



Walaupun Assassin’s Creed Shadows terdapat pro dan kontra, game ini terbukti disukai oleh kritik dan gamers, terbukti dari rating yang didapatkan dan juga review di Steam. Dan karena ini, Ubisoft Philippines merayakan kesuksesan Assassin’s Creed Shadows melalui postingan dari Facebook.
Ubisoft Philippines dan Ubisoft Singapore menjadi kedua studio Ubisoft yang terletak di Asia Tenggara. Kedua studio tersebut, bersamaan dengan 13 studio lainnya, bekerjasama dengan Ubisoft Quebec untuk mengembangkan Assassin’s Creed Shadows.
Baca ini juga :» Harga Game Asal Indonesia Ini Rp10 juta di Steam? Kok Bisa Harga Setinggi Itu?
» Ubisoft Layoff 71 Karyawan Ubisoft Halifax Seminggu Setelah Berserikat
» Waspada! BNPT Ungkap Ratusan Anak Terpapar Radikalisme Lewat Roblox Selama 2025
» Ubisoft Kena Hacked, Rainbow Six Siege Kena Dampak Paling Besar!
» Internet Rakyat (IRA): Solusi Internet 5G Murah Tanpa Kabel, Kecepatan Tembus 66 Mbps!
» Dominasi Predator Gaming Indonesia: Dorong Talenta Lokal ke Panggung Esports Dunia 2025
» M7 World Championship Resmi Perkenalkan Opening Ceremony Perdana, Drawing Turnamen, dan M7 Pass
» Upaya Perlindungan Digital: Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Remaja Usia 13-16 Tahun
Di Indonesia sendiri, tidak ada studio AAA dari Ubisoft, tapi terdapat studio Gameloft di Yogyakarta yang merupakan bawahan Ubisoft, dan juga beberapa studio bawahan PlayStation Studios juga melibatkan orang Indonesia, seperti Team Asobi.
Indonesia sendiri juga memiliki market game indie yang booming hingga mencapai pasar internasional, salah satu diantaranya adalah A Space for the Unbound dan Coffee Talk.