space
16 KEPING RAM HILANG DI HOTEL ESPORTS TIONGKOK KARNA DI KAMAR GAK ADA CCTV?
PC
Senin, 27 Jul 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Di Tiongkok, konsep esports hotel sedang marak. Berbeda dari warnet (netcafe) konvensional, bisnis ini menyewakan kamar layaknya hotel berbintang yang dilengkapi PC gaming kelas atas, monitor high refresh rate, serta kursi gaming profesional. Gamers menyewanya untuk bermain secara maraton (grinding/scrim) bersama rekan dalam suasana privat.

Namun, faktor "privat" inilah yang dimanfaatkan komplotan pencuri. Karena kamar hotel tidak dipasangi CCTV demi menjaga privasi pengunjung, PC gaming berspesifikasi tinggi menjadi sasaran empuk pencurian komponen fisik.


Laporan Penyidikan Kepolisian Shihezi, Xinjiang


  • Penyusupan Solo: Antara 15–31 Mei, pelaku utama memesan satu kamar hotel esports secara mandiri. Ia membongkar side panel PC dan mengembat 2 keping RAM tanpa memicu kecurigaan staf hotel.
  • Pencurian Berantai: Karena aksinya tidak langsung disadari, pelaku merekrut satu rekannya. Keduanya lantas menyisir 3 hotel esports lainnya dan mengembat 14 keping RAM tambahan (total 16 keping).
  • Pencairan Barang: Seluruh RAM dijual ke toko fisik komputer lokal dan platform secondhand online, mencetak hasil penjualan lebih dari ¥13.200 Yuan (~$1.840 USD).
  • Pembongkaran Lewat Jejak Digital: Kasus ini terungkap saat perawatan rutin hotel mendapati beberapa PC tidak dapat booting (failed to boot). Pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi kedua pelaku melalui pencocokan rekaman CCTV koridor hotel, data registrasi check-in, serta timestamp sistem saat jaringan PC mendadak terputus dari server. Kedua pelaku diringkus dalam waktu singkat.

Mengapa RAM yang Disasar, Bukan GPU?


Baca ini juga :
» STOK MAKIN SEDIKIT SK HYNIX TAWARNKAN REFUND UNTUK SSD RUSAK?
» BOSS ADATA: Krisis RAM Bertahan Sampai 10 Tahun dan Pecah di 2040
» Fitur Baru Copilot Bisa Deteksi PC Lemot, Tapi Malah Makan RAM 1 GB!
» Intel Patenkan XBM, Memori Murah Sekelas HBM4 yang Ngebut hingga 32 GT/s!
» Game Asal Korea, Cinder City Rekomendasikan RAM 64GB. Jadi Game Paling Demanding?
» Harga Komponennya Doang Udah 18 Jutaan, Kira-Kira Berapa Harga PS6 Pas Rilis Nanti?
» Tim Cook minta maaf karena karena apple naikin harga Macbook Neo ke 12 Jutaan, Gak jadi yang termurah lagi?
» Microsoft: RAM 32GB Adalah Standar Baru Gamers di Windows 11

Dari sudut pandang teknis dan kejahatan hardware, RAM merupakan target paling efisien dibanding kartu grafis (GPU):


  • Kecepatan Pelepasan: Melepas GPU membutuhkan pembukaan baut bracket, obeng, dan pelepasan kabel power PCIe 8-pin/16-pin. Sebaliknya, RAM bisa dicabut dalam 5 detik hanya dengan menekan pengait (latch) pada slot DIMM motherboard.
  • Mobilitas & Portabilitas: 16 keping RAM sangat ringkas dan mudah disembunyikan di dalam saku atau tas kecil tanpa memicu kecurigaan saat check-out.
  • Likuiditas Pasar Bekas: Modul RAM (terutama DDR5/DDR4 high-speed) sangat diminati di pasar sekunder dan tidak memiliki nomor seri fisik yang mudah dilacak oleh pembeli awam.

Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close