space
TOKO KARTU POKéMON DI TAIWAN MENDADAK TUTUP, PEMILIK DIDUGA BAWA KABUR RP150 MILIAR KARTU
Pop
Rabu, 05 Aug 2026

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Sebuah toko Pokémon Trading Card Game (TCG) terkenal di kawasan Ximending, Taipei, mendadak menutup operasionalnya dan menghilang dari media sosial. Insiden ini memicu kekhawatiran di kalangan kolektor karena pemilik toko diduga membawa kabur uang serta kartu pelanggan dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai NT$300 juta atau sekitar Rp150 miliar.

Toko bernama Little Sheep Card Shop tersebut dikenal menyediakan berbagai layanan, mulai dari pembelian dan pre-order kartu, jasa grading kartu ke Jepang dan Amerika Serikat, pengiriman, hingga layanan titip jual. Toko ini bahkan baru membuka gerai fisik di Distrik Wanhua pada Januari lalu.

Namun, pelanggan mendapati seluruh akun media sosial toko, termasuk Facebook dan Instagram, menghilang secara tiba-tiba. Tiga grup resmi Line yang masing-masing dapat menampung hingga 5.000 anggota juga tidak lagi dapat diakses. Ketika sejumlah pelanggan mendatangi gerai fisiknya di Ximending, toko tersebut telah terkunci dan terlihat ditinggalkan.

Banyak pelanggan mengaku telah membayar kartu Pokémon melalui sistem pre-order, sementara sebagian lainnya menitipkan kartu koleksi bernilai tinggi untuk dikirim dan menjalani proses grading. Beberapa kolektor bahkan mengklaim mengalami kerugian hingga ratusan ribu dolar Taiwan.

Para pelanggan yang merasa dirugikan kemudian membentuk grup Line baru untuk mengumpulkan bukti dan mengoordinasikan langkah hukum. Dalam waktu singkat, grup tersebut telah diikuti lebih dari 4.500 orang. Sejumlah pelanggan juga membagikan foto laporan kepolisian melalui media sosial.

Di tengah ramainya kasus ini, beredar sebuah foto di Threads yang memperlihatkan seorang pria yang diduga sebagai pemilik toko sedang berada di Bandara Internasional Taoyuan. Menurut dugaan pelanggan, pria tersebut meninggalkan Taiwan pada Kamis pekan lalu.

Kepolisian Taipei melalui Kepolisian Distrik Wanhua telah menerima laporan dari sejumlah pihak yang mengaku menjadi korban. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan dan berencana memanggil pemilik toko untuk dimintai keterangan.

Pihak Departemen Urusan Hukum Taipei juga telah mengirim petugas ke lokasi toko. Namun, gerai tersebut ditemukan dalam keadaan terkunci dan pihak berwenang tidak berhasil menghubungi pemiliknya. Kasus ini kemudian diteruskan kepada Divisi Investigasi Kriminal Kepolisian Taipei untuk menyelidiki kemungkinan adanya penipuan atau tindak pidana lainnya.

Baca ini juga :
» Kok Begini??? Creator Paulius Bikin Ulang Game Pokemon pake AI
» Bikin Ngeri! Mantan Petinggi The Pokemon Company Dituntut Karena Kedapatan Pasang CCTV Di Kamar Mandi
» Proyek Fan Made Pokemon Gamma Emerald Siap Rilis Early Access 15 Agustus dengan visual HD-2D
» NVIDIA Resmi Rilis Lini GeForce yang Gak Punya GPU Sama Sekali
» Road to Worlds! Kualifikasi WCS 2026 Sudah Dimulai di Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL
» LumenTale: Memories of Trey Mungkin Bisa Jadi Game Alternatif Pokemon Bagi Kalian
» Gak Dapet Charizard, Pria Florida Ini Malah Bobol Toko Pokémon Pakai Gergaji Mesin
» Taktik The Pokemon Company Lawan Scalper, Wajib Bawa Kartu Identitas!

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai keberadaan pemilik Little Sheep Card Shop maupun jumlah pasti kerugian yang dialami pelanggan. Kasus ini menjadi perhatian besar di komunitas Pokémon TCG Taiwan, terutama karena banyak kolektor mempercayakan kartu bernilai tinggi kepada toko tersebut.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close