space
REVIEW FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE
PS5
Rabu, 16 Jun 2021

Gameplay Tidak Jauh Berbeda




Jika pemain pernah memainkan Final Fantasy VII Crisis Core, tentu tidak merasa asing dengan gameplay dan combat di dalam Final Fantasy VII Remake Intergrade. Bukan lagi mengusung sistem turn-based dengan random encounter layaknya versi PS1, versi Remake justru menerapkan konsep action RPG dengan pertarungan real-time. Pemain bisa melakukan attack dengan menekan tombol kotak dan dodge untuk menghindari serangan musuh dengan tombol bulat. Sementara untuk melancarkan serangan spesial bisa menekan tombol kotak.

Baca ini juga :
» Bentar Lagi Halloween! Ini Dia 7 Game Horror Yang Gak Boleh Kamu Mainin Sendirian!
» Marvel's Guardians Of The Galaxy!
» Banyak Game Keren Wajib Wishlist! Inilah Jadwal Rilis Game November 2021!
» The Dark Pictures: House of Ashes
» Review Nintendo Switch OLED
» Far Cry 6
» Banyak Info Baru dan Game Seru, Inilah 7 Pengumuman Keren Selama TGS 2021!
» Kitaria Fables



Menurut kru KotGa, gameplay versi Intergrade sebenarnya tidak mengalami perubahan besar dari versi Remake sebelumnya. Ketika berada di luar battle dan berjalan-jalan, pemain hanya bisa mengontrol Cloud. Sementara ketika bertarung, pemain bisa berganti karakter. Akan tetapi, perlu untuk mengetahui tipe dan pergerakan seperti apa musuh yang akan dihadapi, agar bisa merancang strategi dengan benar. Misalnya, Barret yang mampu menyerang musuh dari kejauhan, apabila musuh yang dihadapi bertipe melee.




Selain itu, sistem Materia tidak absen di Intergrade. Seperti di versi Remake PS4, pemain dapat mengumpulkan banyak Materia untuk meningkatkan kemampuan setiap karakter. Buat yang belum pernah memainkan Final Fantasy VII maupun versi remake PS4, Materia sendiri merupakan item berbentuk orb, yang memungkinkan pemain untuk meningkatkan senjata, armor, memiliki spell terkuat, stats maupun buff, hingga Summon. Item ini menjadi kunci utama dari segala gameplay dan combat di sepanjang Final Fantasy VII versi PS1 hingga terbarunya.




Episode INTERmission juga terlihat menggunakan konsep gameplay dan combat serupa dengan Final Fantasy VII Remake maupun Remake Intergrade. Namun, perbedaannya terletak pada pengontrolan karakter. Di episode ini, pemain hanya memiliki satu party tambahan, yaitu Sonon. Sayangnya, Yuffie menjadi satu-satunya karakter yang dapat dimainkan. Meskipun Sonon adalah party, pemain tidak dapat melakukan switch karakter, melainkan bisa memberikan berbagai perintah.




Meskipun demikian, Yuffie menjadi salah satu karakter yang menarik dan seru untuk dimainkan. Bisa dikatakan bahwa ia sangat mahir untuk melakukan serangan jarak dekat maupun jauh berkat shuriken yang dimilikinya. Seperti Remake Intergrade, Yuffie juga memiliki menu Materia, yang memungkinkan pemain untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya demi meningkatkan kemampuannya.

Peningkatan Kualitas dan Fitur Tambahan




Meskipun dari segi cerita dan gameplay hampir serupa dengan versi Remake sebelumnya, versi Intergrade menambahkan fitur-fitur baru yang siap memuaskan para fans. Salah satunya yang tentu sudah diketahui oleh para pemain adalah pembaruan visual dan grafis yang terlihat lebih mulus. Kualitas grafis menjadi poin utama yang ditonjolkan pada Final Fantasy VII Remake Intergrade. Berbagai tekstur objek dan pencahayaan sudah mulai ditingkatkan dengan baik di versi terbarunya. Selain itu, loading times yang disuguhkan juga tergolong lebih cepat dibandingkan versi PS4.




Beberapa perubahan lainnya yang ditawarkan di Intergrade adalah opsi mode yang terbagi menjadi dua, yaitu Graphics Mode dan Performance Mode. Performance Mode memprioritaskan pada stabilitas frame rate dan visual yang lebih mulus di 60fps. Sementara Graphics Mode menekankan pada resolusi 4K, yang memungkinkan pemain dapat menikmati permainan dengan visual berkualitas tinggi yang menawan.




Selain opsi dua mode visual, Final Fantasy VII Remake Intergrade menghadirkan Photo Mode. Bagi pemain yang gemar mengambil screenshot di dalam game dan dipamerkan di media sosial, Photo Mode bisa dimanfaatkan dengan baik. Menariknya dari mode ini, pemain tidak hanya mengatur posisi kamera, melainkan angle, warna, hingga eksposur.




Di samping itu, menariknya dari Final Fantasy VII Remake Intergrade memanfaatkan fitur Haptic Feedback pada kontroler DualSense. Sehingga, pemain dapat merasakan pengalaman bermain Final Fantasy VII Remake Intergrade menjadi lebih nyata dan menegangkan. Pemain juga tidak lagi merasakan getaran pada kontroler yang terlalu biasa seperti DualShockers di dalam game ini. Seperti ketika pertarungan lebih menantang maupun adegan yang mendebarkan, fungsi pada kontroler DualSense ini barulah berfungsi.

BACA JUGA BERITA INI
close