space
PEMUDA INI DITAHAN POLISI KARENA MENYERANG TEMAN SATU KAMARNYA DENGAN MASTER SWORD
Rabu, 31 Jan 2018

Insiden aneh yang berhubungan dengan dunia video game kembali terjadi di Alaska, tepatnya wilayah Anchorage. Insiden ini melibatkan pemuda berusia 22 tahun bernama Jeremy Tazruk yang terlibat dalam perkelahian sengit dengan tema satu kamarnya. Perkelahian ini sebenarnya terjadi karena kekerasan dari korban berinisial T.P, yang akhirnya membuat Tazruk emosi dan menggunakan replika pedang Master Sword dari The Legend of Zelda untuk melukai temannya.

Tidak hanya menggunakan replika pedang, tapi dia juga menggunakan pisau dapur dalam perkelahian tersebut. Setelah pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian di asrama University of Alaska Anchorage, mereka menemukan TV yang hancur, serbet yang penuh darah, pisau dan juga replika pedang bengkok. T.P. yang menjadi korban juga ditemukan dalam keadaan penuh luka serius, termasuk bekas tusukan benda tajam.

Baca ini juga :
» Illustrator Golden Sun, Hiroshi Kajiyama Telah Meninggal Dunia
» Inilah Action Figure 'Siren Mythra' yang Super Keren dari Xenoblade 2
» Kenji Kuroda, Pemain Pro Street Fighter Ditangkap Karena Kasus Kekerasan Seksual
» Video Perampokan Toko Ini Diubah Menjadi Parodi Metal Gear Solid yang Kocak
» Cabang eSports Akhirnya Kembali Dipertimbangkan Masuk Olimpiade
» HOAX, Pengumuman GTA VI yang Tersebar di GTA Online Ternyata Palsu
» Google Rumornya Tengah Kembangkan Konsol yang Siap Saingi PlayStation dan Xbox
» Analis Prediksi Semua Game di Tahun 2022 Akan Menjadi '100% Digital Download'

Walaupun kekerasan yang dilakukan T.P. adalah pemicu dari insiden ini, tapi pihak kepolisian tetap memberikan Tazruk hukuman karena aksi kekerasan yang dilakukannya. Replika pedang yang digunakan Tazruk memang tumpul, tapi ujungnya cukup tajam dan mengakibatkan luka tusukan serius. Apalagi dia juga diketahui menggunakan pisau, yang membuat tuntutannya semakin berat.

Berdasarkan informasi tambahan dari tunangan Tazruk, perkelahian ini juga melibatkan dua teman satu kamar lainnya. Karena mereka tidak terlibat dalam perkelahian serius apalagi melukai T.P, pihak kepolisian hanya menjadikan mereka saksi. Walaupun tidak separah aksi Swatting Prank dan anak yang menembak ibunya karena pengaruh video game, tapi dilihat dari sudut pandang manapun, hal ini tetap saja sangat memalukan.

(KotakGame)


TAGS

BACA JUGA BERITA INI