



Kabar penting buat gamer Indonesia: Indonesia Game Rating System (IGRS) ditargetkan kembali aktif sebelum akhir 2026. Namun jangan bayangkan sistemnya langsung hidup lagi minggu depan, karena Komdigi sedang melakukan evaluasi besar-besaran terhadap seluruh mekanisme rating game nasional.
Menurut Ketua Tim Pengembangan Ekosistem Gim Komdigi, Tita Ayuditya Surya, evaluasi ini bukan cuma soal memperbaiki bug atau tampilan sistem. Pemerintah juga meninjau kebijakan, proses penilaian, hingga tata kelola pemberian rating agar hasil klasifikasinya benar-benar akurat dan bisa dipercaya publik. Jadi meskipun targetnya tahun ini, tanggal pasti reaktivasi masih belum diumumkan.

Yang menarik, proses pembenahan ini melibatkan banyak pihak. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga industri game, asosiasi, komunitas gamer, perwakilan orang tua, Kementerian PPPA, dan Kementerian Ekonomi Kreatif. Tujuannya jelas: membuat sistem rating yang tidak hanya cocok untuk pelaku industri, tetapi juga mudah dipahami keluarga yang ingin mengetahui apakah sebuah game aman dimainkan anak-anak.
Buat yang sempat khawatir game bakal diblokir, tenang saja. Komdigi menegaskan bahwa penghentian sementara IGRS tidak berarti game yang sudah beredar di Indonesia otomatis dibatasi atau ditutup aksesnya. Gamer tetap bisa bermain seperti biasa karena mekanisme pemblokiran berbeda dengan sistem klasifikasi usia.
Sebagai pengingat, IGRS sempat ditunda pada April 2026 setelah muncul sorotan terkait ketidaktepatan klasifikasi usia pada beberapa game. Pemerintah kemudian melakukan investigasi internal dan eksternal untuk memastikan sistem rating nasional punya standar yang lebih kuat, kredibel, dan transparan sebelum diaktifkan kembali.
Baca ini juga :
» Setelah Drama Dengan IGRS, Game Dynasty Warriors 3 Remastered Akhirnya Resmi Masuk Indonesia!
» Manager Age Rating Riot Games Kritik Komdigi Terkait IGRS
» Viral Isu Kebocoran Data, Komdigi Stop IGRS Sementara
» Kebocoran Data IGRS Spoilerin Game 007: First Light Dan Banyak Game Lain?
» Keamanan Data di IGRS Dipertanyakan, Besar Potensi Buruk?
» Steam Resmi Minta Maaf Mengenai Isu Rating Sistem IGRS
» Komdigi Resmi Klarifikasi Soal Rating Sistem IGRS Di Steam
» Mulai Januari 2026, Game Online Tanpa Rating Resmi IGRS Bisa Diblokir Total di Indonesia
Kalau pembenahan ini berhasil, kembalinya IGRS bisa jadi langkah penting buat ekosistem game Indonesia. Bukan cuma membantu orang tua memilih game sesuai umur anak, tapi juga memberi kepastian yang lebih jelas bagi developer dan publisher yang ingin merilis game mereka secara resmi di pasar Indonesia. Jadi sekarang pertanyaannya bukan lagi “IGRS balik atau nggak?”, melainkan “seberapa bagus versi barunya nanti?”
Oiya, KotakGame ada video review game nih! Nonton yak di bawah!