space
[REVISIT] SILENT HILL, PUNCAK KENGERIAN DARI GENRE GAME HOROR
-
Selasa, 25 Sep 2018



Ketika Alone in the Dark dirilis perdana di tahun 1992, walau memiliki tampilan grafis yang sangat jadul, tak dipungkiri kalau game keluaran Infogrames ini kala itu tidak hanya sukses mengejutkan gamers, namun juga merevolusi keseluruhan genre survival horror.

Pasalnya, konsep sendirian di rumah besar angker sekaligus diteror (atau lebih tepatnya di-stalk) oleh monster dan mahluk-mahluk supranatural lainnya kala itu sangatlah jarang dan sangat segar bagi industri video game.

Alhasil kala itu banyak yang menganggap kalau Alone in the Dark adalah game terseram yang pernah diproduksi. Namun anggap tersebut berubah ketika di tahun 1996, Capcom merilis Resident Evil. Memang zombie tidak nyata. Tapi disinilah letak kejeniusan Shinji Mikami dan tim.

Baca ini juga :
» Full Penyanyi Hits Indonesia Pada Masanya! Playlist Ayodance Zaman Lawas yang Bikin Nostalgia
» Nostalgia Seru! Inilah 10 MMORPG PC Lawas yang Sudah Ada di Mobile
» 10 Rekomendasi Game Horor PC Paling Bikin Merinding di 2020
» Tutup Bulan Ini, 7 Kenangan Paling Indah dari Lost Saga Untuk Anak Warnet Zaman Old
» Pacu Adrenalinmu! Ini Deretan Game Horor Paling Seram di PS4
» Dead by Daylight Mobile
» Penuh Kenangan, Inilah Deretan Game PS1 Paling Memorable Saat Masa Kecil!
» Siapkan Jantung! Ini Rekomendasi Game Horor Android Seram dan Terbaru 2020

Melalui tangannya, tampilan manusia setengah mati itu terlihat lebih menyeramkan. Belum lagi, sensasi ketika kita sedang konsentrasi menjelajahi mansion legendaris itu yang lalu tiba-tiba, para zombie langsung mendatangi tanpa diduga-duga. Alhasil tahta game paling menyeramkan pun beralih ke game ini.

Namun seperti kata pepatah, di atas langit masih ada langit yang lebih tinggi lagi, kengerian yang diberikan RE dan Alone in the Dark langsung terasa tidak ada apa-apanya ketika akhirnya Konami merilis Silent Hill di tahun 1999.
BACA JUGA BERITA INI
close