Tepat di tanggal 27 Maret 2020 kemarin, Mobile Legends Professional League (MPL) Minggu terakhir hari pertama sedang berjalan. Setelah Geek Fam memastikan kemenangannya atas Genflix Aerowolf, match kedua antara Bigetron Esports dan Aura Esports. Aura Esports sangat butuh kemenangan agar bisa lolos ke babak Playoff.
Baca ini juga :
» Age Bongkar Cara "Jahat" Tim Esports di Bursa Transfer, EVOS Pernah Jadi Korban?
» RRQ Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Coach, Analyst, dan Team Manager, Komunitas Langsung Heboh!
» Ramdana Darmawan alias Papipul Hadir di Grand Finals MPL ID S17, Ada Sinyal Dominator Esports Masuk MLBB?
» Kelra Belum Pernah Finis di Atas EMANN Sejak MPL PH S9. Kesempatan Pertamanya Ada di MPL ID S17
» RRQ PAUUU Buka Suara Usai Terima Ancaman Pembunuhan, Minta Fans Bedakan Kritik dan Serangan Personal
» Spyro Kembali! Setelah 18 Tahun, Sang Naga Ungu Akhirnya Dapat Game Baru
» Roster Timnas Filipina MLBB untuk ENC 2026 Resmi Diumumkan, Bertabur Bintang Juara Dunia!
» Tiga Wakil Indonesia Amankan Tiket Grand Finals PMGO 2026 Season 1, Siap Berebut Gelar Juara dan Tiket EWC!
Sumber: MPL ID FacebookPada game pertama, Bigetron memang memenangkan pertarungan ini. Namun, di game kedua Aura berusaha bangkit agar mengamankan slot ke Playoff. Namun apa daya, setelah melewati 8 menit pertandingan. Salah satu pemain dikabarkan tidak dapat login kembali ke dalam game dan panitia memutuskan untuk rematch. Netizen pun meradang karena hal ini. Panitia mencoba menjelaskan lewat media sosial MPL. Apalagi kemarahan Netizen ini berimbas pada kerugian Aura Esports yang saat itu Claudenya sudah memimpin.
Jika ada masalah teknis seperti keadaan tersebut, poin akan dihitung berdasarkan beberapa aspek. Ada turret yang hancur, turtle kills, gold different, dan lord kills. Jika perbedaan poin ini berbeda jauh, maka salah satu tim diputuskan keluar sebagai pemenang. Namun, jika perbedaanya tipis. Maka pertandingan akan melewati proses rematch terlebih dahulu.
Setelah dihitung dengan seksama, ternyata perbedaan poin dalam match tersebut hanyalah 2 saja. Maka dari itu, pertandingan dilanjutkan dengan rematch. Hasilnya, Bigetron keluar sebagai pemenang. Hal ini memancing debat di antara Netizen. Bagaimana tidak? Harusnya Aura bisa menang untuk saat itu dan lolos dari degradasi. Namun, nasib berkata lain. Banyak pula yang menyayangkan Liga besar seperti MPL yang bernilai sebesar 15 Milyar Rupiah harus diwarnai oleh bug.
Sumber: MPL ID Facebook