space
ASSASSIN'S CREED VALHALLA: THE SIEGE OF PARIS - KEMBALINYA PETUALANGAN EIVOR DI WILAYAH BARU!
xboxone
Kamis, 12 Aug 2021

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Assassin's Creed: Valhalla menjadi seri ke-12 dari franchise Assassin's Creed, yang mengambil setting di era Viking kuno. Dirilis pada November 2020 lalu, game ini akhirnya berhasil menjawab ekspektasi para pemain, yang sebelumnya merasa skeptis bagaimana ras Viking dikombinasikan dengan Assassin's Creed yang terkenal brutal. Di Valhalla, pemain mengontrol seorang Viking bernama Eivor (bisa memilih gender sesuai preferensi pemain), yang ingin membawa klannya ke daratan Inggris.

Baca ini juga :
» Siapkah Kalian Selamatkan Galaksi? Review Marvel's Guardians Of The Galaxy!
» Ditengah Badai Pergantian Pemain, 23Savage Mengkonfirmasi Bahwa Dirinya Akan Tetap Bermain Untuk T1
» Inugami Korone Jadi Dewi Jahat Game Horor dalam Kolaborasi hololive x Tsugunohi
» Banyak Game Keren Wajib Wishlist! Inilah Jadwal Rilis Game November 2021!
» Sempat Viral Karena Mirip TorontoTokyo, Dokter Tirta Mendapat Tawaran Gabung ke Team Secret!
» Performa Kian Memburuk, Tim Dota 2 Alliance Ditinggal Pemainnya!
» Review The Dark Pictures: House of Ashes
» Dianggap Memuaskan, Direktur Seri Fatal Frame Tertarik Me-remaster Fatal Frame Lainnya!
Sukses dengan plot dan mekanismenya, membuat Ubisoft tidak berhenti di situ saja. Pada akhirnya, mereka meluncurkan DLC dari Assassin's Creed: Valhalla yang belum lama rilis pada Mei 2021 berjudul Wrath of the Druids. Eivor kembali melanjutkan petualangannya di wilayah berbeda, yaitu di Irlandia. Tidak berakhir di Inggris dan Irlandia, Ubisoft kembali puaskan fans dengan merilis DLC lainnya dari Assassin's Creed: Valhalla. DLC berikutnya yang baru saja dirilis pada bulan Agustus 2021 adalah The Siege of Paris.



The Siege of Paris memungkinkan pemain untuk kembali mengontrol Eivor, seorang Viking yang meninggalkan Inggris demi melindungi klannya dari ancaman yang berkembang di Francia. Dalam petualangannya, Eivor bergabung dengan Viking Chieftain Sigfred dan klan Elgring untuk melawan pasukan dari Francia, di bawah pimpinan Charles the Fat. Mereka kembali dalam sebuah pertempuran ambisius guna mengakhiri pemerintahan kejam dari Charles the Fat, demi melindungi masa depan klan.



Jika ingin memulai petualangan di The Siege of Paris, pemain bisa mengaksesnya langsung di Ravensthorpe. Eivor akan menerima seorang tamu bernama Toka dari klan Elgring. Selain memberikan hadiah, ia juga membawa peringatan akan adanya ancaman besar yang siap menghancurkan klan mereka. Dimulailah petualangan Eivor di Francia. Namun perlu diingat, bahwa pemain dapat mengakses ke ekspansi ini apabila telah memiliki power level sebesar 200, serta menyelesaikan salah satu kisah Grantebridgescire atau Ledecestrescire.



Serupa dengan game aslinya, pemain akan dihadapkan dengan berbagai pilihan saat melakukan percakapan. Pilihan Eivor mempengaruhi jalan cerita dan nasib Francia di masa depan. Terlebih lagi, The Siege of Paris menghadirkan kembali berbagai Infiltration Missions, versi modern dari misi favorit para fans, yakni black box. Sebagai bagian dari cerita, Infiltration Missions mencakup beberapa event dan quest, yang mengajak pemain untuk bereksplorasi sekaligus memecahkan masalah menuju target hingga membunuhnya.



Di samping itu, satu hal yang menarik perhatian sekaligus menjijikan adalah adanya segerombolan tikus yang tersebar di berbagai tempat. Rat Swarm muncul sebagai dampak dari wabah di Francia, dan menjadi sesuatu yang baru. Eivor harus mengalahkan kawanan tikus yang bisa kami bilang sangat menyusahkan. Mereka datang secara bergerombol dan siap mengancam warga sekitar maupun Eivor sendiri. Untuk mengalahkannya, Eivor bisa mengayunkan senjatanya ke para tikus dalam waktu singkat, ataupun menjebak mereka.



Dari segi pertempuran, The Siege of Paris sebenarnya tidak mengalami perubahan besar dari game utamanya. Akan tetapi, satu hal menarik yang ada di DLC ini adalah adanya senjata baru, yaitu Scythe atau sabit. Senjata ini lebih cocok jika ingin menyerang musuh dalam jumlah besar. Pemain bisa melihat kebrutalan Eivor ketika menggunakan sabit untuk memenggal kepala musuh-musuh di sekitarnya.



Ubisoft tak pernah berhenti dalam memuaskan fans Assassin's Creed dengan merilis beberapa DLC. Seperti The Siege of Paris salah satunya. Ekspansi ini menghadirkan kualitas visual yang memukau dan benar-benar indah dipandang seperti DLC pertamanya. Selain visual, The Siege of Paris juga mampu membangkitkan kenangan fans setia Assassin's Creed melalui adanya Black Box Infiltration Missions. Namun cukup disayangkan, jika Ubisoft merekomendasikan power level 200 untuk mengakses DLC ini. Sehingga dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk grinding dan mencapai level tersebut.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close