mulai dari yang menganggapnya lucu sampai yang membandingkan sikap Kamiya dengan pihak pihak yang hobi membungkam suara orang lain. Di kolom komentar unggahan yang membahas kejadian ini, ada yang bercanda bahwa tindakan Kamiya mirip pemerintah yang senang membungkam orang, ada juga yang menyebutnya seperti figur publik lain yang sama sama doyan memblokir orang di media sosial. Banyak yang melihat ironi di sini, karena si netizen yang diblok dinilai sudah berbicara sopan dan tidak menyinggung, tapi tetap kena sikat tanpa aba aba.

Baca ini juga :

» Hideki Kamiya Bela Nagoshi Studio dari Netizen yang Hobi Ngetawain Kegagalan
» Rumor Devil May Cry 1 Dirumorkan Mendapat Project Remake
» Director Resident Evil Requiem Sebut Leon Masih Bisa Beraksi Di Usia 70 Tahun
» Kisah Mengharukan Gamer Berusia 55 Tahun Bermain Pragmata
» Capcom Redesign Diana di Pragmata, Fans Pro-Loli Tidak Terima?
» Review Pragmata - Gabung Banyak Elemen Jadi Game Shooter Yang Unik
» Anniversary Ke-3 Resident Evil 4 Remake, Capcom Bagikan Info Merchant Rugi 3 Triliun
» Kode Rahasia DLC Dragon’s Dogma 2? Fans Curigai Petunjuk Tersembunyi dari Capcom

Di sisi lain, ada juga yang menganggap apa yang dilakukan Kamiya adalah bentuk konsistensi dalam menjaga ruang pribadinya di dunia maya. Ia sudah menulis aturan main secara jelas, sehingga siapa pun yang masuk ke ranah tersebut dianggap otomatis menyetujui konsekuensinya. Dari kacamata ini, tindakan blokir bukan sekadar emosi sesaat, tapi cara dirinya memastikan timeline dan mention tetap sesuai standar yang ia mau. Buat sebagian kreator, apalagi yang sudah lelah dengan pertanyaan serupa berulang ulang, batasan seperti itu dianggap wajar.

Namun, tetap saja, kejadian ini sukses menambah daftar panjang cerita korban blokir sang kreator Bayonetta, dan kali ini datang dari Indonesia. Buat komunitas gamer lokal, momen ini mungkin akan lama diingat sebagai contoh betapa tipisnya batas antara rasa penasaran sebagai penggemar dan risiko diblok oleh kreator favorit. Sekaligus jadi pengingat bahwa sebelum mention figur publik seperti Kamiya, ada baiknya baca dulu aturan yang mereka pasang, karena satu pertanyaan yang terlihat biasa bisa jadi tiket satu arah menuju daftar blokir mereka.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close