



Setelah lama tidak mendapatkan game utama baru, Mega Man akhirnya kembali lewat Mega Man: Dual Override. Game terbaru dari Capcom ini mencoba mempertahankan formula klasik yang membuat seri tersebut begitu populer, tetapi membungkusnya dengan visual dan sejumlah mekanik modern.
Dual Override terasa seperti perpaduan antara nostalgia game Mega Man era NES dengan presentasi yang jauh lebih modern. Visualnya kini lebih bersih, animasinya lebih hidup, dan lingkungan terasa lebih detail. Meski begitu, Capcom tampaknya tidak berniat mengubah identitas utama sang Blue Bomber.
Gameplay-nya masih berfokus pada platforming, menembak musuh, menghindari jebakan, dan mempelajari pola setiap level. Seperti game klasiknya, setiap Robot Master juga bukan sekadar pertarungan biasa. Pemain harus mempelajari gerakan mereka, menemukan celah serangan, kemudian mengubah pengetahuan tersebut menjadi strategi.
Salah satu pertarungan yang cukup menarik adalah Twinkle Girl. Robot Master baru ini menggunakan serangan bertema kembang api yang memenuhi arena dengan berbagai pola ledakan. Pertarungannya bahkan menjadi salah satu bagian yang paling sulit dalam demo.
Baca ini juga :
» Sebuah Hint Atau Cuma Canda? Hideki Kamiya Sebut Mau Bikin Devil May Cry Lagi!?
» Onimusha: Way of the Sword Pamer Trailer Baru “Severing Fates”, Musashi Pamer Skill
» Harga Monster Hunter Wilds Mengalami Penurunan Harga Yang Drastis, Gas Beli?
» Resident Evil 2 Remake Rebut Top Sales Dari RE 5 Setelah 17 Tahun Dipuncak
» Geser Final Fantasy, Resident Evil Jadi TOP 3 Seri Game Jepang Paling Laris!
» Bikin Fans RE Full Senyum? Capcom Dikabarkan Ingin Rutin Rilis Resident Evil Setiap Tahun
» Detail Pragmata Ungkap Prediksi Kiamat Kaset Fisik Karena AI
» Jadwal Rilis Onimusha: Way Of The Sword Dimajukan Lebih Awal, Kabur Dari Hype GTA VI?
Untungnya, pemain tidak hanya mengandalkan kemampuan dasar Mega Man. Dual Override memperkenalkan sistem Custom Chips yang memungkinkan pemain mendapatkan kemampuan tambahan seperti rapid-fire, perisai, hingga kemampuan melayang. Ada pula Override System yang memberikan peningkatan kekuatan besar, tetapi memiliki konsekuensi setelah efeknya berakhir.
Proto Man juga hadir sebagai karakter yang bisa dimainkan. Ia memiliki kemampuan berbeda dari Mega Man dan dapat bergerak sangat cepat, sehingga memberikan alternatif gaya bermain ketika menghadapi musuh tertentu.
Menariknya, semua tambahan tersebut tidak membuat Dual Override meninggalkan akar klasiknya. Justru inilah yang menjadi daya tarik terbesarnya. Game ini terlihat modern, tetapi tetap mempertahankan tingkat kesulitan yang menjadi ciri khas Mega Man. Mega Man: Dual Override dijadwalkan rilis pada 2027 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PS5, PS4, Xbox Series X|S, Xbox One, dan PC.
Kalau Capcom mampu menjaga keseimbangan antara nostalgia dan inovasi, Dual Override berpotensi menjadi comeback yang sangat menarik untuk Mega Man.
Review KotakGame yang baru udah diup btw. Boleh nonton di bawah ini ya!