



Kabar mengejutkan datang dari komunitas Love and Deepspace. Karakter baru bernama Valko yang sebelumnya dijadwalkan menjadi love interest keenam resmi dibatalkan oleh developer Infold Games setelah menuai gelombang protes dari para pemain.
Baca ini juga :» MOONTON Makin Dekat dengan Komunitas Fighting Game, Kini Gandeng Street Fighter 6 untuk Kolaborasi Baru MLBB
» Resmi, Esports World Cup 2026 Pindah dari Riyadh ke Paris
» Genshin Impact Versi Nintendo Akhirnya Tidak Lagi "Ghoib"? Dataminer Temukan Indikasi Menuju Switch 2
» Sword of Justice Kolaborasi Juara Dunia Muay Thai Phetjeeja, Rayakan Anniversary Setengah Tahun
» BHAP! Kolom Komentar Instagram TLID Drichel Diserbu Hujatan Usai Tumbangkan RRQ Hoshi
» Ini Dia 18 Tim yang Siap “Perang Jumpshoot” di FFWS SEA 2026 Spring
» SaintDeLucaz Resmi Tinggalkan TLID, Kini Jadi Assistant Coach Team Rey di MPL MY
» Resmi, Pelaku Ringing di PMNC ID Spring Kena Diskualifikasi dan Sanksi 3 Tahun
Valko sendiri awalnya diperkenalkan sebagai CEO perusahaan teknologi EonCore Tech dengan tema manusia serigala (werewolf). Desainnya yang unik sempat menarik perhatian, namun tidak butuh waktu lama hingga berbagai kontroversi bermunculan di komunitas, khususnya pemain di China.
Salah satu kritik terbesar datang dari materi promosi berbahasa Mandarin yang dianggap memiliki kemiripan dengan kasus kekerasan terhadap perempuan yang pernah menghebohkan China, yakni kasus "Iron Pot Wife". Selain itu, sebagian pemain juga menilai wajah hingga nama Valko terlalu mirip dengan CEO Infold Games, sehingga memicu spekulasi dan kritik lebih lanjut.
Merespons kontroversi tersebut, Infold Games merilis permintaan maaf kepada komunitas dan mengambil keputusan yang cukup drastis. Tidak hanya membatalkan perilisan Valko, developer juga mengumumkan bahwa tidak akan ada love interest baru lagi dalam rencana konten mendatang, menjadikan lima karakter utama saat ini sebagai roster final.
Keputusan ini langsung memicu perdebatan di komunitas global. Sebagian pemain menganggap langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab developer terhadap masukan komunitas, sementara yang lain merasa pembatalan Valko merupakan keputusan yang terlalu berlebihan mengingat karakter tersebut bahkan belum sempat dirilis secara resmi.
Kasus Valko pun menjadi salah satu insiden paling unik di industri game tahun ini, di mana seorang karakter baru resmi dibatalkan sebelum debut akibat kontroversi yang berkembang di komunitas.