space
REVIEW TWO POINT MUSEUM
Rabu, 26 Feb 2025
prev
1 dari 5
next

Jika membicarakan game simulasi memang serial Two Point merupakan franchise yang cukup fresh di genre ini. Ada Two Point Hospital dimana kita bisa mengatur dan mengurus sebuah rumah sakit atau mungkin Two Point Campus dimana kita bisa mengurus perguruan tinggi sesuai keinginan kita.

Tapi kali ini ada sesuatu yang baru, sesuatu yang membawa variety dalam mengurus bisnis yaitu Two Point Museum. Sesuai namanya, kita akan mengurus museum yang kita bangun. Tidak hanya satu, tidak hanya dua, tapi ada banyak museum yang bisa kita bangun dan urus secara bersamaan.

Mungkin mendengar konsep untuk mengurus museum terdengar kompleks, tapi sebenarnya tidak. Two Point Museum berhasil membuat game management terasa simpel dan mudah, tapi punya kedalaman mekanisme yang cukup dalam untuk kalian yang suka min-maxing. Jadi ya game ini punya daya tarik tersendiri untuk kalian para pemain kasual dan hardcore.

[BACAJUGA]

Mungkin juga bisa dibilang Two Point Studios belajar banyak dari seri sebelumnya karena Two Point Museum terasa lebih polished, lebih fun, dan bahkan secara pribadi lebih asik dibandingkan Two Point Hospital yang mana banyak fans setuju sebagai game terbaik studio dan serial ini.

Lebih Kompleks, Lebih Dalam



Pertama kali terjun ke dalam game, Two Point Museum menyambut kita dengan tutorial yang jujur agak mengganggu. Tapi tenang dulu, hal ini mengganggu karena ekspektasi saya adalah adanya tutorial yang cukup menjelaskan sedikit dasar-dasar game, lalu membebaskan kita. Tetapi Two Point Museum benar-benar menjelaskan hal-hal kecil dan detail dimana jika kita fokus dan memahami tutorial ini, akan langsung terserap semua informasinya.

Lalu kenapa saya membahas tutorial terlebih dahulu? Hal ini sangat penting karena di Two Point Museum, game ini memiliki mekanisme yang sangat dalam dan penting untuk kalian pahami semua hal-hal kecil ini karena Two Point Museum menawarkan serunya micromanagement dari sebuah museum.

Mulai dari pathing, posisi exhibit, lalu bagaimana kita bisa stacking dekorasi untuk membuat exhibit tersebut semakin sukses, dan masih banyak lagi hal-hal kecil yang penting lainnya.

Ya memang kalian bisa saja sembarangan taruh semua konten museum kalian begitu saja, tapi ada resiko kalian akan tidak baik dari sisi debit kredit keuangan atau bahkan lebih buruk yakni running on red atau bisnis museum kalian merugi tiap harinya.

Menariknya hal ini ya bisa kalian tepis dengan bermain lebih pintar. Dengan isi exhibit dan dekorasi yang sama, hanya bermodalkan reposisi beberapa barang dampaknya bisa cukup besar.

Dan itu baru saja sedikit membahas reposisi, belum exhibit set, lalu expedition yang harus pintar yang mana akan kita bahas nanti, dan masih banyak lagi. Variasi faktor yang mempengaruhi bagaimana museum kalian berjalan kedepannya ini sangat dalam untuk kita kulik satu persatu.

Variasi Museum, Bawa Keberagaman Pengalaman



Museum yang ditawarkan di Two Point Museum sangat beragam untuk kalian coba. Mulai dari yang klasik yaitu museum dinosaurus, science, maritim, bahkan supernatural juga ada. Nah variasi beragam dari jenis-jenis museum yang ada di game ini membawa banyak hal menarik yang akan kita bahas.

Ketika pertama kali memainkan game ini kalian akan disambut dengan museum dinosaurus. Disini kalian akan diajari banyak sekali hal-hal dasar untuk bagaimana menjalankan museum. Sepanjang menjalankan museum juga akan ada banyak hal menarik yang bisa kalian pelajari dan museum pertama kalian akan menjadi stepping stone yang tepat.

[BACAJUGA]

Jadi disarankan memang fokus dan ikuti fase pertama dari Two Point Museum ini karena akan sangat dalam hal yang bisa kalian lakukan di game ini. 

Selanjutnya kalian akan disambut ke museum maritim. Nah menariknya kalian lagi-lagi akan belajar lagi disini. Mekanik tiap jenis museum yang ada disini cukup unik. Mulai dari kalian belajar temperatur di museum maritim sampai belajar bagaimana staff kalian akan terus MIA di museum supernatural.

Variasi dan beragam faktor yang ditawarkan di banyak museum ini akan membuat kalian semakin senang dan tidak akan bosan. Awalnya saya berpikir bahwa gimik-gimik di museum akan sedikit merepotkan, tetapi malah sebaliknya dan gimik-gimik ini yang terus membuat tiap run semakin fresh.

Expedition Bisa Ubah Takdir Museum Kalian



Nah ini dia mekanik yang jujur kadang membuat kesal, kadang akan sangat menyenangkan karena Expedition merupakan hal yang paling penting untuk mengembangkan museum kalian dari jelek sampai museum terbaik di dunia.

