space
VALVE MENAIKAN HARGA STEAM DECK OLED, HANDHELD GAMING UDAH GAK AFFORDABLE?
PC
3 Hari yang lalu

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Valve diam-diam naikkin harga Steam Deck OLED 1TB jadi 949 dolar AS atau sekitar 16,9 juta rupiah dan varian 512GB jadi 789 dolar AS atau sekitar 14 juta rupiah. Ini pakai kurs rupiah per 28 Mei 2026 yang sekitar 17.800 rupiah per dolar AS dari proyeksi pasar.

Steam Deck OLED 1TB harganya 949 dolar AS atau sekitar 16,9 juta rupiah, naik dari harga awal 649 dolar AS yang dulu sekitar 11,5 juta rupiah. Jadi kalian sekarang bayar sekitar 300 dolar AS lebih mahal atau naik sekitar 5,4 juta rupiah dibanding beli waktu ada stok terakhir. Kenaikan ini cukup gila karena naik hampir 46 persen dari harga awal. Varian 512GB juga naik dari 549 dolar AS jadi 789 dolar AS, alias naik sekitar 44 persen atau sekitar 4,3 juta rupiah.

Valve juga naikkin harga di Inggris dengan 1TB sekarang 779 poundsterling atau sekitar 15,3 juta rupiah dan 512GB 649 poundsterling atau sekitar 12,7 juta rupiah.

Yang bikin kecewa, Steam Deck dulu dipromosikan sebagai handheld powerful tapi masih terjangkau buat gamer PC yang mau main santai di kasur atau di perjalanan. Sekarang Steam Deck OLED 1TB cuma selisih 50 dolar AS atau sekitar 890 ribu rupiah dari ROG Xbox Ally X yang lebih premium. Jeroan Steam Deck masih pakai chipset AMD yang sama tanpa refresh generasi baru, jadi kalian bayar hampir sama dengan portable premium seperti Xbox Ally X yang bisa boost fps jauh lebih tinggi dengan Ryzen Z2 Extreme APU yang lebih baru.

Baca ini juga :

» Kesalahan Pengiriman Steam Controller Berujung Hadiah Game Gratis!
» Steam Controller Baru Rilis, Langsung Jadi Korban Scalper!
» Tersangka Pelaku Penembak Donald Trump Ternyata Seorang Developer Game!
» Siap-Siap Baper! Dua Game Klasik "The Prince of Tennis" Segera Hadir di Switch & Steam
» Crystalfall Sudah Early Access, ARPG dengan Build Bebas Ini Bisa Dimainkan Gratis di Steam
» Valve Dirumorkan Bikin SteamGPT Buat Lawan Cheater CS2
» Komdigi Buka Forum Bareng Gamedev Indo Bahas Isu IGRS
» Steam Resmi Minta Maaf Mengenai Isu Rating Sistem IGRS

Kalau belum punya Steam Deck dan budget di bawah 800 dolar AS atau sekitar 14,2 juta rupiah, peluang masuk ke ekosistem handheld ini makin kecil karena pemain yang belum punya setidaknya 800 dolar buat belanja, nggak bakal nikmati keajaiban handheld gaming modern tahun ini.

Kenaikan ini utamanya karena naiknya biaya komponen seperti RAM dan storage karena industri lagi kejar-kejaran penuhi kebutuhan data center buat AI. Valve biasanya baik dalam komunikasi keputusan strategis, jadi besar kemungkinan bakal ada blog post yang bahas kenaikan ini. Tapi kata-kata nggak bisa betulin hati orang kecewa yang berencana beli portable di harga aslinya.

Sementara itu, hal yang bikin makin khawatir adalah nasib Steam Machine yang bakal lebih mahal daripada Deck saat akhirnya hadir. Harga handheld baru ini sinyal kalau Steam Machine mungkin bakal minimal 1.000 dolar atau sekitar 17,8 juta rupiah. Kalau itu terjadi, kekhawatiran bakal gagal take off dan bisa jadi bencana untuk peluncuran hardware gaming terbesar di 2026.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close