
Hal Yang Perlu Diperhatikan
Sebagai RPG besar dengan banyak sistem, Crimson Desert punya beberapa catatan penting. Pacing di awal permainan bisa terasa lambat, terutama bagi yang terbiasa dengan game yang langsung tancap gas. Side quest naik-turun kualitasnya, ada yang memberikan cerita menarik, tapi ada juga yang repetitif demi resource.
Grinding pada titik tertentu hampir tidak terhindarkan jika ingin progres cepat di kamp atau gear. AI companion kadang tidak bereaksi secerdas harapan, terutama di pertarungan kacau yang butuh koordinasi, dan hal ini terkadang bikin jengkel dalam pertarungan yang cukup intens.
Adapun hal lain adalah kendala kontrol, ketika awal release, banyak yang mengeluhkan kontrol pada game ini terlalu ribet, baik itu pengguna mouse dan keyboard, maupun pengguna Controller. Walau patch awal setelah rilis sudah memperbaiki beberapa isu seperti storage dan kontrol combat, tapi pengalaman awal tetap menuntut kesabaran.

Kesimpulan
Crimson Desert adalah RPG open-world yang menaruh investasi besar pada kedalaman dan imersi, tidak hanya sensasi cepat dan dangkal semata. Game ini berjalan dengan ritme pelan di awal, tapi ketika semua sistem mulai terbuka dan terhubung satu sama lain, pengalaman yang muncul terasa sangat memuaskan. Ada rasa bahwa setiap jam yang saya dihabiskan selalu membawa sesuatu, entah itu perubahan di kamp, pengaruh di wilayah, ataupun hanya sekadar kenangan perjalanan di dunia yang indah.
Game ini sangat cocok untuk pemain yang suka eksplorasi detail, menikmati dunia dengan banyak lapisan, dan tidak keberatan belajar sistem kompleks demi progres jangka panjang. Kalau lo senang merencanakan, mengoptimalkan resource, dan menikmati perjalanan lebih dari sekadar garis lurus sampai tamat, Crimson Desert punya banyak hal yang bisa digali. Sebaliknya, kalau mencari pengalaman simpel, pendek, dan langsung ramai sejak awal, game ini mungkin terasa terlalu pelan, terlalu penuh sistem, dan sedikit menguras energi.
Baca ini juga :
» Review Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflectio
» Review Code Vein II
» Preview Code Vein II
» Review Mafia: The Old Country
» Strategi Otak, Cinta Virtual, dan Gacha Halal!
» Review RAIDOU Remastered
» Metaphor: ReFantazio
» Guild of Guardians - Review
Secara keseluruhan, Crimson Desert adalah game yang menuntut komitmen, tapi imbalannya sepadan bagi yang mau memberikan kesempatan. Game ini bukan sekadar open-world cantik untuk dipamerkan di trailer, melainkan dunia yang bisa ditinggali ratusan jam jika diberi kesabaran. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Crimson Desert layak disebut sebagai salah satu pengalaman RPG paling ambisius di era ini, walau memang tidak sempurna di semua aspek. But anyway, Crimson Desert siap lo coba mainkan di berbagai platform seperti PlayStation 5, Xbox S/X, dan PC pada 19 Maret 2026.
Kesimpulan Review
Crimson Desert
- (+) KELEBIHAN
- Dunia open-world yang hidup, detail, dan bereaksi terhadap aksi pemain
- Sistem Graymane Camp yang memberi rasa progres jangka panjang dan identitas unik
- Presentasi visual dan audio yang kuat mendukung imersi dari awal sampai akhir
- (-) KEKURANGAN
- Pacing awal yang lambat dan berpotensi membuat pemain sulit nyangkut
- Beberapa quest dan encounter terasa repetitif dalam sesi panjang
- Kompleksitas sistem bisa terasa tidak ramah bagi yang mencari pengalaman sederhana