[BACAJUGA]

Dari Expedition kalian akan mendapatkan beragam hal yang jujur akan sangat penting untuk keberlangsungan museum kalian. Mulai dari exhibition yang bisa dipamerkan, item atau tools, sampai exp. Tapi di sisi lain juga ada efek negatif yang bisa kalian dapatkan nih misalnya mereka kecelakaan saat expedition yang membuat mereka absen beberapa hari sampai yang paling parah yaitu MIA atau Missing in Action yang berarti mereka akan hilang permanen.

Hilangnya satu atau dua staff sebenarnya bukan hal buruk karena saya bahkan sengara berharap mereka hilang untuk memotong gaji dan juga sekalian menyelesaikan expedition. Tetapi sempat sekali kehilangan satu staff penting yang punya level tinggi dan banyak skill dan jujur itu membuat sakit hati.

Tidak Hanya Sekedar Mengurus Museum



Nah mungkin kita harus kembali lagi bagaimana Two Point Museum menawarkan hal seru di game mereka. Memang pada dasarnya seperti yang kalian baca-baca sebelumnya ya pada dasarnya memang kita mengurus museum, tapi di dalam itu sebenarnya tidak sedangkal itu.

Permasalahan yang ada di museum kalian itu banyak sekali, tidak hanya ya sekedar menaruh exhibition dan melihat uang terus mengalir. Pastinya masih ada masalah yang mengintai dan ini yang harus kalian jaga.

Pertama adalah keamanan. Tiap museum akan punya masalah keamanan mereka sendiri yang mana di awal-awal game kalian mungkin tidak akan terasa atau bukanlah masalah besar. Tetapi seiringan game berjalan kalian akan mulai kesulitan misalnya ada orang mencurigakan sampai kecolongan. Ya, museum kalian bisa saja dihampiri oleh maling!

Itu baru masalah keamanan yang bisa menghambat perkembangan museum kalian, selanjutnya adalah masalah yang mungkin underrated yaitu marketing.

[BACAJUGA]

Awalnya saya bermain ya tidak ada masalah dan uang terus berjalan masuk. Tetapi ketika museum semakin membesar keuangan terasa menghambat terutama di masalah gaji staff. Nah awalnya tidak ada yang terlihat mencurigakan, tapi semakin dimainkan semakin sadar bahwa orang yang datang ke museum saya bukan target pasar utama.

Dengan marketing kalian bisa meningkatkan influx penikmat museum lebih akurat lagi. Ya tentunya memang marketing membutuhkan modal, tetapi jika digunakan dengan tepat maka target pasar kalian bisa lebih mengerucut dan bisa lebih baik lagi dimana mereka akan menghabiskan uang mereka lebih optimal.

Jadi kombinasi exhibition, keamanan, dan marketing ini yang akan jadi trifecta membangu museum lebih baik lagi. Ingat, ini masih belum menambahkan beberapa faktor lainnya yang mana bisa membuat game ini bukan hanya sekedar museum management saja.

Dibutuhkan Adaptasi, Tidak Hanya Sekali Taruh dan Lupakan



Nah ini juga jadi faktor yang dirasa membuat Two Point Museum fun, yakni diperlukannya adaptasi ketika membangun museum. Tidak hanya sekedar ya membuat museum lalu tinggalkan karena kalian dijamin akan melakukan perombakan.

Hal ini karena semakin besar museum kalian akan terasa bahwa nantinya tidak akan ada space yang cukup untuk menampung banyak exhibition atau routing yang maksimal. Hal ini yang membuat kalian harus putar otak untuk memaksimalkan pengunjung, pendapatan, dan buzz yang bisa kalian capai.

[BACAJUGA]

Mulai dari pemendekan rute agar tidak adanya bottleneck, menaruh exhibition atau relic yang langka melalui lorong sehingga sulit dicuri, bahkan jika kalian ingin bisa saja membangun museum layaknya puzzle sehingga pengunjung terasa ramai disana. Museum kalian adalah taman bermain kalian disini.

Kesimpulan

Two Point Museum merupakan game business management yang cukup luas demografis-nya karena cocok untuk pemain kasual maupun hardcore. Punya mekanik yang mudah dipahami tapi cukup dalam, bagaimana cara Two Point Museum mengajarkan para pemainnya juga perlu diapresiasi sebagaimana detailnya.

Lalu juga Two Point Museum dirasa punya gameplay loop yang cukup dalam dengan beragam jenis museum yang tersedia dan expedition mereka yang luas, ditambah bagaimana strategi bisa terus berubah untuk museum kalian, Two Point Museum akan menahan waktu gaming kalian cukup lama.

Dari sisi performa juga tidak ada keluhan dan berjalan cukup lancar. Bahkan sampai late game dimana akan ada banyak sekali pengunjung dan juga pergerakan mereka yang memenuhi museum juga bukan jadi problem disini.

Tapi mungkin dengan banyaknya jenis museum dan mekanisme mereka, metode tutorial atau cara pengenalan mekanisme ini bisa diperbaiki atau diperhalus lagi. Hal ini karena saat ini Two Point Museum terasa sluggish dan slow burn di beberapa jam pertama.

Kesimpulan Review Suikoden I&II HD Remaster

Suikoden I&II HD Remaster

90 KOTAKGAME RATING
  • (+) KELEBIHAN
  • Kuat di story dan karakter seperti originalnya
  • Penambahan QoL yang positif
  • Dua game dalam satu paket
  • (-) KEKURANGAN
  • Background terasa out of place

prev
1 dari 5
next
BACA JUGA BERITA INI