space
REWATCH ATTACK ON TITAN, TAPI SALAH FOKUS KARENA DUA TITAN INI MIRIP PETINGGI INDONESIA
Pop
Jumat, 19 Dec 2025

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Makin update dengan berita game dan esports! Yuk subscribe ke channel YouTube KotakGame DI SINI dan Instagram KotakGame DI SINI! Bakal ada banyak FREE GIVEAWAY Diamonds, UC, PS4, gaming peripheral, dan lainnya!

Rewatch anime favorit biasanya jadi momen nostalgia, ngingetin lagi kenapa sebuah seri dulu terasa begitu spesial. Tapi buat sebagian penonton Attack on Titan, momen rewatch justru berujung ke hal yang tidak terduga: salah fokus gara-gara desain karakter Titan yang terasa familiar.

Baca ini juga :
» Punya Masalah Mental dan Hilang Arah, Kai Cenat Pilih Rehat dari Dunia Streaming
» Dari Manga Dewasa ke Supercar, Kreator Doujin Ini Sukses Wujudkan Mimpi Beli Ferrari
» Pegulat Indonesia Di-DM Langsung WWE, Benarkah Jadi Pengganti Roman Reigns?
» Generasi Muda Jadi Mudah Halu, Pemerintah China Resmi Batasi Produksi Drama CEO dan Gadis Miskin
» Motion Ime Festival Batalkan Kehadiran Bulgogifarts Usai Penolakan Komunitas
» Penulis The Simpsons, Dan McGrath, Wafat di Usia 61 Tahun
» Kolektor Malaysia Jual Koleksi Kartu Pokémon Senilai 6,7 Miliar, Bisa Barter dengan Porsche
» Tom Holland Alami Kecelakaan di Syuting Spider-Man: Brand New Day, Produksi Film Sempat Tertunda

Hal ini ramai dibicarakan di media sosial setelah sebuah unggahan memperlihatkan dua Titan di Attack on Titan yang secara visual dianggap mirip dengan dua petinggi Indonesia. Unggahan tersebut langsung menuai reaksi netizen, terutama mereka yang sedang atau baru saja melakukan rewatch serial karya Hajime Isayama tersebut.

Dua Titan, Satu Fokus yang Buyar

Dalam salah satu adegan berlatar hamparan alam terbuka, terlihat dua Titan dengan ekspresi wajah yang cukup menonjol. Bukan karena horornya, tapi karena raut muka keduanya dianggap punya kemiripan dengan figur publik di Indonesia.

Mulai dari bentuk wajah, potongan rambut, hingga ekspresi datar yang khas, netizen merasa sulit untuk “unsee” kemiripan tersebut setelah menyadarinya. Alhasil, adegan yang seharusnya terasa mencekam justru berubah jadi bahan candaan.

Beberapa komentar bahkan menyebut bahwa sejak melihat unggahan tersebut, mereka tidak bisa lagi menonton Attack on Titan dengan fokus penuh ke cerita. Setiap kemunculan Titan tersebut, perhatian langsung teralihkan.

Fenomena Popkultur yang Sudah Biasa

Sebenarnya, kejadian seperti ini bukan hal baru di dunia popkultur. Banyak karakter anime, film, atau game yang secara tidak sengaja dianggap mirip dengan tokoh dunia nyata. Terlebih lagi, Attack on Titan memang dikenal punya desain karakter yang realistis, dengan proporsi wajah dan ekspresi yang terasa “manusiawi”.

Gaya visual ini yang kemudian membuka ruang bagi penonton untuk melakukan asosiasi liar, apalagi jika sudah dibumbui konteks lokal. Begitu sebuah perbandingan viral muncul, persepsi penonton pun ikut berubah.

Tetap Karya yang Sama, Pengalaman yang Berbeda

Terlepas dari kemiripan yang dianggap menggelitik ini, Attack on Titan tetaplah salah satu anime paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir. Cerita yang kompleks, tema politik dan kemanusiaan yang berat, serta pembangunan dunianya tetap solid, baik ditonton pertama kali maupun saat rewatch.

Namun, fenomena ini menunjukkan satu hal menarik: cara penonton menikmati sebuah karya bisa berubah seiring konteks dan budaya yang melekat pada mereka. Apa yang bagi sebagian orang terasa lucu, bagi yang lain justru jadi distraksi permanen.

Kalau kamu sendiri gimana? Rewatch Attack on Titan masih bisa fokus ke ceritanya, atau justru ikut salah fokus gara-gara dua Titan ini?



TAGS

BACA JUGA BERITA INI
close