



Walaupun Assassin’s Creed Shadows terdapat pro dan kontra, game ini terbukti disukai oleh kritik dan gamers, terbukti dari rating yang didapatkan dan juga review di Steam. Dan karena ini, Ubisoft Philippines merayakan kesuksesan Assassin’s Creed Shadows melalui postingan dari Facebook.
Ubisoft Philippines dan Ubisoft Singapore menjadi kedua studio Ubisoft yang terletak di Asia Tenggara. Kedua studio tersebut, bersamaan dengan 13 studio lainnya, bekerjasama dengan Ubisoft Quebec untuk mengembangkan Assassin’s Creed Shadows.
Baca ini juga :» PB ESI Umumkan Roster Timnas DOTA 2 Indonesia untuk Esports Nations Cup 2026
» Ubisoft Dirumorkan Menyiapkan Far Cry 7 Untuk Tahun 2027
» Berburu Harta Karun ala Edward Kenway, Ubisoft Siapkan Hadiah 500.000 Dolar?!
» Siap-Siap Gamers! Bandai Namco Gelar "Bonus Level Indonesia 2026" di Jakarta Mei Mendatang
» Grok “Ketipu” Kode Morse, AI Elon Musk Sempat Transfer Rp2,6 Miliar ke Wallet User Indonesia
» Assassin's Creed: Invictus Terancam Batal Setelah Dianggap Jelek Player Playtest
» Ubisoft Terus Ngegas? Setelah Black Flag, Assassins Creed 1 Dirumorkan Juga Dapat Remake!?
» Persiapan RRQ Hoshi dan RRQ Tora Ternyata Berbanding Terbalik, Tapi Hasilnya Malah Kebalik
Di Indonesia sendiri, tidak ada studio AAA dari Ubisoft, tapi terdapat studio Gameloft di Yogyakarta yang merupakan bawahan Ubisoft, dan juga beberapa studio bawahan PlayStation Studios juga melibatkan orang Indonesia, seperti Team Asobi.
Indonesia sendiri juga memiliki market game indie yang booming hingga mencapai pasar internasional, salah satu diantaranya adalah A Space for the Unbound dan Coffee Talk.