space
CHINA MELAKUKAN BAN TERHADAP ONLYFANS KARENA DIANGGAP “KORUP DAN PENYAKIT KHAS AMERIKA”
Rabu, 23 Jul 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Dalam gelombang cermin kebijakan sensor ketat di era digital, pemerintah China kembali mengambil langkah tegas, yaitu memblokir akses OnlyFans di daratan. Layanan berbayar asal Inggris ini dikenal karena konten eksklusif yang banyak di antaranya bersifat dewasa. Namun kini, Beijing menyebut platform tersebut sebagai “penyakit korup Barat” yang membahayakan moral dan nilai-nilai utama masyarakatnya.

Pemerintah China tidak hanya menutup akses OnlyFans sebagai bagian dari perang ideologis melawan pengaruh asing, tetapi juga untuk menjaga moral sosial dari hal-hal yang dianggap “degeneratif.” Ini bukanlah langkah pertama dari negeri tirai bambu tersebut. China masih menerapkan Great Firewall, sebuah sistem sensor besar-besaran yang sebelumnya sudah menutup banyak platform seperti Google, WhatsApp, Instagram, dan Reddit.

Cacian ide OnlyFans masuk daftar panjang situs yang dilarang. Ini karena platform tersebut dinilai melanggar undang-undang pornografi yang melarang distribusi materi seksual eksplisit melalui internet.

Kabar yang beredar beberapa bulan lalu sempat menghembuskan rumor yang mengatakan "OnlyFans bisa diakses di China secara diam-diam." Namun, seperti dilansir berbagai media, ini bukan hasil perubahan kebijakan, melainkan konsekuensi loophole pada sistem sensor yang kabur. Satu persatu situs yang muncul diakses tanpa VPN juga langsung diblokir lagi.

Meski begitu, beberapa pengguna masih berhasil mengaksesnya lewat VPN canggih. Tapi itu berisiko tinggi karena penggunaan VPN non-resmi di China bisa dikriminalisasi.

Larangan OnlyFans ini tidak terlepas dari kampanye jangka panjang untuk menyingkirkan konten yang dianggap “tidak bermoral.” Pornografi sudah dilarang sejak 1949 dan terus diperketat lewat undang-undang seperti Anti-Spiritual Pollution Campaign atau Provisions on the Governance of the Online Information Content Ecosystem.

Baca ini juga :

» Pria di Tiongkok Ajukan Cerai Setelah Istri Habiskan Tabungan Keluarga untuk Donasi ke Streamer Pria
» Pemerintah China Aktif Dukung Developer Game Dengan Dana dan Fasilitas Gratis
» Awas! Harga HP China Diprediksi Meroket, Bos Xiaomi Beri Peringatan Keras
» Hubungan Bilateral China dan Jepang Memanas, Saham Video Game Turun?
» Tiongkok Buat Aturan Baru Untuk Influencer, Tidak Boleh Bahas Topik Sensitif Tanpa Gelar Atau Pengetahuan Lanj
» Amerika Akan Membatasi Chipset AI Di Asia Tenggara Demi Menghalau Jalur Belakang Ke China
» Pemerintah China Bagi-Bagi Subsidi Kepada Warganya yang Ingin Membeli iPhone.
» QRIS Bisa Dipakai di Jepang dan China Mulai 17 Agustus 2025, Liburan Jadi Makin Praktis!

Kini CAC (Cyberspace Administration of China) lebih giat melakukan penyaringan, termasuk memantau layanan berlangganan alias OTT asing yang membawa gaya hidup “asing” dan bertentangan dengan nilai sosial lokal.

Blokir OnlyFans adalah cerminan kekuatan penuh sensor di China, mulai dari pengawasan moral hingga perlindungan identitas sosial. Kebijakan digital mereka tidak berdasarkan algoritma netral, tetapi lebih mirip kontrol ideologi dan moral masyarakat.

Dengan demikian, setiap platform asing yang mengusung "budaya Barat" harus siap dikubur jika dianggap bertentangan dengan nilai utama negara. Dan OnlyFans sudah jatuh di antara platform tersebut.

Selain berita utama di atas, KotakGame juga punya video menarik yang bisa kamu tonton di bawah ini.

TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close