



Take-Two Interactive disebut menargetkan pendapatan sekitar Rp142 triliun dari GTA VI, sebuah angka yang menunjukkan betapa besar taruhan perusahaan terhadap game terbaru Rockstar tersebut. Dengan target sebesar itu, wajar jika investor dan pemain sama sama penasaran dengan jumlah pre-order yang sudah terkumpul. Meski begitu, perusahaan justru memilih untuk tidak mengungkapkan angka pastinya kepada publik.
CEO Take-Two Strauss Zelnick mengatakan bahwa pre-order GTA VI sejauh ini sudah melampaui perkiraan internal perusahaan secara signifikan. Hasilnya bahkan disebut luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, menurutnya, angka tersebut belum tentu bisa memberikan gambaran yang benar mengenai performa game dalam jangka panjang.
Alasannya cukup masuk akal. Banyak pemain mungkin hanya memajukan waktu pembelian yang sebenarnya baru akan dilakukan setelah game resmi dirilis. Jadi, pre-order yang tinggi tidak otomatis berarti total penjualan GTA VI akan jauh lebih besar dari target. Bisa saja sebagian besar pembelian yang seharusnya masuk pada minggu pertama atau beberapa bulan setelah peluncuran sudah tercatat lebih awal.
Situasi ini membuat Take-Two lebih berhati hati dalam menyampaikan data kepada pemegang saham. Perusahaan tidak ingin angka pre-order yang terlihat fantastis justru membuat investor menarik kesimpulan yang keliru. Apalagi, target pendapatan hingga sekitar Rp142 triliun membuat setiap informasi mengenai penjualan GTA VI bisa berdampak besar terhadap ekspektasi pasar.
Grand Theft Auto VI sendiri dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X serta Series S. Versi PC belum tersedia pada hari peluncuran. Artinya, potensi penjualan awal game ini masih sangat bergantung pada jumlah pemain yang sudah memiliki konsol generasi sekarang.
Baca ini juga :
» Boss Take-Two Interactive Sebut GTA VI Versi Premium Lebih Laku Daripada Versi Standard
» GTA 6 Bakal Pamer Trailer, Netflix Jadi Tempat Penayangan Perdana
» Terungkap! Alasan Rockstar Games Membatalkan Midnight Club 5 demi Fokus ke GTA
» God of War Laufey Spill Bakal Rilis Versi Disk Fisik, Nyindir GTA VI kah?
» Jadwal Rilis Onimusha: Way Of The Sword Dimajukan Lebih Awal, Kabur Dari Hype GTA VI?
» Gamer Ini Bikin Perjanjian Buat Main GTA 6 Tanpa Diganggu Pasangannya
» Plot Twist ! Dikira bakal ada disc GTA VI Ternyata gak ada versi fisiknya
» Terdapat Riset Unik Untuk Menghitung Jam Kerja Buat Beli GTA VI, Indonesia Berapa, Ya?
Kenaikan harga konsol juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Jika harga perangkat semakin mahal, sebagian pemain mungkin memilih menunda pembelian GTA VI. Meski begitu, Zelnick mengaku masih yakin jumlah konsol yang beredar ketika game tersebut diluncurkan akan sesuai dengan perkiraan awal perusahaan.
Besarnya target pendapatan itu juga memperlihatkan bahwa GTA VI bukan sekadar produk hiburan biasa bagi Take-Two. Game ini diharapkan menjadi salah satu peluncuran terbesar dalam sejarah industri video game. GTA V telah terjual lebih dari 230 juta kopi, sementara trailer GTA VI berhasil mencetak perhatian besar di YouTube.
Menariknya, Take-Two juga menyiapkan penayangan besar pada 27 Agustus. Presentasi tersebut akan mendapatkan akses eksklusif selama enam jam di Netflix sebelum akhirnya tersedia melalui YouTube dan media sosial lainnya. Netflix sendiri memiliki lebih dari 325 juta pelanggan di seluruh dunia, sehingga kerja sama ini bisa membantu menjangkau calon pemain dalam jumlah sangat besar.
Dengan target sekitar Rp142 triliun, keputusan Take-Two untuk tidak membocorkan angka pre-order menjadi semakin bisa dipahami. Perusahaan tampaknya ingin menunggu sampai pola penjualan GTA VI benar benar terbentuk sebelum memberikan angka resmi. Untuk saat ini, yang bisa dipastikan hanyalah antusiasme pemain sangat tinggi, sementara seberapa besar kontribusinya terhadap target pendapatan masih harus menunggu sampai game tersebut benar benar dirilis.
Gimana? menarik banget, kan? selain artikel ini, KotakGame juga ada video seru loh, yuk lah tonton!