



Capcom lagi-lagi jadi bahan omongan panas di kalangan gamer setelah muncul bocoran dari salah satu insider yang katanya cukup dipercaya, dengan informasi itu dibagikan lewat leaker bernama Dusk. Dari info yang beredar, ada beberapa proyek gede yang lagi digarap barengan, dan isinya bener-bener nyentil dua franchise legendaris mereka, Devil May Cry dan Resident Evil. Buat yang ngerasa akhir-akhir ini industri game kebanyakan remaster dan remake, kabar ini mungkin terdengar kayak bukti kalau tren itu bakal lanjut terus.
A trusted Capcom insider, as shared by Dusk, has provided detailed information on several major upcoming projects in development:
— Pirat_Nation đź”´ (@Pirat_Nation) May 11, 2026
>The Devil May Cry 1 remake is currently in active development, marking the first full remake of the original game that launched the stylish action… pic.twitter.com/12mpvyYke3
Hal yang paling langsung bikin mata melek tentu saja kabar kalau Devil May Cry 1 lagi dikerjain ulang sebagai remake penuh. Versi orisinalnya dulu yang ngebuka jalan buat genre aksi stylish, jadi bayangin DMC1 tapi dengan standar visual dan gameplay zaman sekarang pasti bikin fans lama penasaran dan pemain baru tertarik nyoba. Di sisi lain, ini juga memunculkan kekhawatiran klasik, apakah nuansa dan gaya khas gamenya masih bisa dipertahankan atau justru berubah terlalu jauh demi ngejar pasar baru.
Di lini survival horror, Capcom kelihatannya nggak mau melepas momentum sukses remake Resident Evil sebelumnya. Menurut bocoran dari insider yang infonya diteruskan Dusk, sekitar Juni–Juli 2022 mereka sempat ngadain meeting internal gede buat nentuin arah seri Resident Evil ke depan. Dari sana, kabarnya mereka ngasih lampu hijau buat beberapa proyek sekaligus, remake Resident Evil Zero, Code Veronica, Resident Evil 1, plus satu entri utama baru dengan judul sementara RE10. Jadi bukan cuma satu dua judul, tapi kayak sudah disusun roadmap remake dan seri utama dalam satu paket besar.
Menariknya, tiap proyek ini punya codename internal sendiri. Remake Resident Evil Zero disebut Project Chambers, yang jelas ngerefer ke Rebecca Chambers sebagai karakter kunci. Remake Resident Evil 1 dikasih nama Project Fallen, sementara entri baru RE10 disebut Project Redlife. Codename kayak gini biasanya nggak terlalu penting buat pemain, tapi buat fans yang suka ngulik lore dan teori, ini bisa jadi bahan spekulasi ke mana arah cerita dan temanya bakal dibawa.
Baca ini juga :
» Hideki Kamiya Block Orang Indonesia Karena Bertanya Tentang Game Bayonetta
» Director Resident Evil Requiem Sebut Leon Masih Bisa Beraksi Di Usia 70 Tahun
» Rumor Dark Souls Trilogi Mendapat Remake! Tapi Tunggu Dulu...
» Kisah Mengharukan Gamer Berusia 55 Tahun Bermain Pragmata
» Capcom Redesign Diana di Pragmata, Fans Pro-Loli Tidak Terima?
» Review Pragmata - Gabung Banyak Elemen Jadi Game Shooter Yang Unik
» Anniversary Ke-3 Resident Evil 4 Remake, Capcom Bagikan Info Merchant Rugi 3 Triliun
» Kode Rahasia DLC Dragon’s Dogma 2? Fans Curigai Petunjuk Tersembunyi dari Capcom
Secara produksi, remake Resident Evil 1 disebut sudah masuk tahap full production setelah sebelumnya cuma di fase pra-produksi sejak 2022–2023. Artinya proyek ini kayaknya sudah lewat tahap konsep dan perencanaan, dan sekarang masuk fase pengembangan aktif yang lebih intens. Sementara itu, Project Redlife alias RE10 punya satu detail yang cukup mengejutkan, Claire Redfield dikabarkan bakal jadi protagonis utama untuk entri bernomor berikutnya. Buat banyak fans, Claire selama ini lebih sering muncul di spin-off atau seri sampingan, jadi ngeliat dia maju ke depan sebagai bintang utama entri utama jelas bikin dinamika seri jadi lebih segar.
Dari sisi teknis, Resident Evil Zero remake dan RE10 disebut bakal dibangun pakai REX Engine, teknologi terbaru Capcom yang jadi penerus dari engine yang selama ini mereka pakai di beberapa game high-fidelity. Ini nunjukin kalau mereka nggak cuma daur ulang konsep lama, tapi juga sekalian naikin standar presentasi visual dan mungkin juga animasi serta fisika. Buat gamer yang peduli grafis, hal ini jelas jadi nilai plus, apalagi kalau engine baru ini bisa bikin suasana horor lebih imersif.
Ada juga detail kecil tapi menarik soal langkah Capcom di 2022. Di tahun yang sama dengan meeting internal tadi, mereka kabarnya sempat ngeberhentiin beberapa proyek fan remake untuk Resident Evil Zero, Code Veronica, dan Resident Evil 1. Sekilas terlihat nyakitin komunitas, tapi kalau ngeliat konteksnya sekarang, langkah itu masuk akal kalau ternyata mereka memang sudah punya rencana resmi buat judul-judul tersebut.
Baca ini juga :
» Hideki Kamiya Block Orang Indonesia Karena Bertanya Tentang Game Bayonetta
» Director Resident Evil Requiem Sebut Leon Masih Bisa Beraksi Di Usia 70 Tahun
» Rumor Dark Souls Trilogi Mendapat Remake! Tapi Tunggu Dulu...
» Kisah Mengharukan Gamer Berusia 55 Tahun Bermain Pragmata
» Capcom Redesign Diana di Pragmata, Fans Pro-Loli Tidak Terima?
» Review Pragmata - Gabung Banyak Elemen Jadi Game Shooter Yang Unik
» Anniversary Ke-3 Resident Evil 4 Remake, Capcom Bagikan Info Merchant Rugi 3 Triliun
» Kode Rahasia DLC Dragon’s Dogma 2? Fans Curigai Petunjuk Tersembunyi dari Capcom
Buat seri utama yang sedang berjalan, ada kabar tambahan soal konten ekstra. Ada info kalau Ada Wong bakal muncul di DLC RE9, dan ini kabarnya juga sudah dikonfirmasi secara terpisah oleh sumber lain. Bahkan disebutkan kalau bakal ada lebih dari satu DLC yang fokus ke cerita, yang berarti Capcom masih mau terus mengembangkan dunia dan karakter di luar rilis utama gamenya.
Secara keseluruhan, bocoran yang dibawa insider dan disebarkan lewat Dusk ini terasa nyambung sama pola strategi Capcom beberapa tahun terakhir, yaitu secara pelan tapi konsisten meremake seri-seri awal Resident Evil sambil tetap majuin seri utama dengan entri baru. Di satu sisi, ini main aman dengan nostalgia yang sudah terbukti laku, di sisi lain mereka masih mencoba dorong cerita ke depan lewat tokoh seperti Claire di RE10. Gamer mungkin bakal kebagi dua kubu, yang senang karena bisa ngerasain ulang game klasik dengan format modern, dan yang mulai capek dengan gelombang remake tanpa banyak IP baru. Tapi kalau semua ini bener kejadian dan eksekusinya rapi, beberapa tahun ke depan bakal jadi periode sibuk buat fans Devil May Cry dan Resident Evil.