Sudah menjadi lumrah bagi para penggemar Dota 2 untuk menunggu Battle Pass yang rilis setiap tahunnya. Biasanya item ini akan rilis bersamaan dengan gelaran The International. Namun pada tahun 2020 ini, The International dibatalkan karena wabah COVID-19. Sebagai sarana hiburan, Valve tetap merilis Battle Pass untuk para penggemar Dota 2.
Baca ini juga :
» BTR dan RRQ Dikabarkan Tertarik Masuk MPL Malaysia, Siapa Menyusul?
» Dominasi Tim Indonesia di APAC Predator League 2026: BOOM Esports & REKONIX Sabet Gelar Runner-Up!
» Resmi, M8 World Championship Digelar di Turki, Jadi M Series Pertama di Eropa
» Punya Masalah Mental dan Hilang Arah, Kai Cenat Pilih Rehat dari Dunia Streaming
» Izin Serius, NAVI Bawa Ynot dari Filipina untuk Perkuat Roster MLBB
» PMPL ID Kembali Digelar, Buka Peluang Tim Baru Tembus Liga Profesional
» Monitor Idaman Pro Player! ASUS ROG Resmi Rilis Strix XG27AQNGV di Januari 2026
» ONIC Hampir Kepleset, Boostgate Bikin Swiss Stage M7 Panas Sejak Hari Pertama

Sumber: Prize Pool TrackerKali ini, lagi-lagi rekor terpecahkan oleh komunitas Dota 2 di Dunia. Pada 19 jam sejak Battle Pass rilis, tercatat sudah ada pendapatan sebesar 7.503.943 USD atau setara dengan 103 Miliar Rupiah. Hal ini sedikit mengungguli pendapatan tahun lalu yang mencapai angka 7.413.230 USD atau setara dengan 100 Miliar Rupiah. Sebagai catatan, bahkan crowdfunding ini hampir menyamai angka hadiah dari The International 2014 yang hanya memiliki total hadiah sebesar 8.000.000 USD.
Sumber: Wykhrm Reddy FacebookPada tahun lalu, OG sang juara pertama bahkan mengambil 15.000.000 USD hasil dari The International. Jika ditotalkan dengan tahun 2018, OG setidaknya sudah mengantongi uang sebanyak 30.000.000 USD. Hal ini membuktikan konsistensi mereka dalam bermain Dota 2. Hebatnya juga mereka memecahkan kutukan dimana tidak ada tim yang memenangkan The International sebanyak dua kali berturut-turut.
Hasil penjualan Battle Pass tahun 2020 ini akan ditambahkan ke The International selanjutnya. Valve belum mengatakan belum akan menggelar The International setelah wabah COVID-19 selesai.
Sumber: Dotesports