space
AWAL YANG BURUK? JUDUL KOMIK MATO SEIHEI NO SLAVE DISENSOR HABIS-HABISAN DI BARAT!
Pop
Sabtu, 07 May 2022

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!
Jika berbicara mengenai sensor di tahun 2022 ini, pastilah kata yang terlintas adalah pasti ulah China lagi. Namun kali ini bukanlah China yang berulah, namun sisi Barat yang kini menarik perhatian dengan ulahnya. Komik terkenal yang berjudul Mato Seihei no Slave, yang bisa diartikan sebagai Slave of the Elite Troops of the Magic Capital , dikonfirmasi menerima sensor berat, bahkan judul yang dirilis pun ikut tersensor.

Baca ini juga :
» Pengisi Suara Igneel Dari Fairy Tail, Jim White Meninggal Dunia Di Umur 73 Tahun
» Hiraukan Para Haters, Illustrator Sakimichan Tetap Menggambar Anya Spy X Family Versi Dewasa!
» Meningkatkan Kesadaran Gigi Para Wibu, Klinik Gigi di Akiba Berikan Pakaian Maid Kepada Staffnya!
» Jepang Klaim Berhasil Membuat Internet Tercepat di Dunia dengan Kecepatan 1 Juta Gbps!
» Bocoran One Piece Bab 1052 Rilis, Netizen Malah Berdebat Karena Masalah Gender Yamato!
» Ingin Berjalan di Kyoto Jepang? Japanese Rail Sim Akan Rilis 23 Juni 2022 untuk PC
» Punya Strategi Mengasuh Anya Dari Spy X Family? Bandai Luncurkan Tamagotchi Anya!
» Ungkap Hunter X Hunter Kembali Dari Hiatus, Akun Twitter Sang Komikus Kebanjiran Follower!
Hal ini menjadi perhatian publik setelah Yen Press, penerbit manga jepang untuk pasar barat mengganti judul dari Mato Seihei no Slave menjadi Chained Soldier lewat postingan cover debut. Di satu sisi, memang judul baru jauh lebih aman, namun penggantian judul ini sontak mengundang perhatian negatif ke arah komik karya Takahiro dan Youhei Takemura.


Sumber: Somoskudasai

Banyak yang berkomentar bahwa orang barat begitu sensitif, sehingga kata slave saja bisa membuat seseorang terluka. Ada lagi yang mengecam pihak penerbit karena mengganti judul yang merupakan esensi yang menggambarkan cerita Mato Seihei no Slave.

Sensor judul ini juga membangkitkan rasa khawatir dari para penggemar, karena apabila judul saja disensor, bagaimana dengan konten dalamnya yang cukup berbahaya. Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Yen Press maupun pihak komikus.

Sumber: Somoskudasai
Selain berita utama pada artikel ini, Kru KotGa juga punya pembahasan menarik yang bisa kamu tonton pada video di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI