space
AKHIRNYA MICROSOFT JANJI BAKAL OPTIMIZE WINDOWS 11 UNTUK PERANGKAT DENGAN RAM 8GB
PC
1 Hari yang lalu

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Selama bertahun-tahun, memiliki laptop dengan RAM 8GB di era Windows 11 terasa seperti sebuah kutukan. Nyalakan laptop, biarkan menyala tanpa membuka aplikasi apa pun, dan Task Manager Kamu akan berteriak sistem sudah menyedot hingga 60% (sekitar 5GB) dari total memori Kamu. Sisanya? Kamu hanya punya ruang napas sempit untuk membuka beberapa tab browser dan mengetik dokumen tanpa membuat laptop Kamu ngos-ngosan.

Namun, Microsoft akhirnya angkat bicara. Raksasa teknologi itu berjanji akan “menguruskan” Windows 11 agar bisa berjalan mulus di PC dengan RAM 8GB.


Kenapa Tiba-tiba Microsoft Peduli?


Jangan salah sangka, ini bukan semata-mata karena Microsoft tiba-tiba merasa bersalah pada jutaan konsumen yang terjebak dengan laptop entry-level. Pemicu utamanya adalah realitas pasar yang kejam: Krisis Memori Global.

Baca ini juga :
» Ditengah Isu Akan Hilangnya Game Fisik, Xbox Justru Dirumorkan Bakal Support di Next-Gen Konsol Mereka
» Xbox Dikabarkan Rugi $150 Dolar Dari Tiap Unit Xbox X|S Yang Terjual
» Jadi Lebih Enteng Microsoft Akhirnya Bersihkan Windows 11 Search dari Iklan dan Konten Promosi
» Fitur Baru Copilot Bisa Deteksi PC Lemot, Tapi Malah Makan RAM 1 GB!
» Akunnya Kena Hack Sampe Dihapus, Player XBOX Kesal Dan Tuntut Microsoft
» Mau GTA VI Gratis? Gamer Ini Berhasil Kumpulin 98 Ribu Microsoft Point Buat Redeem GTA VI!
» Gak Jadi Mati, dukungan perpanjang umur windows 10 sampai 12 Oktober 2027
» Microsoft Dirumorkan Pertimbangkan Menjual Xbox

Ledakan tren kecerdasan buatan (AI) membuat pabrikan chip memori memborong pasokan untuk server dan hardware AI. Akibatnya, harga RAM meroket. Pabrikan laptop kini terpaksa kembali menjual laptop kelas menengah dan bawah dengan konfigurasi RAM 8GB (yang disolder dan tidak bisa di-upgrade) untuk menjaga harga tetap terjangkau. Jika Microsoft membiarkan Windows 11 tetap “rakus” memori, mereka akan kehilangan jutaan konsumen di segmen laptop murah ini.

Apa yang Akan Mereka Lakukan?

Alih-alih menyuruh membeli laptop baru, Microsoft kini berfokus pada pembersihan “sampah” di dapur pacu sistem mereka. Mereka mulai memotong penggunaan RAM pada komponen latar belakang dan merombak antarmuka sistem agar lebih ringan secara desain.


Tunggu Dulu, Ada Tapinya…


Janji ini terdengar indah, tetapi kita harus membacanya dengan kritis. Microsoft menargetkan perbaikan ini akan bergulir secara bertahap dan baru benar-benar rampung menjelang akhir 2026. Itu waktu yang sangat lama untuk sebuah janji optimasi sistem operasi.

Lebih jauh lagi, muncul satu pertanyaan besar yang belum dijawab: Jika Microsoft berhasil menghemat 3GB RAM dari sistem operasi, untuk apa ruang kosong itu digunakan?

Mengingat obsesi Microsoft saat ini terhadap AI, jangan kaget jika “ruang kosong” hasil optimasi ini nantinya justru dialokasikan agar fitur Copilot dan layanan AI Microsoft lainnya bisa berjalan paksa di latar belakang laptop murah.

Bagi Kalian yang saat ini bertahan dengan laptop RAM 8GB, bersabarlah. Pembaruan sistem yang mungkin akan datang, tetapi pastikan memperhatikan ke mana arah kebijakan Microsoft selanjutnya. Apakah mereka benar-benar menyelamatkan laptop kamu, atau hanya sedang menyiapkan lahan baru untuk ambisi AI mereka?


Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close