



Belum lama setelah kontroversi plagiat terkait skin Halloween Blaze di Arknights mencuat, kasus ini kini mulai menemukan titik terang. Meskipun masih belum jelas apakah kemiripan desain tersebut terjadi karena ketidaksengajaan sang ilustrator atau tidak, publik menilai ada kelalaian dari pihak developer, Hypergryph, yang membuat mereka harus mengambil tanggung jawab penuh.
Baca ini juga :» Habis Disapu Bersih! RRQ Hoshi & RRQ Tora Terbantai di MPL S18 Week 2
» Event Clean Sweepstakes Sonic Rumble Party: Hadirkan Skin Komik IDW dan Kostum Summer Edisi Terbatas
» Going Mobile! Yang Tadinya di PC Garena Masukin Dunia Palworld Online jadi MMORPG ke Handphone
» Valko Dibatalkan! Love and Deepspace Batalkan Karakter Baru Usai Tuai Kontroversi
» Spyro Kembali! Setelah 18 Tahun, Sang Naga Ungu Akhirnya Dapat Game Baru
» MOONTON Makin Dekat dengan Komunitas Fighting Game, Kini Gandeng Street Fighter 6 untuk Kolaborasi Baru MLBB
» Resmi, Esports World Cup 2026 Pindah dari Riyadh ke Paris
» Genshin Impact Versi Nintendo Akhirnya Tidak Lagi "Ghoib"? Dataminer Temukan Indikasi Menuju Switch 2
Melalui platform Weibo, Wan顽子, selaku Social Media Manager Hypergryph, akhirnya memberikan pernyataan resmi. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada Anato Finnstark, ilustrator yang karyanya dijadikan acuan tanpa izin, sekaligus meminta maaf kepada para pemain yang merasa kecewa dengan insiden ini. Dalam pernyataannya, Hypergryph mengakui adanya kekurangan dalam sistem pengawasan internal dan berjanji akan memperbaiki proses serta standar kualitas ke depannya.
Hypergryph social media manager has released a statement regarding the Blaze skin plagiarism issue pic.twitter.com/FiSd1wnPA8
— AK_CN_InfoDump (@AK_CN_Shitpost) November 8, 2025
Langkah perbaikan ini tidak berhenti di kata-kata. Tim pengembang Arknights juga merilis update darurat yang menghadirkan revisi pada skin Explosive Blue Flame – Blaze, termasuk penggantian latar belakang visual yang sebelumnya dianggap bermasalah. Sementara itu, Anato Finnstark telah menghapus unggahan terkait kasus tersebut, menandakan kemungkinan telah tercapai kesepakatan damai antara kedua pihak.
Meski Hypergryph tidak memberikan penjelasan detail soal nasib sang ilustrator, Mag42, laporan komunitas menyebutkan bahwa ia tampaknya tidak dipecat dari proyek. Banyak yang menilai kesalahan ini lebih bersifat kelalaian ketimbang plagiarisme yang disengaja.
Kasus ini mengingatkan kembali pada insiden serupa yang menimpa Arknights pada Juni lalu, di mana salah satu skin karakternya terbukti meniru aset dari Monster Hunter. Berbeda dari sekarang, waktu itu ilustrator yang bersangkutan langsung diberhentikan dari proyek.
Dengan respons yang lebih cepat dan terbuka kali ini, Hypergryph tampaknya berusaha memulihkan reputasi dan kepercayaan komunitas Arknights sekaligus membuktikan bahwa mereka belajar dari kesalahan di masa lalu.