



Ada berita unik dari China yang lagi jadi perbincangan hangat di komunitas gaming. Seorang ayah menggugat empat raksasa game besar, yaitu Tencent, NetEase, miHoYo, dan 37 Interactive. Yang bikin banyak orang kaget, dia cuma minta ganti rugi 10 yuan atau sekitar 1,5 dollar AS. Jelas ini bukan soal uang, tapi lebih ke prinsip dan keresahan orang tua terhadap dampak game online pada anak-anak.
A father in China is suing Tencent, NetEase, miHoYo, and 37 Interactive, asking for just 10 yuan (about $1.50) in damages.
— Pirat_Nation 🔴 (@Pirat_Nation) July 31, 2026
He is not doing it for the money, he says his son became addicted to online games, often played until 3 or 4 a.m., stopped eating properly, lost a lot of… pic.twitter.com/sYSj8ni9CC
Menurut sang ayah, anaknya jadi kecanduan game online sampai begadang sampai jam 3 atau 4 pagi. Kebiasaan ini bikin anak itu lupa makan, berat badannya turun drastis, dan akhirnya masuk rumah sakit setelah nekat minum 18 tablet obat demam. Sang ayah merasa ini bukan cuma kesalahan anak, tapi juga karena sistem yang ada masih bisa ditembus anak di bawah umur.
Di China sebenarnya sudah ada aturan ketat buat membatasi waktu main game bagi anak-anak. Tapi menurut sang ayah, aturan itu masih bisa diakali. Anak-anak bisa pakai akun orang dewasa atau pinjam identitas orang lain buat terus main game tanpa batas. Karena itu dia minta pengadilan mewajibkan perusahaan game buat bikin sistem anti-kecanduan yang lebih ketat, biar anak di bawah umur gak bisa lagi bypass aturan.
Baca ini juga :
» Developer Arknight: Enfield Akui Sulit Bikin Game Gacha Pasca Genshin Impact
» Performa Highguard Mengecewakan Hingga Terncent Menarik Pendanaan
» Honkai: Star Rail Siap Rilis Versi 3.8 Bertajuk Kenangan adalah Pembukaan dari Mimpi
» Sony Tepis Alasan Tencent Soal Light of Motiram yang Plagiat Horizon
» Akhirnya Sony Resmi Tuntut Tencent Karena Game Light of Motiram yang Dibilang Mirip Horizon
» Genshin Impact Versi 5.6 Akan Melanjutkan Kisah Utamanya pada 7 Mei
» Light of Motiram, Game Dari Tencent yang Mirip Horizon Series Bagikan Video Gameplay
» Zenless Zone Zero Akan Hadir di Xbox Juni Tahun Ini dengan Optimalisasi yang Dikustomisasi
Kasus ini menuai banyak reaksi dari netizen. Ada yang mendukung langkah sang ayah karena peduli sama masa depan anak. Tapi banyak juga yang sinis dan bilang ini contoh orang tua yang gak mau tanggung jawab. Mereka berpendapat kalau pengawasan anak itu tugas orang tua, bukan cuma perusahaan game. Ada juga yang khawatir kalau aturan terlalu ketat malah bikin pengalaman main game orang dewasa jadi ribet.
Hal yang menarik, kasus ini bisa jadi preseden penting buat industri game di China. Kalau sang ayah menang, perusahaan game bakal dipaksa buat bikin sistem verifikasi yang lebih ketat. Ini bisa jadi tantangan teknis yang gak mudah, tapi juga bisa jadi langkah positif buat melindungi anak-anak dari kecanduan game. Di sisi lain, industri game China yang udah sangat besar pasti bakal terdampak kalau ada aturan baru yang lebih ketat.
Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!